Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Komisi VI Heran Soal PMN Kembali Diributkan

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 18:50 WIB
Komisi VI Heran Soal PMN Kembali Diributkan
Suasana Sidang Paripurna DPR

Suara.com - Wakil Ketua Umum Komisi VI DPR RI Farid Al Fauzi mengaku heran dalam sidang paripurna yang membahas tentang Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016, masih saja ada fraksi yang menolak Penyertaan Modal Negara (PMN) yang terdapat dalam RAPBN 2016.

Selain itu, pihaknya juga menyesalkan masih ada fraksi yang menolak PMN tersebut. "Saya bingung, kenapa sampai di paripurna ini PMN kepada BUMN masih menjadi masalah. Kenapa maslaah yang dibahas hanya berputar soal ini," kata Farid saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Farid menjelaskan, padahal pada  rapat sebelumnya di komsi VI, seluruh fraksi sudah menyetujui adanya anggaran PMN tersebut. Ia pun mengaku kecewa dengan sikap dari beberap fraksi yang masih saja menolak anggaran tersebut. "Sebelumnya kan sudah dilakukan rapat pembahasan, cuma dua fraksi yang setuju, kok jadi masalah sekarang. Kan dulu sudah ada kesimpulannya, kenapa jadi dipermasalahkan lagi," tegasnya.

Ia pun mempertanyakan konsistensi para anggota DPR yang sudah menyetujui tetapi kemudian menjadi tidak setuju. "Ya ini bagaimana konsistensinya, dulu sudah setuju kok sekarang jadi menolak, ini ada apa sebenarnya," ungkapnya.

Seperti diketahui, sidang paripurna yang sudah berlangsung selama 9 jam ini, Fraksi Gerindra hingga saat ini masih tetap keukeuh menolak untuk mengesahkan RAPBN 2016. Hal tersebut lantaran, Anggaran tersebut dinilai tidak pro rakyat. Wilgo Zainar anggota Banggar dari fraksi Gerindra menjelaskan penolakan tersebut berdasarkan PMN kepada BUMN sebesar Rp39 triliun. "Kita punya pandangan yang berbeda. Hari ini kita akan menyampaikan kepada pemerintah kalau kita menolak. Ngapain kita mendanai BUMN dari anggaran negara. Kan dana itu bisa dialihkan ke sektor lain," kata Wilgo saat ditemui usai rapat kerja dengan pemerintah di gedung DPR RI, Kamis (29/10/2015).

Selain itu, Wilgo juga menilai bahwa empat materi panja yang akan dibahas dengan pemerintah belum sesuai dan tidak pro rakyat. "Empat materi itu kami belum setuju, karena belum pas dan kalau dilihat belum pro rakyat. Kan dana-dana tersebut bisa di alihkan untuk dana desa," tegasnya.

Ia pun mengakui bahwa, fraksi Gerindra kalah suara dengan sembilan fraksi lainnya yang sudah menyetujui untuk melanjutkan pembahasan dengan pemerintah. Tapi hal tersebut, tidak akan mengubah keputusan fraksi Gerindra.

Bahkan, lanjut dia, dengan adanya kejadian ini, jika nantinya ada masalah dengan RAPBN 2016, fraksi Gerindra tidak akan bertenggungjawab. "Silahkan kalau mau disetujui. Tapi ini jadi catatan kedepannya, kalau ada masalah kami tidak akan bertanggungjawab dengan APBN 2016," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Target APBN 2016 Gagal Tercapai, Pemerintah Didesak Mundur

Target APBN 2016 Gagal Tercapai, Pemerintah Didesak Mundur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 18:45 WIB

Pengesahan RAPBN 2016 di DPR Masih Berlangsung Alot

Pengesahan RAPBN 2016 di DPR Masih Berlangsung Alot

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 17:54 WIB

"Fraksi Balkon" Pro Gerindra Teriak-teriak Tolak RAPBN Jadi UU

"Fraksi Balkon" Pro Gerindra Teriak-teriak Tolak RAPBN Jadi UU

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 17:32 WIB

Jokowi Lobi Prabowo Lewat Menkeu

Jokowi Lobi Prabowo Lewat Menkeu

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 16:52 WIB

Gerindra Tolak RAPBN 2016, Ruhut: Bila Prabowo Menang, Lain Lagi

Gerindra Tolak RAPBN 2016, Ruhut: Bila Prabowo Menang, Lain Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 14:55 WIB

Diskors 2 jam, DPR Janji Akan Sahkan RAPBN 2016

Diskors 2 jam, DPR Janji Akan Sahkan RAPBN 2016

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 14:32 WIB

Agar Efisien, PMN Harus Via Persetujuan DPR

Agar Efisien, PMN Harus Via Persetujuan DPR

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 13:51 WIB

Menkeu Persilakan DPR Tolak PMN BUMN

Menkeu Persilakan DPR Tolak PMN BUMN

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 11:10 WIB

Ini Alasan Gerindra Ngotot Tolak Bahas RAPBN 2016

Ini Alasan Gerindra Ngotot Tolak Bahas RAPBN 2016

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 20:03 WIB

9 Fraksi Setuju Pembahasan RAPBN 2016 Dengan Pemerintah

9 Fraksi Setuju Pembahasan RAPBN 2016 Dengan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 19:31 WIB

Terkini

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:39 WIB

TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:19 WIB

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:54 WIB

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:23 WIB

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:22 WIB

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:07 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:07 WIB

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:31 WIB