Bea Cukai: Pengedar Barang Ilegal Lebih Suka Lewat Laut

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 08 Januari 2016 | 19:07 WIB
Bea Cukai: Pengedar Barang Ilegal Lebih Suka Lewat Laut
Ilustrasi perahu di laut (Antara/Iggoy el Fitra)

Suara.com - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan penyelundupan barang ilegal ke Indonesia sering lewat jalur laut dan mendarat lewat pelabuhan-pelabuhan berskala kecil.

“Indonesia ini kan sangat luas, terdiri dari banyak pulau. Banyak pelabuhan-pelabuhan kecil yang berdekatan dengan negara tetangga atau dekat dengan daerah perbatasan, ini dimanfaatkan untuk menyelundupkan barang dari berbagai negara, mereka lewat sana semua,” kata Heru saat menggelar konferensi pers di kantor Ditjen Bea Cukai, Jakarta, Jumat (8/1/2016).

Bea dan Cukai mencatat jumlah kasus penyelundupan barang illegal meningkat hingga 50,7 persen pada 2015.

Heru mengungkapkan sepanjang 2015, sedikitnya terjadi 10 ribu kasus dengan nilai barang selundupan Rp3,7 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 6.640 kasus.

"Jadi untuk penindakan barang ilegal ini cukup meningkat drastis. Meningkat sebesar 50,7 persen dibanding tahun lalu. Ini prestasi yang berhasil dicapai Ditjen Bea Cukai," kata dia.

Heru menambahkan jalur laut masih menjadi andalan para pengedar narkoba untuk memasukkan barang ke Indonesia. Berdasarkan catatan Bea Cukai, penyelundupan narkoba juga meningkat dua kali lipat sejak 2014.

"Penyelundupan narkoba yang ditangkap tahun 2015 sebanyak 699 kilogram narkoba, atau meningkat dua kali lipat di banding tahun 2014 sebanyak 316," katanya.

Merespon masih maraknya kasus penyelundupan, tahun ini Bea Cukai akan meningkatkan pengawasan jalur laut dan bandar udara.

“Sekarang kan sudah masuk MEA, jadi kita terus tingkatkan pengawasan untuk melindungi produk dalam negeri agar tidak kalah bersaing dengan produk dari negara-negara lain,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selundupkan Bibit Lobster, Pejabat KKP Terancam Segera Ditahan

Selundupkan Bibit Lobster, Pejabat KKP Terancam Segera Ditahan

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 11:01 WIB

AS Nilai Indonesia Pengekspor Satwa Langka Terbesar

AS Nilai Indonesia Pengekspor Satwa Langka Terbesar

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 17:10 WIB

Hendak Tunggu Pelanggan, Pengedar Sabu Ini Ditangkap Polisi

Hendak Tunggu Pelanggan, Pengedar Sabu Ini Ditangkap Polisi

News | Selasa, 24 November 2015 | 09:23 WIB

Polres Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Senilai Rp4,2 Miliar

Polres Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Senilai Rp4,2 Miliar

News | Selasa, 24 November 2015 | 06:13 WIB

Nilai Penjualan Satwa Langka Lebihi Perdagangan Senpi Ilegal

Nilai Penjualan Satwa Langka Lebihi Perdagangan Senpi Ilegal

News | Rabu, 18 November 2015 | 21:14 WIB

Terkini

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Over-Explaining di Chat: Takut Salah Paham atau Beban Mental Digital?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

Kemenko PM Ingatkan Santri Jangan Terjebak Pinjol dan Judol: Harta Bukan Tujuan Hidup

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

Beras Fortifikasi Palsu Beredar, Apa Dampaknya bagi Tubuh dan Seberapa Bahaya?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

Kursi DPRD Jakarta Berpeluang Nambah, Baleg DPR Beri Lampu Hijau Revisi UU DKJ

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Cara Mengetahui Elemen Shio dari Tahun Lahir, Cek Angka Terakhirnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Hakim Minta Penjelasan Soal Penyetaraan Pendidikan Gibran: Biar Lebih Gampang Kami Istikharah

Hakim Minta Penjelasan Soal Penyetaraan Pendidikan Gibran: Biar Lebih Gampang Kami Istikharah

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Day Cream Facetology untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Day Cream Facetology untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Sesuai Klaim

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Review Verity: Licik Memainkan Kepercayaan Penonton lewat Banyak Kebenaran

Review Verity: Licik Memainkan Kepercayaan Penonton lewat Banyak Kebenaran

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×