OJK: Jasindo Perlu Dikuatkan untuk Asuransi Pertanian

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 02:01 WIB
OJK: Jasindo Perlu Dikuatkan untuk Asuransi Pertanian
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Antara/Hery Murdi)

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan menilai penguatan PT Asuransi Jasa Indonesia sebagai penanggung jawab satu-satunya dalam skema asuransi pertanian sangat diperlukan. Mengingat besarnya target yang ingin dicapai.

"Jika kita lihat target yang ingin dicapai dengan asuransi pertanian itu, Jasindo harus diperkuat," kata Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Edi Setiadi di Jakarta, Kamis (15/10/2015).

APBN akan mengalokasikan dana awal asuransi pertanian sebesar Rp150 miliar. Ini akan mengcover hingga satu juta hektare lahan pertanian yang untuk sementara berjenis padi.

"Penguatan tersebut dibutuhkan karena begitu luasnya lahan yang harus dilindungi. Jika tidak akan mengganggu jalannya asuransi pertanian tersebut," kata dia.

Asuransi pertanian yang merupakan salah satu paket kebijakan dalam INBK yang dikeluarkan OJK tersebut akan dilakukan bertahap. Namun ketika ditanya untuk tahun 2015 berapa hektar yang akan dicover asuransi, dia tidak menjelaskannya secara rinci.

"Untuk tahun ini saya belum tahu berapa hektare, namun memang satu juta hektare itu, tidak mungkin sekarang, sehingga dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Penguatan tersebut bisa juga dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas agen asuransi di daerah untuk mengumpulkan premi. Sehingga pihak yang perlu dilindungi bisa tercover. Serta pada kekuatan finansial dari Jasindo.

"Dengan penguatan tersebut nantinya diharapak berkembang ke komoditas selain padi dan luas areal yang dilindungi juga akan meningkat agar manfaat asuransi dirasakan oleh semua pihak," ujarnya.

Seperti diketahui, asuransi pertanian menggunakan skema subisidi sebesar 80 persen yang ditanggung pemerintah dari total premi Rp180.000 per hektare setiap musim tanam, sedangkan 20 persen ditanggung oleh petani.

Adapun, klaim yang akan didapat petani mencapai Rp6 juta per hektare setiap musim tanam apabila mereka mengalami gagal panen. Pada tahap awal, APBN yang dialokasikan untuk program ini Rp150 miliar.

Pihak OJK menaksir ada potensi kredit dari petani kepada lembaga keuangan hingga Rp6 triliun dalam tahap awal asuransi pertanian ini.

Sementara itu, penunjukkan Jasindo sebagai penanggung jawab asuransi pertanian didasarkan pada amanat Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Dalam pasal 38 di dalam UU tersebut mengamanatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang asuransi untuk melaksanakan asuransi pertanian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ABIF 2020, Peluang Indonesia Lebarkan Sayap ke Pasar ASEAN

ABIF 2020, Peluang Indonesia Lebarkan Sayap ke Pasar ASEAN

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2015 | 18:45 WIB

Daya Saing Indonesia Rendah, Ini Penyebabnya

Daya Saing Indonesia Rendah, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2015 | 17:29 WIB

Ketua OJK Sentil Perbankan Indonesia Takut Ekspansi di ASEAN

Ketua OJK Sentil Perbankan Indonesia Takut Ekspansi di ASEAN

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2015 | 15:24 WIB

Begini Mekanisme Asuransi Pertanian

Begini Mekanisme Asuransi Pertanian

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2015 | 15:12 WIB

OJK Inisiasi Buat "Venture Fund" untuk Pengusaha Pemula

OJK Inisiasi Buat "Venture Fund" untuk Pengusaha Pemula

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2015 | 14:16 WIB

OJK Dorong Bank Nasional Biayai Proyek Infrastruktur

OJK Dorong Bank Nasional Biayai Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 14:28 WIB

OJK Cina Belajar Sertifikasi Bankir ke Indonesia

OJK Cina Belajar Sertifikasi Bankir ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 13:15 WIB

Senin, OJK Umumkan Paket Kebijakan Jilid II

Senin, OJK Umumkan Paket Kebijakan Jilid II

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 12:54 WIB

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 08:11 WIB

Krisis, Dana Pensiun dan SJSN Jadi Sumber Stabilitas Keuangan

Krisis, Dana Pensiun dan SJSN Jadi Sumber Stabilitas Keuangan

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 18:02 WIB

Terkini

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:23 WIB

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Kenapa Sering Mimpi Buruk Jam 3 Pagi Menurut Medis dan Psikologi?

Kenapa Sering Mimpi Buruk Jam 3 Pagi Menurut Medis dan Psikologi?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong

Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:17 WIB

×