Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Kredit Otomotif Danamon Turun Rp6 Triliun

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 26 Oktober 2015 | 18:25 WIB
Kredit Otomotif Danamon Turun Rp6 Triliun
Ilustrasi: ATM Bank Danamon. (suara.com/Doddy Rosadi)

Suara.com - Bank Danamon mengalami penurunan kredit atau loan karena dampak pelemahan ekonomi. Namun penurunan kreditnya tipis.

Chief Financial Officer dan Direktur Danamon Vera Eve Lim mengatakan bahwa pada kuartal III 2015 penyaluran kredit perseroan di segmen mass market turun 4 persen. Di kuartal yang sama tahun lalu loan Danamon Rp139 triliun.

Penurunan kredit itu terjadi di segmen usaha mikro dan pembiyaan otomotif. Hal tersebut lantaran daya beli masyarakat yang melemah akibat melambatnya perekonomian di Indonesia dan global.

"Jadi memang di segmen mass market, terutama otomotif ya ini menhalami penurunan. Jadi secara keseluruhannya menurun 4 persen menjadi Rp133,6 triliun pada sembilan bulan ini dari Rp139 triliun pada periode yang sama tahun lalu," kata Vera saat ditemui di kantornya, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015).

Vera mengatakan, hal yang paling terasa pada penyaluran kredit di industri otomotif tahun ini tidak memuaskan sepanjang sejarah perindustrian. Jadi sepanjang kuartal I hingga kuartal III, penjualan motor anjlok 19 persen, sedangkan penjualan mobil 21 persen.

"Jadi kredit kepada usaha mikro melalu Danamon Sumpan Pinjam (DSP) berapa pada Rp16,1 triliun atau turun 18 persen dari Rp19,6 triliun pada tahu lalu. Pembiayaan kendaraan dan barang konsumen melalu Adira Finance turun 7 persen menjadi Rp47,6 triliun dibadingkan Rp51,1 triliun pada periode yang sama tahun lalu," ungkapnya.

Menurutnya, kredit kendaraan bermotor Adira berkontribusi 45 persen terhadap pertumbuhan kredit induk perusahaan Bank Danamon.

"Total portofolio Adira ke Danamon itu Rp53 triliun atau sekitar 43 persen dari total kredir Danamon, makanya Danamon tidak bisa tumbuh banyak meski kredit segmen UKM dan Ritel tumbuh bagus," ungkapnya.

Sekedar informasi, kredit pada segmen UKM tumbuh 7 persen menjadi Rp22,6 triliun dari Rp20,1 triliun. Kredir segmen komersial tumbuh 5 persen menjadi Rp16,2 triliun dari Rp15,4 triliun. Kredit pada segmen korporat 5 persen menjadi Rp18,3 triliun dibandingkan Rp17,4 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laba Bersih Bank Danamon Kuartal III 2015 Capai Rp 1,9 Triliun

Laba Bersih Bank Danamon Kuartal III 2015 Capai Rp 1,9 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2015 | 17:51 WIB

Menteri PPN: Masyarakat 'Tercekik'

Menteri PPN: Masyarakat 'Tercekik'

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2015 | 13:19 WIB

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 08:11 WIB

Rupiah Terus Melemah, Ini Penjelasan Gubernur BI

Rupiah Terus Melemah, Ini Penjelasan Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 06:02 WIB

Trik Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Trik Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 16:36 WIB

India Turunkan Suku Bunga untuk Dorong Pertumbunan Ekonomi

India Turunkan Suku Bunga untuk Dorong Pertumbunan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 17:24 WIB

Jokowi: Masih Banyak Kendala Investasi di Indonesia

Jokowi: Masih Banyak Kendala Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 15:23 WIB

Saham Hongkong Jatuh, Yuan Menguat

Saham Hongkong Jatuh, Yuan Menguat

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 09:49 WIB

Ribuan Buruh Perusahaan Logistik Kena PHK

Ribuan Buruh Perusahaan Logistik Kena PHK

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 16:41 WIB

Kemenaker: 43.085 Buruh DiPHK Sejak Awal 2015

Kemenaker: 43.085 Buruh DiPHK Sejak Awal 2015

News | Senin, 28 September 2015 | 14:27 WIB

Terkini

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:03 WIB

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:46 WIB

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:12 WIB

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:31 WIB