Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tahun Ini Kimia Farma Siapkan Belanja Modal Rp 1 Triliun

Adhitya Himawan

Senin, 04 Januari 2016 | 21:22 WIB
Tahun Ini Kimia Farma Siapkan Belanja Modal Rp 1 Triliun
Aptek milik Kimia Farma

Suara.com - PT Kimia Farma Tbk menyiapkan belanja modal (capex) pada tahun ini Rp 1 triliun untuk meningkatkan kinerja perseroan dan layanan terbaik di bidang kesehatan pada masyarakat.

Dirut PT Kimia Farma Tbk Rusdi Rosman dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin (4/1/2016), menyebutkan, dana itu untuk mendirikan pabrik bahan baku obat dan suplemen kesehatan di Lippo Cikarang, Jawa Barat.

Selain itu, untuk pembangunan pabrik obat-obatan di Banjaran, Bandung, Jawa Barat dan pendirian pabrik garam farmasi tahap II di Batuwakon, Jombang, Jawa Timur serta pabrik diagnostic kit di Bali.

"Untuk memberikan layanan terbaik dalam penjualan obat-obatan kita akan membangun sekitar 125 apotek dan klinik baru di sejumlah kota di Indonesia dengan anggaran Rp 150 hingga Rp 200 miliar," kata Rusdi.

Rusdi menjelaskan sumber dana belanja modal itu, selain dari ekuiti perseroan, juga sindikasi dari sejumlah lembaga keuangan untuk mendukung ekspansi Kimia Farma.

"Kita mungkin siapkan ekuiti sekitar Rp 200 miliar sampai Rp 250 miliar. Sisanya dari pinjaman," katanya.

Saat ini, katanya, sejumlah perbankan baik lokal maupun asing tengah melakukan pendekatan kepada Kimia Farma untuk memberikan fasilitas pinjaman.

"Kita tentunya akan mengambil pada tingkat bunga paling kompetitif," katanya.

Rusdi berharap pendapatan PT Kimia Farma Tbk pada 2015 bisa mencapai Rp 5 triliun dengan laba bersih sekitar Rp 250 miliar, sedangkan tahun 2016 bisa mencetak pendapatan Rp 5,6 triliun dengan net profit sekitar lima persen dari pendapatan.

Hingga akhir 2015, Kimia Farma Apotek telah berkembang menjadi sebanyak 725 unit apotek yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Selain itu, juga telah dibangun 315 klinik, 42 laboratorium klinik dan fasilitas kesehatan lainnya.

"Tahun 2015, kita proyeksikan pendapatan Kimia Farma Apotek sebesar Rp 3 triliun," kata Rusdi.

Sebagaimana diketahui, Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817. Di awal kemerdekaan, perusahaan ini dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia.

Hingga akhir tahun 2015, Kimia Farma menunjukkan hasil yang positif yaitu dengan prognosa peningkatan penjualan sebesar 10,52% dengan total penjualan Rp 4,99 triliun.

Prognosa laba bersih Perseroan sebesar Rp 242,21 miliar atau meningkat sebesar 2,40% dibandingkan dengan laba bersih tahun 2014 sebesar Rp 236,53 miliar.

Kimia Farma juga terus melakukan pengembangan di sektor hulu hingga hilir dengan membangun pabrik Bahan Baku Garam Farmasi pertama di Indonesia yang pada tahun 2015 ini sudah mendapatkan sertifikasi dari Badan POM RI dan akan mulai porduksi pada awal 2016.

Selain itu juga Kimia Farma berencana membangun pabrik bahan baku Garam Farmasi tahap kedua dan pabrik Bahan Baku Obat Aktif pertama di Indonesia yang bekerja sama dengan mitra global yang akan dimulai pembangunannya pada 2016.

Pembangunan pabrik Bahan Baku Obat yang dilakukan Kimia Farma ini merupakan salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan akan impor bahan baku obat serta mendukung program Pemerintah dalam Kemadirian Bahan Baku Obat Nasional. Ke depan diharapkan impor bahan baku akan terus menurun sehingga akan memberikan dampak positif bagi kemajuan industri farmasi di Indonesia.

Kimia Farma juga sudah mulai melakukan pembangunan pabrik baru di Banjaran, Bandung dengan kapasitas produksi 3 (tiga) kali lipat dibandingkan dengan kapasitas produksi yang ada di Plant Bandung serta dilengkapi dengan fasilitas produksi produk herbal dan onkologi, dengan peralatan dan mesin yang lebih modern untuk memenuhi standar Cara Pembuatan yang Baiak (CPOB) yang telah ditetapkan oleh Badan POM. 

Di sektor hilir, Kimia Farma terus mengembangkan jaringan layanannya yang tersebar di seluru wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Jaringan layanan kesehatan yang dimiliki Perseroan per 31 Desember 2015 yaitu Distributor sejumlah 47 cabang, Apotek sejumlah 705 outlet, Klinik sejumlah 301 outlet yang sebagian besar telah melayani program BPJS atau menjadi provider bagi peserta BPJS serta Laboratorium Klinik sejumlah 42 outlet.

Kimia Farma juga terus berkomitmen mengembangkan jaringan layanannya dengan membuka minimal 100 Apotek setiap tahun, 50 Klinik dan 5 Labrotarium Klinik setiap tahunnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat

Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:26 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan

Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:51 WIB

Menjaga Pengetahuan yang Tumbuh di Hutan: Cerita Sekolah Adat Manusela Mengenalkan Obat Kampung

Menjaga Pengetahuan yang Tumbuh di Hutan: Cerita Sekolah Adat Manusela Mengenalkan Obat Kampung

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:20 WIB

Intrik Istana & Lahirnya Detektif: Review Light Novel Apothecary Diaries

Intrik Istana & Lahirnya Detektif: Review Light Novel Apothecary Diaries

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:20 WIB

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB