Ketua OJK Sentil Perbankan Indonesia Takut Ekspansi di ASEAN

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 12 Oktober 2015 | 15:24 WIB
Ketua OJK Sentil Perbankan Indonesia Takut Ekspansi di ASEAN
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad menyentil sejumlah industri perbankan yang masih takut memperbesar bisnis dengan melakukan ekspansi ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Padahal, menurutnya, OJK sebagai regulator memprediksikan sejumlah negara tersebut memiliki potensi yang besar dimasa mendatang.

"Negara-negara di kawasan ASEAN ini kalau kita lihat memiliki potensi yang sangat besar. Di sana banyak usaha-usaha kita, tapi belum banyak industri perbankan kita di sana," kata Muliaman dalam pembukaan diskusi bertema Peluang dan Tantangan Industri Keuangan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN di gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Ia menjelaskan masih minimnya industri perbankan di kawasan ASEAN lantaran para pengusaha cenderung selalu melihat pasar yang sudah besar dan negara maju.

"Pengusaha kita ini terlalu domestic oriented, makanya kita tidak bisa maju dan dikenal oleh pasar lain selain di Indonesia. Jadi ini sebuah sentilan bagi industri kita. Kalau di negara ASEAN itu bisnis keluar suatu keharusan. Kalau kita pasar dalam negeri masih besar jadi pandangan must going out masih sangat kecil. Makanya banyak dari kita yang tidak mau masuk ke negara seperti Kamboja atau lain padahal peluang mereka sangat besar," katanya.

Muliaman mengatakan dengan memperlebar pasar, industri perbankan dapat membantu industri lain mendongkrak pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Kita harus sama-sama untuk saling berintergrasi. Lebih baik industri perbankan sudah memulai dari sekarang dari pada keduluan dengan bank - bank lain. Kita ini potensinya besar. Kalau kita bergabung dengan negara-negara ASEAN total komunitinya sebesar enam juta, nah, 40 persennya ini Indonesia. Berarti, kan peran Indonesia ini sangat penting. Makanya jelang MEA ini kita harus sama-sama saling berintergrasi membantu industri lainnya dalam menghadapi MEA ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Inisiasi Buat "Venture Fund" untuk Pengusaha Pemula

OJK Inisiasi Buat "Venture Fund" untuk Pengusaha Pemula

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2015 | 14:16 WIB

OJK Dorong Bank Nasional Biayai Proyek Infrastruktur

OJK Dorong Bank Nasional Biayai Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 14:28 WIB

OJK Cina Belajar Sertifikasi Bankir ke Indonesia

OJK Cina Belajar Sertifikasi Bankir ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 13:15 WIB

Senin, OJK Umumkan Paket Kebijakan Jilid II

Senin, OJK Umumkan Paket Kebijakan Jilid II

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 12:54 WIB

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 08:11 WIB

Krisis, Dana Pensiun dan SJSN Jadi Sumber Stabilitas Keuangan

Krisis, Dana Pensiun dan SJSN Jadi Sumber Stabilitas Keuangan

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 18:02 WIB

Terkini

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:03 WIB

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:02 WIB

×