Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Jumlah Wisatawan ke Indonesia Tumbuh 3,38 Persen

Adhitya Himawan

Rabu, 02 Desember 2015 | 17:06 WIB
Jumlah Wisatawan ke Indonesia Tumbuh 3,38 Persen
Wisatawan mancanegara ikut loma balap tarik gerobak sampah di Pantai Kuta, Bali, (17/8/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com -  Indonesia dikunjungi 8.017.589 wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari hingga Oktober 2015 atau tumbuh 3,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.755.616 wisman.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, Rabu (2/12/2015), mengatakan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Oktober 2015 mencapai 825.818 wisman atau tumbuh sebesar 2,11 persen dibandingkan Oktober 2014 sebanyak 808.767 wisman.

"Pertumbuhan wisman pada Oktober 2015 mengalami sedikit perlambatan dari target yang ditetapkan sebesar 900.000 wisman, namun demikian capaian wisman dalam sepuluh bulan tahun ini hampir mendekati target yang ditetapkan sebesar 8,1 juta wisman," ucap Arief.

Pada Januari-September 2015 target kunjungan wisman ditetapkan sebesar 7 juta wisman, sementara realiasi capaian sebesar 7,2 juta wisman atau mencapai 103 persen.

Sedangkan target pada Oktober-Desember 2015 sebesar 3 juta wisman (Oktober 900 ribu, November 1 juta, dan Desember 1,1 juta) dengan realiasi pada Oktober sebesar 28 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Asdep Penelitian dan Pengembangan Kebijakan KepariwisataanKementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebutkan, kunjungan wisman Oktober 2015 yang mengalami pertumbuhan tinggi yakni dari Mesir sebesar 47,05 persen, Inggris 28,04 persen, Bahrain 23,48 persen, Arab Saudi 18,64 persen, dan Amerika Serikat 16,35 persen.

Sedangkan secara secara kumulatif pada periode Januari-Oktober 2015 yang mengalami pertumbuhan tinggi yakni Mesir 22,48 persen, Tiongkok 18,85 persen, Inggris 15,38 persen, India 10,38 persen, dan Jerman 7,35 persen.

Menteri Arief Yahya mengisyaratkan perlu kerja keras untuk mencapai target dalam tiga bulan terakhir (Oktober-Desember) tahun ini karena pada periode tersebut saat semua pintu masuk, terutama "great Bali", "great Jakarta", dan "great Batam", mengalami "peak seasons" dengan pertumbuhan diproyeksikan mencapai dua digit.

"Capaian kunjungan wisman pada Januari-Oktober 2015 sudah mendekati target yang ditetapkan 8,1 juta wisman. Hingga akhir Desember 2015 target 10 juta wisman optimistis akan terlampaui," ujar Menpar Arief Yahya.

Sejumlah kegiatan di sejumlah destinasi utama (great Bali, great Jakarta, dan great Batam) yang berlangsung pada Oktober, November, dan Desember diharapkan akan menarik lebih banyak lagi wisman ke Indonesia.

Begitu pula kegiatan yang digelar di destinasi yang terletak di dekat perbatasan atau sebagai "border tourism" yang diharapkan akan banyak menarik kunjungan wisman.

Situasi ekonomi global yang tidak menentu mempengaruhi industri pariwisata di seluruh kawasan mancanegara, termasuk di kawasan Asia Tenggara.

Pertumbuhan pariwisata di sejumlah negara anggota ASEAN pada tiga kuartal tahun ini masih negatif.

Pariwisata Thailand tercatat mengalami pertumbuhan paling tinggi, meski pada enam bulan pertama sebelumnya sempat mengalami pertumbuhan negatif.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, pertumbuhan pariwisata Indonesia pada Januari-Oktober 2015 sebesar 3,38 persen masih lebih baik dibandingkan Malaysia yang pada Januari-Juni 2015 justru melorot -9,4 persen.

Begitu pula lebih baik dibandingkan dengan Singapura yang pada Januari-September 2015 melorot -0,3 persen, dan Vietnam pada Januari-Oktober 2015 tumbuh negatif -4,1 persen.

"Sedangkan pariwisata Thailand mengalami pertumbuhan paling tinggi pada Januari-Oktober 2015 mencapai 24,7 persen," imbuh Arief Yahya.

Sementara itu wisatawan Nusantara (wisnus) sebagai kekuatan pariwisata Indonesia justru mengalami peningkatan yang signifikan.

Pada Januari hingga September 2015 jumlah pergerakan wisnus mencapai 187,3 juta perjalanan dengan uang yang dibelanjakan sebesar Rp140,5 triliun.

"Diharapkan hingga akhir 2015 jumlah perjalanan wisnus di dalam negeri akan melampaui target yang ditetapkan sebesar 255 juta perjalanan," katanya.

Dari target 255 juta perjalanan wisnus tersebut sebagian besar diharapkan dari Jawa Barat sebanyak 45,9 juta perjalanan, Jawa Timur 42,1 juta perjalanan, Jawa Tengah 37,8 juta perjalanan, DKI Jakarta 24,7 juta perjalanan, dan Banten 10,85 juta perjalanan.

Pada 2014, realiasi perjalanan wisnus dari 5 provinsi ini sebanyak 158,9 juta perjalanan atau mencapai 63 persen dari total perjalanan wisnus sebanyak 251,2 juta perjalanan.

Sebagian besar wisnus melakukan perjalanan pada musim liburan sekolah, liburan panjang Hari Raya Lebaran, Imlek, Natal dan Baru maupun liburan akhir pekan (weekend) dan "long weekend". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masa Depan Pariwisata Yogyakarta: Menjaga Budaya di Tengah Arus Global

Masa Depan Pariwisata Yogyakarta: Menjaga Budaya di Tengah Arus Global

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:59 WIB

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Kenapa Gunung Kawi Ramai Diisukan Jadi Tempat Pesugihan? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:10 WIB

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Gunung Kawi Terkenal dengan Apa? Ini Daya Tarik Alam, Mistis, dan Spiritual

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:05 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk Stone Garden? Intip Pesona dan Daya Tarik Unik Wisata di Bandung Barat

Berapa Harga Tiket Masuk Stone Garden? Intip Pesona dan Daya Tarik Unik Wisata di Bandung Barat

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:03 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:07 WIB

Festival Bakar Tongkang Kembali Semarakkan Bagansiapiapi

Festival Bakar Tongkang Kembali Semarakkan Bagansiapiapi

Foto | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00 WIB

Jakarta Punya Wajah Lain, Destinasi Seru untuk Wisatawan Malaysia

Jakarta Punya Wajah Lain, Destinasi Seru untuk Wisatawan Malaysia

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:31 WIB

Berjalan Menembus Waktu di Pusat Bersejarah Guadalajara

Berjalan Menembus Waktu di Pusat Bersejarah Guadalajara

Foto | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Semua Ikan di Langit: Novel Unik yang Mengajak Merenungi Arti Kehidupan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Ijazah Makin Tinggi, Kerja Layak Makin Langka: Siapa yang Gagal?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Viva Face Tonic Spirulina untuk Jenis Kulit Apa? Kenali Fungsinya agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Promo Alfamart Terbaru 9 Agustus 2026, Ada Diskon Susu hingga Popok Bayi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:25 WIB

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:11 WIB

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 13:00 WIB

×