Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Jokowi: Jangan Sedikit-sedikit Impor

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 06 Januari 2016 | 11:00 WIB
Jokowi: Jangan Sedikit-sedikit Impor
Sejumlah pekerja dalam sebuah proyek pembangunan infrastruktur di Jakarta. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menekankan sebagian besar proyek infrastruktur harus digarap oleh kontraktor lokal. Agar peredaran uang lebih besar di daerah-daerah.

Hal itu dikatakan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Penandatanganan Kontrak Kegiatan Tahun Anggaran 2016 di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Dia berpesan agar proyek infrastruktur menggunakan jasa kontraktor lokal, jika tidak memungkinkan 100 persen maka upayakan agar 90 persen. Apalagi Presiden menilai tahun ini banyak proyek infrastruktur yang nilainya di bawah Rp50 miliar. Sehingga memungkinkan kontraktor lokal untuk menggarap proyek tersebut.

"Saya ingin agar peredaran uang semakin banyak di desa, jangan hanya mampir dan kemudian 'ketarik' lagi (ke Jakarta). Daerah tidak akan dapat peredaran uang itu," ujarnya.

Kepala Negara juga meminta kepada kontraktor agar menekankan penggunaan konten lokal, di mana barang produk dalam negeri ini diutamakan.

"Jangan sedikit-sedikit impor. Stop itu. Gunakan barang-barang lokal. 'Local content' diperbesar, syukur bisa semuanya barang lokal. Enggak ada lagi nanti beli pipa harus impor. Ada lagi buat jembatan impor bajanya, padahal di sini ada Krakatau (Steel)," ucapnya, menegaskan.

Selain itu, Presiden juga berpesan agar pelaksanaan proyek infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat pada 2016 bersifat padat karya atau membuka lebih banyak lapangan kerja. Pemerintah ingin membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

"Saya titip beberapa hal, kita ingin buka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Angka sebesar Rp104 triliun yang ada di infrastruktur PU ini akan membuka lapangan pekerjaan sangat besar, saya titip usahakan proyek ini banyak menyerap tenaga kerja, padat karya, tanpa melupakan teknologi. Tapi sekali lagi, dorong agar ini banyak menyerap tenaga kerja," tutur Jokowi.

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi menyaksikan penandatangan kontrak kegiatan tahun anggaran 2016 di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta. Acara penandatanganan kontrak sekaligus dilakukan di lima lokasi secara bersamaan yakni di Medan, Banjarmasin, Surabaya, Manado, dan Jayapura.

Dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur PUPR, pada 2016 Kementerian PUPR memiliki 10.649 paket kontrak dengan nilai Rp73,41 triliun. Kementerian PUPR telah melaksanakan pelelangan dini sejak Agustus hingga Desember 2015 sebanyak 5.344 paket dengan nilai Rp42,74 triliun. Di Januari ditandatangani 1.026 paket sebesar Rp25 triliun dan pada Rabu (6/1) ditandatangani kontrak senilai Rp8,81 triliun.

Pada kesempatan itu pula Presiden menyapa melalui "teleconference" para pelaksana proyek di lapangan seperti di Pulau Balang, Balikpapan dan Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah. Selain itu, Presiden juga berdoalog teleconference dengan Pemda dan kontraktor di lima lokasi penandatanganan kontrak selain Jakarta. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apfindo Desak Pemerintah Segera Keluarkan Persetujuan Impor Sapi

Apfindo Desak Pemerintah Segera Keluarkan Persetujuan Impor Sapi

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2016 | 00:09 WIB

Indonesia Terancam Serangan Impor Baja Murah

Indonesia Terancam Serangan Impor Baja Murah

Bisnis | Selasa, 05 Januari 2016 | 22:46 WIB

Tahun Ini Wika Beton Targetkan Dapat Kontrak Rp4 Triliun

Tahun Ini Wika Beton Targetkan Dapat Kontrak Rp4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Januari 2016 | 21:16 WIB

Pemerintah Kukuh Lanjutkan Impor Sapi Tahun Ini

Pemerintah Kukuh Lanjutkan Impor Sapi Tahun Ini

Bisnis | Senin, 04 Januari 2016 | 23:49 WIB

Menteri Pertanian Dinilai  Berpihak ke Importir Daging Sapi

Menteri Pertanian Dinilai Berpihak ke Importir Daging Sapi

Bisnis | Minggu, 03 Januari 2016 | 23:54 WIB

PLN Genjot Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan

PLN Genjot Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan

Bisnis | Jum'at, 01 Januari 2016 | 21:55 WIB

Krakatau Steel Minta Impor Baja di Indonesia Diperketat

Krakatau Steel Minta Impor Baja di Indonesia Diperketat

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 19:55 WIB

Proyek Senilai Rp45,2 Triliun di 2016 Sudah Dilelang Tahun Ini

Proyek Senilai Rp45,2 Triliun di 2016 Sudah Dilelang Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 18:11 WIB

Pengamat: KPPU Harus Tuntaskan Penyelidikan Kartel Beras

Pengamat: KPPU Harus Tuntaskan Penyelidikan Kartel Beras

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2015 | 13:20 WIB

Indonesia Selalu Impor Beras, Ini Sebabnya

Indonesia Selalu Impor Beras, Ini Sebabnya

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2015 | 12:31 WIB

Terkini

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:26 WIB

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:23 WIB

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:18 WIB

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:58 WIB