Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:52 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?
Ilustrasi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia. [Ist]
baca 10 detik
  • Kepala Pusat Makroekonomi Indef menilai utang luar negeri Indonesia sebesar Rp7.784 triliun masih aman dan terkendali hingga Juni 2026.
  • Stabilitas utang bergantung pada rasio terhadap PDB, tenor jangka panjang, serta kemampuan pemerintah dalam memenuhi kewajiban pembayaran tepat waktu.
  • Pemerintah disarankan memperkuat penerimaan pajak dan ekspor untuk mengurangi ketergantungan utang serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah ke depan.

Suara.com - Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman, menilai utang luar negeri (ULN) Indonesia yang mencapai sekitar Rp7.784 triliun masih aman. 

Kondisi belum dapat dikatakan mengkhawatirkan hanya dari sisi nominalnya. Pasalnya, yang lebih penting adalah indikator keberlanjutannya.

Mulai dari rasio ULN terhadap PDB yang masih sekitar 30 persen , struktur utang yang didominasi tenor jangka panjang, serta kemampuan pemerintah memenuhi kewajiban pembayaran.

"Namun, tren kenaikan utang tetap perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan beban bunga dan mempersempit ruang fiskal di masa depan," katanya saat dihubungi Suara.com, Rabu (17/6/2026).

 Dia menerangkan, besarnya ULN juga tidak otomatis membuat rupiah melemah. Nilai tukar lebih dipengaruhi oleh fundamental ekonomi, arus modal asing, dan ketersediaan devisa. 

Namun, jika kebutuhan pembayaran utang valas terus meningkat tanpa diimbangi pertumbuhan ekspor dan investasi, bisa menekan rupiah.

ilustrasi dollar dan rupiah (Magnific.com)
ilustrasi dollar dan rupiah (Magnific.com)

"Tekan terhadap rupiah dapat semakin besar karena permintaan dolar AS ikut meningkat," ucapnya.

Untuk itu, pemerintah perlu mengurangi ketergantungan pada utang dengan memperkuat penerimaan pajak, meningkatkan efisiensi belanja negara, serta mendorong investasi dan ekspor bernilai tambah.

Pendalaman pasar keuangan domestik juga penting agar kebutuhan pembiayaan pembangunan lebih banyak berasal dari sumber dalam negeri daripada pinjaman luar negeri.

baca juga

Dengan demikian, persoalannya bukan terletak pada besarnya utang, tetapi pada kualitas pemanfaatannya. 

Sebaliknya, jika utang terus bertambah tanpa meningkatkan produktivitas ekonomi, maka tekanan terhadap APBN dan stabilitas rupiah akan semakin besar dalam jangka panjang.

"Selama utang digunakan untuk kegiatan produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kapasitas fiskal, risikonya masih dapat dikelola," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Waspada! Utang RI Tembus Rp7.368 Triliun

Waspada! Utang RI Tembus Rp7.368 Triliun

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 12:19 WIB

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 16:50 WIB

Bank-bank Kecil Berguguran di Tahun 2026, Pertanda Apa?

Bank-bank Kecil Berguguran di Tahun 2026, Pertanda Apa?

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:41 WIB

Koperasi Merah Putih Akan Lemahkan Ketahanan Ekonomi Desa

Koperasi Merah Putih Akan Lemahkan Ketahanan Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 00:30 WIB

Terkini

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

×