Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Ada Mafia Token Listrik? Ini Kata Dirut PLN

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 08 September 2015 | 16:59 WIB
Ada Mafia Token Listrik? Ini Kata Dirut PLN
Petugas Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat bersama petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengadakan razia sambungan listrik di kawasan Johar Baru, Jakpus. (25/3). (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyebut ada mafia penjualan pulsa token listrik. Rizal menuding ini karena PT PLN memonopoli listrik.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir mengatakan bahwa permasalahan mengenai pulsa token listrik ini hanya salah persepsi. Banyak masyarakat yang salah persepsi terkait pembelian pulsa listrik ini.

Ia mencontohkan, jika masyarakat membeli pulsa token listrik Rp100 ribu, tapi mereka mengira hanya mendapatkan listrik sebesar Rp73 ribu saja.

"Padahal bukan begitu. Ini yang sering keliru dari masyarakat. Jadi kalau kita beli Rp100 ribu itu kita dapat 73 kWh," kata Sofyan saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (8/9/2015).

Selain itu, lanjut Sofyan, permasalahan lainnya adalah masyarakat kurang paham mengartikan angka yang ada di meteran listrik yang menggunakan pulsa token listrik ini.

"Nah kalau kita beli pulsanya, distruk itu ada angka 20 digit yang harus dimasukkan. Nah nanti kan muncul angkanya di sana, listrik kita berapa. Nah angka itu angka kWh bukan rupiah seperti kita top up pulsa handphone saja. Ini yang suka salah kaprah. Jadi ini hanya masalah salah pengertian saja di masyarakat," katanya.

Dia menjelaskan tidak ada mafia di dalam urusan pulsa listrik ini. "Tapi diartikan seakan-akan ada mafia yang mengambil keuntungan Rp30 ribu. Padahal bukan begitu," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Mafia Pulsa Listrik, Bos PLN: Saya Bingung Mafianya Gimana?

Ada Mafia Pulsa Listrik, Bos PLN: Saya Bingung Mafianya Gimana?

Bisnis | Selasa, 08 September 2015 | 16:42 WIB

Bahas Token Pulsa Listrik dan Proyek 35 Ribu MW, Raker Bareng DPR

Bahas Token Pulsa Listrik dan Proyek 35 Ribu MW, Raker Bareng DPR

Bisnis | Selasa, 08 September 2015 | 15:36 WIB

Ini Cara Rizal Realisasikan Target Proyek Listrik 16 Ribu MW

Ini Cara Rizal Realisasikan Target Proyek Listrik 16 Ribu MW

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 16:44 WIB

Rizal Ramli Sebut Ada Mafia di Provider Pulsa Token Listrik

Rizal Ramli Sebut Ada Mafia di Provider Pulsa Token Listrik

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 16:41 WIB

Menko Rizal Minta Skema Token Pulsa Listrik Dikaji Lagi

Menko Rizal Minta Skema Token Pulsa Listrik Dikaji Lagi

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 16:23 WIB

Bangun Listrik 35 Ribu MW, Menko Rizal: PLN Bisa Bangkrut

Bangun Listrik 35 Ribu MW, Menko Rizal: PLN Bisa Bangkrut

News | Senin, 07 September 2015 | 15:16 WIB

Ahok Dukung PLN Pasang Tarikan Transmisi Trase

Ahok Dukung PLN Pasang Tarikan Transmisi Trase

News | Kamis, 03 September 2015 | 12:54 WIB

10 Ribu Rumah di Solok Selatan Belum Dapat Listrik

10 Ribu Rumah di Solok Selatan Belum Dapat Listrik

News | Minggu, 09 Agustus 2015 | 07:25 WIB

Kejati Bakal Sikat Semua Pejabat Terkait Korupsi Gardu PLN

Kejati Bakal Sikat Semua Pejabat Terkait Korupsi Gardu PLN

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 13:42 WIB

Dikalahkan Dahlan, Kajati DKI: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal

Dikalahkan Dahlan, Kajati DKI: Ini Bukan Akhir, Tapi Awal

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 12:39 WIB

Terkini

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB