Dolar Melemah Terhadap Euro

Ririn Indriani

Selasa, 11 Agustus 2015 | 07:24 WIB
Dolar Melemah Terhadap Euro
Ilustrasi dolar. (Shutterstock)

Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap euro pada Senin (Selasa pagi WIB), karena komentar pejabat Federal Reserve mengangkat pertanyaan tentang waktu dari rencana bank sentral untuk menaikkan suku bunga acuannya tahun ini.

Setelah laporan ketenagakerjaan AS yang kuat untuk Juli pada Jumat lalu, banyak analis melihat sebagai dukungan untuk Fed menaikkan suku bunga acuan federal fund pada September.

Lainnya mengatakan Fed mungkin akan menunggu sampai akhir tahun, atau bahkan sampai 2016, untuk kenaikan suku bunga pertama sejak Mei 2006.

"Keuntungan untuk dolar telah terbukti sulit untuk bertahan pada hari ini, sebuah refleksi dari iklim yang masih belum pasti untuk kebijakan Fed dan bagaimana suku bunga pinjaman lebih tinggi sebagian besar telah dimasukkan ke nilainya," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions.

The Fed memulai siklus pengetatan pada September 2007, akhirnya membawa suku bunga fed funds yang pada dasarnya nol persen pada akhir 2008 untuk membantu mendukung pemulihan perekonomian dari resesi besar.

Sementara pasar kerja telah membaik mendekati tingkat pekerjaan penuh, inflasi tetap rendah, jauh di bawah target Fed 2,0 persen, dan ekonomi hanya mencapai pemulihan yang lambat, membuat keputusan untuk memperketat kredit tanpa memperlemah pertumbuhan sebuah panggilan yang sulit.

Wakil Ketua Fed Stanley Fischer mengatakan pada Senin bahwa inflasi yang rendah tetap mengkhawatirkan, meskipun Fed berpikir itu adalah karena faktor sementara seperti harga minyak yang rendah.

"Lapangan pekerjaan telah meningkat cukup cepat dibandingkan dengan kinerja sebelumnya, namun inflasi sangat rendah," Fischer mengatakan kepada Bloomberg Television." Dan kekhawatiran tentang situasi ini tidak bergerak sebelum kita melihat inflasi, serta lapangan pekerjaan, kembali ke tingkat yang lebih normal." Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart tampak meningkatkan prospek untuk kenaikan suku bunga lebih awal dari perkiraan.

"Kami semakin dekat dan lebih dekat dengan apa yang terasa seperti keadaan sembuh ekonomi," kata Lockhart dalam sambutannya yang disiapkan ke Atlanta Press Club.

"Saya pikir titik lepas landas sudah dekat." Berikut kurs nilai tukar valuta utama pada pukul 21.00 GMT: Senin Jumat EUR/USD 1,1019 1,0962 EUR/JPY 137,31 136,16 EUR/CHF 1,0839 1,0786 EUR/GBP 0,7068 0,7076 USD/JPY 124,72 124,22 USD/CHF 0,9837 0,9840 GBP/USD 1,5590 1,5492. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nilai Dolar Beragam Terhadap Mata Uang Utama

Nilai Dolar Beragam Terhadap Mata Uang Utama

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2015 | 05:58 WIB

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

BI Akan Intervensi Rupiah karena Terus Melemah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 22:30 WIB

Dolar AS Melonjak Pagi Ini

Dolar AS Melonjak Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2015 | 07:15 WIB

Dolar AS Menguat Didorong Pernyataan Positif FED

Dolar AS Menguat Didorong Pernyataan Positif FED

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

×