Tahun Ini Wika Beton Targetkan Dapat Kontrak Rp4 Triliun

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 05 Januari 2016 | 21:16 WIB
Tahun Ini Wika Beton Targetkan Dapat Kontrak Rp4 Triliun
Pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi di Desa Telumpanua, Kecamatan Tanete Riau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (25/11). [Antara]

Suara.com - WIKA Beton Tbk menargetkan kontrak baru pada 2016 sekitar Rp4 triliun dengan "carry over" Rp1,7 triliun, seiring dengan optimisme pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.

Keterangan tertulis perseroan yang diterima di Jakarta, Selasa (5/1/2016), menyatakan optimisme pemerintah itu akan makin mendorong pertumbuhan bisnis salah satu anak perusahaan BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. tersebut dengan memasok beragam produk "precast" untuk berbagai sektor pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh pemerintah dan swasta.

Disebutkan bahwa produsen beton pracetak terbesar di seluruh Indonesia, bahkan Asia Tenggara itu menutup perolehan kontrak baru sepanjang 2015 sebesar Rp3,5 triliun atau 34,62 persen lebih tinggi daripada perolehan 2014 yang Rp2,6 triliun serta melebihi proyeksi kontrak baru pada tahun 2015, yaitu sekitar Rp3,2 triliun.

Permintaan kebutuhan beton pracetak pada tahun 2015 mulai menunjukkan pertumbuhan yang baik seiring dengan proyek infrastruktur yang sudah mulai jalan memasuki Triwulan IV. Pemerintah mempercepat kontrak pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur yang sempat tersendat pada triwulan satu, dua, dan tiga.

Sementara itu, perseroan memaksimalkan momentum percepatan pembangunan infrastruktur tersebut secara agresif untuk memperoleh kontrak baru dan meningkatkan utilitas pabrik-pabrik yang dimiliki.

Pada Triwulan IV 2015, WIKA Beton Tbk. berkontribusi pada megaproyek jalur KA Transsumatra. WIKA Beton Tbk. memasok pracetak bantalan jalan rel untuk proyek jalur kereta api Transsumatera sepanjang kurang lebih 140 km, yaitu dari wilayah Banda Aceh--Sumatera Utara--Duri, Dumai. Kontrak yang diperoleh WIKA Beton Tbk. dalam proyek tersebut sekitar Rp160 miliar.

Perseroan menargetkan untuk dapat terus memasok kebutuhan beton pracetak pada proyek jalur kereta api Transsumatra yang direncanakan pemerintah akan dibuat hingga provinsi Lampung dan proyek jalur KA Transsulawesi.

Selain itu, perseroan terus menggarap proyek bangunan gedung yang merupakan inovasi teknologi tinggi yang dikembangkan WIKA Beton Tbk. Saat ini perseroan menggarap proyek bangunan gedung untuk rumah susun TNI Polri di Jakarta, rumah susun pertama di Indonesia yang seluruhnya menggunakan komponen beton pracetak. Dengan menggunakan komponen beton pracetak, penyelesaian pembangunan rumah susun dapat dipercepat dengan kualitas yang lebih terjamin sehingga lebih ekonomis dan lebih efisien.

Disebutkan beberapa daftar proyek baru lainnya yang tengah digarap WIKA Beton Tbk. saat ini, yaitu pembangunan Jembatan Sungai Manggar, Balikpapan; Jembatan Girindulu, Pacitan, Jawa Timur; Tol Bocimi Paket 2 dan 3, Jawa Barat; Jembatan Mamuju Arteri Road, Sulawesi Barat; Renovasi Masjid Baiturrahman, Banda Aceh; dan Jalur Ganda Kroya--Kutoarjo Antara Soka--Prembun.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital

DPR Dorong STIA LAN Bandung Bangun Laboratorium AI dan Big Data untuk Cetak ASN Digital

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:56 WIB

PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS, Target Kantongi Investasi Rp 300 Miliar

PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS, Target Kantongi Investasi Rp 300 Miliar

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 08:03 WIB

LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat

LPDB Kucurkan Rp47 Miliar, Dukung Proyek Fiber Optik Koperasi Pegawai Indosat

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 21:56 WIB

Mudik sebagai Ritual Tahunan dan Politik Infrastruktur Negara

Mudik sebagai Ritual Tahunan dan Politik Infrastruktur Negara

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 19:45 WIB

Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI

Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 06:13 WIB

PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah

PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 23:11 WIB

Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026

Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:19 WIB

PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional

PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:56 WIB

Ada yang Terjerat Sampai Meninggal, DPRD DKI Peringatkan Bahaya Kabel Menjuntai saat Musim Hujan

Ada yang Terjerat Sampai Meninggal, DPRD DKI Peringatkan Bahaya Kabel Menjuntai saat Musim Hujan

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:36 WIB

Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?

Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?

Otomotif | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:02 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB