LPS : Serapan Belanja APBN Akan Dongkrak Likuiditas Perbankan

Adhitya Himawan

Kamis, 05 November 2015 | 20:19 WIB
LPS : Serapan Belanja APBN Akan Dongkrak Likuiditas Perbankan
Ilustrasi: Transaksi di perbankan. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menilai kecepatan dan besaran serapan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) berpengaruh besar terhadap likuiditas perbankan.

"Likuiditas perbankan akan mencapai level terbaik jika dana APBN cepat dikucurkan dan jumlahnya besar," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah di Jakarta.

Hal tersebut dikatakan Halim dalam seminar Tantangan dan Peluang Investasi di Pasar Modal dalam Era Turbulensi Ekonomi yang digelar oleh Lembaga Kajian dan Aksi Kebangsaan (LKAK) bersama Emco Asset Management di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Halim mengatakan likuiditas sektor perbankan sebetulnya saat ini sudah membaik, namun belum mencapai level yang diharapkan. Dia mengacu pada pasokan uang yang beredar, dimana masih banyak yang berada di bawah titik pasokan uang.

"Dari uang beredar, pasti di bawah titik suplai. Puncak yang terjadi karena APBN masih belum terpakai. Dengan demikian perbankan kesulitan melakukan fungsi intermediasi," ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, untuk mencapai titik puncak pasokan uang maka pemerintah harus segera mengucurkan APBN agar proyek-proyek pemerintah berjalan yang otomatis akan membuat perbankan juga bergerak karena proyek-proyek pemerintah juga menggunakan fasilitas kredit perbankan.

Ia meyakini likuiditas dan kredit sektor perbankan akan semakin membaik pada tahun 2016, namun dia menegaskan kembali hal tersebut tergantung kecepatan penyerapan dan besaran APBN 2016.

"Tahun depan, kalau APBN bisa cepat dan besar, saya yakin likuiditas membaik dan kredit juga membaik," ucapnya.

Dari informasi yang dihmpun Antara, APBN 2016 menetapkan belanja negara sebesar Rp2.095 triliun dan pendapatan negara RP1.822,5 triliun. Defisit anggara yang ingin dikendalikan pemerintah adalah maksimal 2,15 persen dari produk domestik bruto (PDB) atau sebesar Rp273 triliun.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2016 sebesar 5,3 persen dengan laju inflasi sebesar 4,7 persen.

Seperti dengan APBNP 2015, pemerintah juga mencantumkan target kesejahteraan dalam APBN 2016. Target kesejahteraan yang ingin dicapai pemerintah adalah tingkat kemiskinan turun di rentang 9-10 persen, tingkat pengangguran 5,2-5,5 persen, tingkat kesenjangan ekonomi 0,39 dan Indeks Pembangunan Manusia 70,10. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

Perkuat Jaringan Perbankan Syariah, ank BSN Buka Outlet Prioritas di Kelapa Gading

Perkuat Jaringan Perbankan Syariah, ank BSN Buka Outlet Prioritas di Kelapa Gading

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 09:30 WIB

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Menjangkau Pulau Terpencil, Bank Terapung Hadir di Bajo Sangkuang

Menjangkau Pulau Terpencil, Bank Terapung Hadir di Bajo Sangkuang

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:36 WIB

BSI Dorong Investasi SDM Lewat Beasiswa

BSI Dorong Investasi SDM Lewat Beasiswa

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Saham Bank dan Telko Indonesia Diprediksi Terus Anjlok Imbas Ancaman MSCI

Saham Bank dan Telko Indonesia Diprediksi Terus Anjlok Imbas Ancaman MSCI

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Prospek Perbankan 2027, Analis Soroti Kesenjangan Pendanaan Rp440 Triliun dan MSCI

Prospek Perbankan 2027, Analis Soroti Kesenjangan Pendanaan Rp440 Triliun dan MSCI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Kritik Rumput JIS Meski Persija Bungkam Persebaya: Sangat Jelek

Shin Tae-yong Kritik Rumput JIS Meski Persija Bungkam Persebaya: Sangat Jelek

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Sulit Balik ke Rp17.000 pada 2027, Ini Sentimen yang Membayangi

Rupiah Sulit Balik ke Rp17.000 pada 2027, Ini Sentimen yang Membayangi

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:35 WIB

Investor Asal Inggris Mau Investasi di Kawasan Industri JIEP

Investor Asal Inggris Mau Investasi di Kawasan Industri JIEP

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:31 WIB

Ini Bahaya Menutup Lubang Hawa CVT Motor Matic yang Sering Diabaikan

Ini Bahaya Menutup Lubang Hawa CVT Motor Matic yang Sering Diabaikan

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 09:27 WIB

Pembatasan Truk Saat Nataru Bisa Picu Kelangkaan Barang dan Kenaikan Harga

Pembatasan Truk Saat Nataru Bisa Picu Kelangkaan Barang dan Kenaikan Harga

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:27 WIB

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

Biaya Hidup Makin Gila! 250 Ribu Orang Tumpah Demo Besar di Prancis

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:24 WIB

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

IHSG Melemah, Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp118 Triliun

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Zodiak yang Paling Hobi Soft Launching Pasangan di IG Story

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:20 WIB

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:14 WIB

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

×