Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Saham Wall Street Berakhir Bervariasi

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 28 November 2015 | 09:10 WIB
Saham Wall Street Berakhir Bervariasi
Wall Street

Suara.com - Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Jumat (Sabtu pagi WIB 28/11/2015), dengan volume ringan dalam sesi perdagangan dipersingkat pasca-liburan Thanksgiving, karena para investor mempertimbangkan hasil penjualan "Black Friday" peritel.

Dow Jones Industrial Average turun tipis 14,90 poin atau 0,08 persen menjadi ditutup pada 17.798,49. Indeks S&P 500 naik tipis 1,24 poin atau 0,06 persen menjadi berakhir di 2.090,11. Indeks komposit Nasdaq naik 11,38 poin atau 0,22 persen menjadi 5.127,52.

Menurut Indeks Adobe Digital, para konsumen dalam rangka hari Thanksgiving membelanjakan 1,1 miliar dolar AS antara tengah malam hingga pukul 17.00 waktu setempat, naik 22 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Dengan tidak adanya data ekonomi utama yang keluar Jumat, investor sedang menunggu untuk minggu depan, yang akan membawa data ketenagakerjaan penting November, laporan pekerjaan terakhir untuk tahun ini, sebelum Federal Reserve memutuskan suku bunga pada pertemuan 15-16 Desember.

Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) dijadwalkan mengadakan pertemuan pada Kamis depan, ketika ECB bisa membuat keputusan untuk lebih memperlonggar kebijakan moneternya.

Di luar negeri, saham Tiongkok turun tajam pada Jumat, dengan indeks komposit Shanghai merosot 5,48 persen, karena berita penyelidikan pada perusahaan-perusahaan pialang besar memicu kepanikan.

Ekuitas Eropa berakhir sedikit lebih rendah pada Jumat, dengan indeks acuan FTSE 100 di Inggris turun 0,28 persen, karena investor mempertimbangkan pertemuan kebijakan ECB minggu depan.

Pasar saham AS pada Jumat ditutup lebih awal pada pukul 13.00 waktu setempat, setelah ditutup pada Kamis untuk liburan Hari Thanksgiving.

Pada Rabu, saham-saham AS ditutup sedikit bervariasi setelah bergoyang dalam kisaran ketat karena Wall Street mencerna data ekonomi yang secara umum positif.

Untuk perdagangan dalam minggu dipersingkatkan karena liburan ini, Dow turun 0,1 persen, S&P 500 naik tipis kurang dari 0,1 persen, sedangkan Nasdaq naik 0,4 persen.

Indeks Volatilitas CBOE, sering disebut sebagai ukuran ketakutan Wall Street, turun 0,46 persen menjadi berakhir pada 15,12 pada Jumat.

Di pasar lain, harga minyak berakhir melemah tajam karena indeks dolar AS mencapai tertinggi baru dalam delapan bulan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari jatuh 1,33 dolar AS menjadi menetap di 41,71 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari turun 0,60 dolar AS menjadi ditutup pada 44,86 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Dolar AS meningkat karena Federal Reserve berada di jalur untuk menaikkan suku bunga tahun ini, sementara mitranya di Eropa diharapkan akan melepaskan stimulus lebih lanjut.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke 1,0597 dolar AS dari 1,0617 dolar di sesi sebelumnya, sementara dolar dibeli 122,85 yen Jepang, lebih tinggi dari 122,72 yen di sesi sebelumnya.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun karena penguatan dolar AS memberikan tekanan pada logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari kehilangan 13,5 dolar AS, atau 1,26 persen, menjadi menetap di 1.056,2 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:21 WIB

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:27 WIB

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:12 WIB

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:06 WIB

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB

AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket

AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB