Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Indonesia Masuk 10 Negara Paling Optimis Soal Keyakinan Konsumen

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 04 November 2015 | 13:45 WIB
Indonesia Masuk 10 Negara Paling Optimis Soal Keyakinan Konsumen
Keyakinan Konsumen

Suara.com - Meskipun keyakinan konsumen di sejumlah negara Asia Tenggara menurun pada kuartal ketiga 2015, Filipina, Indonesia, Thailand dan Vietnam tetap berada dalam urutan 10 teratas negara yang paling optimistis, demikian menurut Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (4/11/2015).

The Nielsen Consumer Confidence Index mengukur persepsi mengenai prospek lapangan pekerjaan, kondisi keuangan pribadi dan niat untuk berbelanja, dari 30.000 responden yang memiliki akses internet di 61¹ negara. Tingkat Kepercayaan Konsumen di atas dan di bawah derajat 100 menunjukkan derajat dari optimism dan pesimisme

Survey Nielsen menunjukkan Filipina berada di posisi ketiga di dunia pada tingkat kepercayaan konsumen, walaupun negara tersebut mencatat penurunan Index Kepercayaan Konsumen dari kuartal sebelumnya sebanyak lima poin menjadi 117. Indonesia menyusul Filipina berada di urutan keempat negara paling optimistis keempat dengan skor 116, meskipun angka ini menurun empat poin persentase dari kuartal sebelumnya. Sementara itu Thailand yang berada pada peringkat ke-5 secara global tetap berada pada skor indeks 111 seperti kuartal sebelumnya. Vietnam di berada di urutan ke-10 negara paling optimistis secara global dengan skor indeks 105.

 Skor Indeks Keyakinan Konsumen Singapura meningkat 2 poin menjadi 101. Sementara itu Malaysia yang tercatat sebagai negara dengan Indeks Kepercayaan Konsumen terendah (78) di wilayah Asia Tenggara juga mencatat penurunan yang sangat tajam sebesar 11 poin dari kuartal sebelumnya, yang sebagian besar didorong oleh keprihatinan konsumen akan devaluasi mata uang dan meningkatnya harga pangan. Secara global, Indeks Keyakinan Konsumen sedikit meningkat menjadi 99 di kuartal ketiga 2015, naik tiga poin dibandingkan dengan kuartal kedua 2015.

“Tingkat optimisme konsumen Indonesia masih menunjukkan penurunan di kuartal ini, yang disebabkan terjadinya penurunan pada tiga indikator yaitu optimisme mengenai prospek lapangan kerja dalam 12 bulan ke depan yang turun dari 68% di kuartal kedua menjadi 64%, optimisme mengenai kondisi keuangan pribadi dalam 12 bulan ke depan yang menurun tajam dari 80% menjadi 64% dan optimisme mengenai keinginan atau niat untuk berbelanja dalam 12 bulan ke depan yang juga menurun dari 53% menjadi 49%.” papar Agus Nurudin, Managing Director, Nielsen Indonesia. “Kondisi ekonomi dalam enam bulan terakhir ini memang dapat dikatakan mengalami ketidakpastian. Naiknya kurs dolar dan terjadinya banyak pemutusan hubungan kerja tentu saja berdampak pada tingkat keyakinan konsumen.”

Meskipun survei ini mengungkapkan bahwa konsumen Asia Tenggara masih termasuk dalam yang paling optimistis di dunia, mereka sedikit terimbas oleh sentimen mengenai resesi yang pada tiga dari enam negara yang terukur di wilayah ini. Persentase konsumen di Asia Tenggara yang berpendapat bahwa negara mereka sedang mengalami resesi ekonomi meningkat, tertinggi di Malaysia yang meningkat sebesar 16 poin persentase (pp) disusul oleh Indonesia (+10pp). Sentimen mengenai resesi juga meningkat di Thailand hingga 8 poin persentase. Sebaliknya, sentimen mengenai resesi menurun di Singapura (-5pp), Vietnam (-3pp) dan Filipina (-1pp).

Keadaan ekonomi, lapangan pekerjaan, kesehatan, keseimbangan antara hidup dan pekerjaan, stabilitas politik, kesejahteraan dan kebahagiaan orang tua dan meningkatnya tagihan untuk keperluan hidup menjadi kekhawatiran yang utama dari konsumen di Asia Tenggara pada kuartal ini. Kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi meningkat di Indonesia, dimana pada kuartal kedua ada 37% konsumen yang mengatakan bahwa kondisi ekonomi merupakan kekhawatiran utama mereka dan di kuartal ketiga ini persentasenya meningkat menjadi 46%. Setelah ekonomi, konsumen Indonesia mengkhawatirkan keseimbangan antara hidup dan pekerjaan (17%) dan kebahagiaan dan kesejahteraan orang tua 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh

Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh

Your Say | Kamis, 09 April 2026 | 16:03 WIB

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Mengapa Konsumen Indonesia Tetap Optimistis saat Konflik Timur Tengah Bikin Dunia Gelisah?

Mengapa Konsumen Indonesia Tetap Optimistis saat Konflik Timur Tengah Bikin Dunia Gelisah?

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:04 WIB

BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari

BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 21:14 WIB

Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!

Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:08 WIB

Ungkap Alasan Penahanan Dokter Richard Lee, Polisi: Mangkir Pemeriksaan dan Tak Penuhi Wajib Lapor!

Ungkap Alasan Penahanan Dokter Richard Lee, Polisi: Mangkir Pemeriksaan dan Tak Penuhi Wajib Lapor!

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 10:11 WIB

Dilema Restoran Cashless Only: Hak Konsumen vs Modernisasi

Dilema Restoran Cashless Only: Hak Konsumen vs Modernisasi

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:22 WIB

Jaga Stok Pangan, Ketua FKBI Minta Warga Konsumsi Kebutuhan Pokok Sewajarnya Selama Ramadan

Jaga Stok Pangan, Ketua FKBI Minta Warga Konsumsi Kebutuhan Pokok Sewajarnya Selama Ramadan

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:10 WIB

Survei BI : Keyakinan Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Meningkat

Survei BI : Keyakinan Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Meningkat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:08 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB