Pascanaik Tajam, Dolar AS Diperdagangankan Bervariasi

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 09 Desember 2015 | 05:23 WIB
Pascanaik Tajam, Dolar AS Diperdagangankan Bervariasi
Ilustrasi dolar Amerika Serikat [shutterstock]

Suara.com - Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya di New York pada Selasa (Rabu pagi WIB 9/12/2015), setelah membukukan kenaikan tajam di sesi sebelumnya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,20 persen menjadi 98,462 pada akhir perdagangan Selasa.

Indeks naik 0,31 persen menjadi 98,658 pada akhir perdagangan Senin karena greenback telah secara kuat didukung oleh angka gaji non pertanian terbaru dari negara itu yang dirilis pekan lalu.

Jumlah gaji pekerja non pertanian meningkat sebesar 211.000 pada November, mengalahkan konsensus pasar 190.000, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat lalu.

Para analis mengatakan pertumbuhan lapangan pekerjaan yang kuat "membersihkan rintangan terakhir" untuk Federal Reserve menaikkan suku bunganya pada minggu depan untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Selasa bahwa lowongan pekerjaan di negara itu sedikit berubah di 5,4 juta pada Oktober.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,0886 dolar AS dari 1,0846 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4998 dolar AS dari 1,5066 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7206 dolar AS dari 0,7266 dolar.

Dolar AS dibeli 123,06 yen Jepang, lebih rendah dari 123,28 yen pada sesi sebelumnya (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI: Bukan Dibatasi, Transaksi di Atas 50 Ribu Dolar AS Wajib Dokumen

BI: Bukan Dibatasi, Transaksi di Atas 50 Ribu Dolar AS Wajib Dokumen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:27 WIB

BI Batasi Pembelian Tunai Dolar Mulai April, Rupiah Terus Melemah

BI Batasi Pembelian Tunai Dolar Mulai April, Rupiah Terus Melemah

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:47 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:42 WIB

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Belum Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.965/USD

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Mulai Naik ke Level Rp16.910

Rupiah Masih Tertekan, Dolar AS Mulai Naik ke Level Rp16.910

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:49 WIB

Belajar dari Krisis 1997: Ketika Rupiah Pernah Terpuruk dan Bangkit Kembali

Belajar dari Krisis 1997: Ketika Rupiah Pernah Terpuruk dan Bangkit Kembali

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:00 WIB

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS ke Level Rp16.893

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS ke Level Rp16.893

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:35 WIB

Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi

Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:52 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB