Suara.com - Jakarta, 28/10 (Antara) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan bahwa asumsi rata-rata nilai transaksi saham harian dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) pada 2016 sebesar Rp7 triliun, meningkat dibandingkan tahun ini yang sebesar Rp6 triliun.
"Penetapan tersebut berdasarkan hasil estimasi data historis selama 2009 sampai dengan 30 September 2015," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (28/10/2015).
Menurut dia, penetapan asumsi itu juga didukung dengan rencana realisasi beberapa inisiatif yang diperkirakan memiliki hasil yang positif terhadap nilai transaksi, seperti peningkatan aktivitas transaksi akibat diberlakukannya peraturan I-A-Kep-00001/BEI/01-2014 yang terkait dengan peningkatan jumlah saham yang beredar di publik atau "free float" emiten minimum sebesar 7,5 persen atau minimal 75 juta lembar saham. "Peraturan itu akan efektif berlaku pada Januari 2016," ucapnya.
Selain itu, lanjut dia, BEI juga merencana perluasan efek marjin yang akan memberikan variasi instrumen transaksi bagi pelaku pasar aktifitas investasi di pasar modal dapat terus meningkat. "Untuk mencapai target rata-rata nilai transaksi harian, BEI telah menyiapkan serangkaian inisiatif yang difokuskan pada empat area utama pengembangan BEI, yakni menambah jumlah emiten, memperkuat peran Anggota Bursa, meningkatkan jumlah investor, serta menyempurnakan reputasi BEI," katanya.
Ia menambahkan bahwa faktor peluncuran paket ekonomi oleh pemerintah juga diharapkan dapat mendukung pencapaian target nilai transaksi BEI pada 2016. Pelaksanaan paket ekonomi diperkirakan berjalan efektif pada 2016 sehingga akan menjadi katalis positif pada peningkatan aktivitas perekonomian yang turut diikuti oleh peningkatan keyakinan investasi dari kalangan investor.
Terkait fokus BEI menambah jumlah emiten, Tito Sulistio mengatakan beberapa inisiatif yang akan dilakukan BEI, yakni secara aktif mencari calon emiten, meyakinkan calon emiten untuk mencatatkan sahamnya di BEI, mengedukasi calon emiten dari proses awal IPO hingga menjadi emiten, serta mempermudah proses pencatatan saham di BEI tanpa mengurangi kualitas calon emiten. (Antara)
Transaksi Saham Harian 2016 Diprediksi Rp 7 Triliun
Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 28 Oktober 2015 | 15:16 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
BEI Targetkan Dapat 35 Emiten Untuk Tahun 2016
28 Oktober 2015 | 13:43 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Bisnis | 19:16 WIB
Bisnis | 18:47 WIB
Bisnis | 18:46 WIB
Bisnis | 18:40 WIB
Bisnis | 18:33 WIB
Bisnis | 18:16 WIB
Bisnis | 18:09 WIB
Bisnis | 18:00 WIB