Apfindo Desak Pemerintah Segera Keluarkan Persetujuan Impor Sapi

Adhitya Himawan

Rabu, 06 Januari 2016 | 00:09 WIB
Apfindo Desak Pemerintah Segera Keluarkan Persetujuan Impor Sapi
Sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung PrioK, Jakarta Utara, Selasa (2/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Para pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo) meminta Pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan segera mengeluarkan Surat Persetujuan Impor (SPI) sapi di mana kuota pada tahun 2016 sebanyak 600.000 ekor.

"Belum keluar (izin impornya), sekarang sudah di Kementerian Perdagangan sedang diproses. Sebetulnya sudah melebihi waktu, seharusnya per 1 Januari 2016 sudah kita terima," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo) Joni Liano, di Jakarta, Selasa (5/1/2015).

Joni mengatakan, dengan terlambatnya izin atau persetujuan impor sapi tersebut maka akan mengakibatkan terganggunya proses importasi. Salah satu permasalahan yang muncul adalah para pelaku usaha masih belum bisa melakukan negosiasi apabila belum memiliki SPI tersebut.

"Jelas akan mengganggu proses impor. Kita melakukan negosiasi dengan eksportir tentu harus memiliki SPI, jika tidak ada kami masih belum bisa membuat kesepakatan," ujar Joni.

Menurut Joni, besaran kuota impor sapi yang ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 600.000 ekor tersebut dinilai masih kurang dikarenakan adanya peningkatan konsumsi masyarakat khususnya pada 2016 ini. Namun, dia meyakini nantinya masih akan bisa dilakukan penyesuaian oleh Pemerintah.

Joni menjelaskan, Pemerintah nantinya akan melakukan evaluasi terkait dengan importasi sapi tersebut dan jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu, maka besaran kuota yang diberikan tahun 2016 ini tidak jauh berbeda meskipun dalam perhitungan sebelumnya kebutuhan impor mencapai 780.000 ekor dan 90.000 ton daging.

Menurut Joni, dalam "Focus Group Discussion" antara Pemerintah dengan para pemangku kepentingan beberapa waktu lalu, setelah dilakukan perhitungan masih ada kekurangan sebanyak 780 ribu ekor dan untuk daging sekitar 90 ribu ton.

Namun, akhirnya Pemerintah memutuskan untuk memberikan kuota impor sapi sebanyak 600.000 ekor yang disepakati dalam Rakortas.

"Pada 2015 kita bisa impor 600 ribu ekor lebih, sementara tahun 2016 ini meski ada peningkatan konsumsi, saya tidak tahu perhitungan Pemerintah apakah sapi lokal cukup. Mudah-mudahan kata-kata Pak Menko Darmin, ada evaluasi dan ada 'adjustment'. Pada 2013 pernah seperti itu di jaman Pak Lutfi," ucap Joni.

Sebelumnya, Pemerintah telah menyiapkan perhitungan indikatif impor beberapa komoditas pangan untuk tahun 2016, di antaranya adalah sapi bakalan, daging sapi, kedelai dan gula.

Menko Perekonomian Darmin Nasution pada Senin (28/12/2015) mengatakan untuk sapi bakalan pemerintah telah menetapkan perhitungan volume impor tahun 2016 sebanyak 600.000 ekor dan pemasukan impor untuk sapi bakalan akan lebih banyak di kuartal I.

Pada kuartal I jumlah sapi bakalan yang akan dimasukkan jumlahnya mencapai 200.000 ekor. Sementara di kuartal II sebanyak 150.000 ekor. Jumlah tersebut menurut Darmin sudah memperhitungkan adanya Hari Raya Lebaran yang semakin maju.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Impor Daging Sapi Harus Segera Direalisasikan untuk Turunkan Harga

Impor Daging Sapi Harus Segera Direalisasikan untuk Turunkan Harga

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:40 WIB

DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan

DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:53 WIB

Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi dan Kerbau 'Menggila', Intervensi Pemerintah Dipertanyakan

Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi dan Kerbau 'Menggila', Intervensi Pemerintah Dipertanyakan

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 15:22 WIB

Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi

Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 22:01 WIB

Mentan Amran Keluarkan Ancaman Tanggapi Keluhan Terkait Impor Sapi

Mentan Amran Keluarkan Ancaman Tanggapi Keluhan Terkait Impor Sapi

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:22 WIB

Kuota Impor Sapi Swasta Dipangkas Drastis, Pemerintah Janji Evaluasi Maret 2026

Kuota Impor Sapi Swasta Dipangkas Drastis, Pemerintah Janji Evaluasi Maret 2026

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 11:48 WIB

Pemerintah Tegaskan Impor Daging Sapi untuk Industri Bukan Kosumsi Masyarakat

Pemerintah Tegaskan Impor Daging Sapi untuk Industri Bukan Kosumsi Masyarakat

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:10 WIB

Gudang Beku Mulai Beroperasi, BEEF Mau Impor 16.000 Sapi Tahun Depan

Gudang Beku Mulai Beroperasi, BEEF Mau Impor 16.000 Sapi Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 19:41 WIB

Indonesia Tambah 184 Ribu Ekor Sapi Impor

Indonesia Tambah 184 Ribu Ekor Sapi Impor

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

×