Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

IHSG Selasa Ini Ditutup Melemah 17,65 Poin

Adhitya Himawan

Selasa, 27 Oktober 2015 | 17:20 WIB
IHSG Selasa Ini Ditutup Melemah 17,65 Poin
Ilustrasi bursa saham Cina. (Shutterstock)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ditutup melemah sebesar 17,65 poin atau 0,38 persen menjadi 4.674,05. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 2,16 poin (0,27 persen) menjadi 810,73.

"Pelemahan indeks BEI pada hari ini (27/10) diperkirakan hanya jangka pendek, peluang IHSG untuk kembali menguat masih terbuka menyusul harapan perekonomian domestik ke depan masih positif," komentar Analis LBP Enterprise, Lucky Bayu Purnomo di Jakarta, Selasa (27/10/2015.

Lucky menambahkan, harga saham di Bursa Efek Indonesia yang relatif masih rendah serta kebijakan pemerintah yang telah diumumkan diproyeksikan dapat menghadapi sentimen negatif yang datang dari global sehingga akan memicu investor kembali melakukan akumulasi beli saham. "Kebijakan mengenai revaluasi aset perusahaan berpotensi meningkatkan modal sehingga akan mendorong aksi korporasi," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, sinyal bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang akan mempertahankan suku bunga acuannya (Fed fund rate) menambah dorongan bagi investor asing untuk kembali masuk ke pasar negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa antisipasi cepat pemerintah dalam menghadapi gejolak perekonomian global masih menjaga posisi IHSG dalam tren penguatan.
 "Jika terjadi koreksi maka sifatnya akan terbatas, situasi itu dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan akumulasi beli," katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 223.463 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,03 miliar lembar saham senilai Rp3,78 triliun. Efek yang bergerak naik sebanyak 94 saham, turun 183 saham, dan yang bergerak stagnan atau tidak bergerak nilainya sebanyak 102 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 26,48 poin (0,11 persen) menjadi 23.142,73, indeks Nikkei turun 170,08 poin (0,90 persen) ke level 18.777,04, dan Straits Times melemah 30,54 poin (0,99 persen) ke posisi 3.052,53. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini IHSG Melemah 25,23 Poin

Hari Ini IHSG Melemah 25,23 Poin

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2015 | 10:34 WIB

Nilai Rupiah Stabil Dorong Penguatan IHSG

Nilai Rupiah Stabil Dorong Penguatan IHSG

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2015 | 10:21 WIB

IHSG Lanjutkan Penguatan Pagi Ini

IHSG Lanjutkan Penguatan Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 10:09 WIB

IHSG Dibuka Turun 3,007 Poin

IHSG Dibuka Turun 3,007 Poin

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2015 | 10:29 WIB

IHSG Dibuka Menguat 12,82 Poin

IHSG Dibuka Menguat 12,82 Poin

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2015 | 11:29 WIB

IHSG Dibuka Menguat 30,19 Poin

IHSG Dibuka Menguat 30,19 Poin

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2015 | 10:43 WIB

IHSG Dibuka Melemah 8,82 Poin

IHSG Dibuka Melemah 8,82 Poin

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2015 | 10:45 WIB

IHSG Dibuka Menguat 7,53 Poin

IHSG Dibuka Menguat 7,53 Poin

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2015 | 10:16 WIB

IHSG Dibuka Menguat 47,07 Tembus Level 4500

IHSG Dibuka Menguat 47,07 Tembus Level 4500

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 11:11 WIB

Penguatan IHSG Berlanjut, Ditopang Aliran Dana Asing

Penguatan IHSG Berlanjut, Ditopang Aliran Dana Asing

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2015 | 11:16 WIB

Terkini

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:14 WIB

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:05 WIB

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

×