Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sesi Penutupan Senin, Rupiah Menguat Tipis Rp14.646

Laban Laisila

Senin, 28 September 2015 | 18:12 WIB
Sesi Penutupan Senin, Rupiah Menguat Tipis Rp14.646
Gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (24/8).[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (28/9/2015), bergerak menguat tipis sebesar 44 poin menjadi Rp14.646 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.690 per dolar AS.

"Data inflasi September 2015 yang sedianya akan diumumkan Badan Pusat Statitisk pada awal Oktober ini diperkirakan lebih rendah dibandingkan capaian Agustus menjadi salah satu penopang bagi mata uang rupiah," kata Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta.

Dia mengemukakan, bahwa BPS mencatat, inflasi Agustus 2015 lalu sebesar 0,39 persen, diharapkan inflasi September 2015 sesuai dengan prediksi sehingga memperbaiki harapan pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya.

 "Jika sentimen itu terjaga pada pekan ini maka peluang rupiah menguat lebih tinggi cukup terbuka," katanya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa dolar AS bergerak melemah meski terbatas di tengah ketidakpastian politik di parlemen Amerika Serikat menyusul belum adanya kesepakatan atas kenaikan plafon utangnya.

"Batas akhir kesepakatan anggaran untuk parlemen AS pada akhir September ini, namun sejauh ini usulan anggaran belum disepakati. Alhasil para pelaku pasar merespon negatif yang memicu dolar AS mengalami tekanan terhadap mayoritas mata uang utama dunia, termasuk rupiah," katanya.

Kendati demikian, menurut dia, pelemahan dolar AS masih terbatas dikarenakan investor pasar uang masih waspada terhadap rencana bank sentral AS yang akan menaikkan suku bunga acuannya sebelum akhir tahun ini.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI)) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi Rp14.696 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp14.690 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag: Negara ASEAN Harus Bersatu Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Mendag: Negara ASEAN Harus Bersatu Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 13:43 WIB

Mendag Sebut Daya Saing Lemah Jadi Penyebab Anjloknya Rupiah

Mendag Sebut Daya Saing Lemah Jadi Penyebab Anjloknya Rupiah

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 12:39 WIB

Rupiah Terus Melemah, Mendag: Butuh Penanganan Serius

Rupiah Terus Melemah, Mendag: Butuh Penanganan Serius

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 11:32 WIB

Rupiah Menguat karena Aksi Ambil Untung

Rupiah Menguat karena Aksi Ambil Untung

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 10:43 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×