KSEI Kembangkan S-Invest Untuk Permudah Investasi Reksa Dana

Adhitya Himawan

Rabu, 23 Desember 2015 | 14:07 WIB
KSEI Kembangkan S-Invest Untuk Permudah Investasi Reksa Dana
Reksa Dana [Shutterstock]

Suara.com - Perseroan Terbatas Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sedang fokus mengembangkan sistem pengelolaan investasi terpadu (S-Invest) untuk memudahkan agen penjual dan investor yang ingin melakukan investasi di produk reksa dana menjadi lebih mudah.

"Untuk mendorong minat masyarakt berinvestasi di produk reksa dana, KSEI fokus mengembangkan sistem S-Invest. Rencananya, S-Invest akan diterapkan di Indonesia pada tahun depan," kata Direktur Utama KSEI Margeret M. Tang di Jakarta, Rabu (23/12/2015).

Untuk mendukung rencana itu, lanjut dia, KSEI juga sudah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan sistem dengan Korea Securities Depository (KSD) sebagai lembaga Kustodian di Korea Selatan yang telah mengimplementasikan sistem serupa di pasar modalnya.

Dengan sistem reksa dana terpadu, Margeret M. Tang mengatakan bahwa nantinya pembelian reksa dana tidak hanya melalui Manajer Investasi (MI) sebagai lembaga pengelola dan penerbit produk atau dari bank yang memiliki izin sebagai Agen Penjual Reksa dana (APERD), tetapi bisa melalui lembaga lainnya.

"Pengembangan S-Invest akan memudahkan masyarakat membeli produk pasar modal, yakni reksa dana. Sistem agen penjual juga nanti akan terhubung langsung dengan sistem KSEI," katanya.

Margeret mengemukakan bahwa peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai agen penjual reksa dana juga sudah memungkinkan lembaga di luar manajer investasi dan perbankan melakukan penjualan produk reksa dana.

"Peraturan OJK sudah memungkinkan untuk agen penjual siapa saja, contohnya kantor pos. S-Invest akan berjalan ketika 'single investor identification' (SID) sudah menyatu. Jadi, lewat satu SID, investor dapat membeli saham dan reksa dana," katanya.

Ia mengharapkan pengembangan sistem itu dapat menambah jumlah agen penjual produk pasar modal sehingga nantinya dapat mendorong jumlah investor meningkat yang akhirnya dapat menjaga stablitas industri pasar modal.

"Dengan distributor lebih banyak, tentunya investor juga akan lebih banyak," katanya.

Dari sisi perkembangan jumlah investor, berdasarkan data yang tercatat di KSEI per 22 Desember 2015, saat ini terdapat 432.571 investor, naik sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya.

Dari sisi data operasional perusahaan, total aset yang tercatat di C-BEST (per akhir November 2015) mengalami penurunan sekitar 9 persen dari tahun sebelumnya, dari Rp3.152,07 triliun menjadi Rp2.879,18 triliun pada periode yang sama tahun 2014 sebagai imbas atas penurunan IHSG.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investor Pasar Modal RI Melonjak 50%, OJK Soroti Literasi

Investor Pasar Modal RI Melonjak 50%, OJK Soroti Literasi

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Masjid Istiqlal Ikut Ramaikan Pasar Modal, Dana Wakaf Diputar Lewat Investasi

Masjid Istiqlal Ikut Ramaikan Pasar Modal, Dana Wakaf Diputar Lewat Investasi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Investasi Praktis, Buka Reksadana Syariah Sekarang Melalui BRImo

Investasi Praktis, Buka Reksadana Syariah Sekarang Melalui BRImo

Bri | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:40 WIB

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB

BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen

BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:33 WIB

8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan

8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Wamensos Ajak Generasi Muda Wujudkan Cita-cita Sumpah Pemuda dan Proklamasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Green SM Perluas Bisnis, Kini Masuk Pasar Ojek Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:48 WIB

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×