Jumlah Wisatawan ke Indonesia Tumbuh 3,38 Persen

Adhitya Himawan

Rabu, 02 Desember 2015 | 17:06 WIB
Jumlah Wisatawan ke Indonesia Tumbuh 3,38 Persen
Wisatawan mancanegara ikut loma balap tarik gerobak sampah di Pantai Kuta, Bali, (17/8/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com -  Indonesia dikunjungi 8.017.589 wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari hingga Oktober 2015 atau tumbuh 3,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 7.755.616 wisman.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, Rabu (2/12/2015), mengatakan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Oktober 2015 mencapai 825.818 wisman atau tumbuh sebesar 2,11 persen dibandingkan Oktober 2014 sebanyak 808.767 wisman.

"Pertumbuhan wisman pada Oktober 2015 mengalami sedikit perlambatan dari target yang ditetapkan sebesar 900.000 wisman, namun demikian capaian wisman dalam sepuluh bulan tahun ini hampir mendekati target yang ditetapkan sebesar 8,1 juta wisman," ucap Arief.

Pada Januari-September 2015 target kunjungan wisman ditetapkan sebesar 7 juta wisman, sementara realiasi capaian sebesar 7,2 juta wisman atau mencapai 103 persen.

Sedangkan target pada Oktober-Desember 2015 sebesar 3 juta wisman (Oktober 900 ribu, November 1 juta, dan Desember 1,1 juta) dengan realiasi pada Oktober sebesar 28 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Asdep Penelitian dan Pengembangan Kebijakan KepariwisataanKementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebutkan, kunjungan wisman Oktober 2015 yang mengalami pertumbuhan tinggi yakni dari Mesir sebesar 47,05 persen, Inggris 28,04 persen, Bahrain 23,48 persen, Arab Saudi 18,64 persen, dan Amerika Serikat 16,35 persen.

Sedangkan secara secara kumulatif pada periode Januari-Oktober 2015 yang mengalami pertumbuhan tinggi yakni Mesir 22,48 persen, Tiongkok 18,85 persen, Inggris 15,38 persen, India 10,38 persen, dan Jerman 7,35 persen.

Menteri Arief Yahya mengisyaratkan perlu kerja keras untuk mencapai target dalam tiga bulan terakhir (Oktober-Desember) tahun ini karena pada periode tersebut saat semua pintu masuk, terutama "great Bali", "great Jakarta", dan "great Batam", mengalami "peak seasons" dengan pertumbuhan diproyeksikan mencapai dua digit.

"Capaian kunjungan wisman pada Januari-Oktober 2015 sudah mendekati target yang ditetapkan 8,1 juta wisman. Hingga akhir Desember 2015 target 10 juta wisman optimistis akan terlampaui," ujar Menpar Arief Yahya.

Sejumlah kegiatan di sejumlah destinasi utama (great Bali, great Jakarta, dan great Batam) yang berlangsung pada Oktober, November, dan Desember diharapkan akan menarik lebih banyak lagi wisman ke Indonesia.

Begitu pula kegiatan yang digelar di destinasi yang terletak di dekat perbatasan atau sebagai "border tourism" yang diharapkan akan banyak menarik kunjungan wisman.

Situasi ekonomi global yang tidak menentu mempengaruhi industri pariwisata di seluruh kawasan mancanegara, termasuk di kawasan Asia Tenggara.

Pertumbuhan pariwisata di sejumlah negara anggota ASEAN pada tiga kuartal tahun ini masih negatif.

Pariwisata Thailand tercatat mengalami pertumbuhan paling tinggi, meski pada enam bulan pertama sebelumnya sempat mengalami pertumbuhan negatif.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, pertumbuhan pariwisata Indonesia pada Januari-Oktober 2015 sebesar 3,38 persen masih lebih baik dibandingkan Malaysia yang pada Januari-Juni 2015 justru melorot -9,4 persen.

Begitu pula lebih baik dibandingkan dengan Singapura yang pada Januari-September 2015 melorot -0,3 persen, dan Vietnam pada Januari-Oktober 2015 tumbuh negatif -4,1 persen.

"Sedangkan pariwisata Thailand mengalami pertumbuhan paling tinggi pada Januari-Oktober 2015 mencapai 24,7 persen," imbuh Arief Yahya.

Sementara itu wisatawan Nusantara (wisnus) sebagai kekuatan pariwisata Indonesia justru mengalami peningkatan yang signifikan.

Pada Januari hingga September 2015 jumlah pergerakan wisnus mencapai 187,3 juta perjalanan dengan uang yang dibelanjakan sebesar Rp140,5 triliun.

"Diharapkan hingga akhir 2015 jumlah perjalanan wisnus di dalam negeri akan melampaui target yang ditetapkan sebesar 255 juta perjalanan," katanya.

Dari target 255 juta perjalanan wisnus tersebut sebagian besar diharapkan dari Jawa Barat sebanyak 45,9 juta perjalanan, Jawa Timur 42,1 juta perjalanan, Jawa Tengah 37,8 juta perjalanan, DKI Jakarta 24,7 juta perjalanan, dan Banten 10,85 juta perjalanan.

Pada 2014, realiasi perjalanan wisnus dari 5 provinsi ini sebanyak 158,9 juta perjalanan atau mencapai 63 persen dari total perjalanan wisnus sebanyak 251,2 juta perjalanan.

Sebagian besar wisnus melakukan perjalanan pada musim liburan sekolah, liburan panjang Hari Raya Lebaran, Imlek, Natal dan Baru maupun liburan akhir pekan (weekend) dan "long weekend". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:41 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:14 WIB

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Bosan dengan Malioboro? Ini 5 Tempat Healing Murah di Jogja

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:30 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×