Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hadapi MEA, KapanKerja.com Siap Lahirkan SDM Berkualitas

Adhitya Himawan

Rabu, 17 Februari 2016 | 11:03 WIB
Hadapi MEA, KapanKerja.com Siap Lahirkan SDM Berkualitas
CEO KapanKerja.com William Salim (tengah baju batik kuning) [Dokumen Internal]

Cara konvensional mencari pekerjaan lewat iklan lowongan kerja di media cetak seperti koran, tabloid, majalah, dan lain sebagainya sudah lama ditinggalkan. Kini, pencari lowongan kerja pun cenderung mencari informasi  lowongan pekerjaan secara online lewat media internet, karena lebih praktis, efisien, dan cepat.

Namun sayangnya, tidak semua portal online lowongan kerja menyediakan informasi yang lengkap, gratis. Kini dengan kehadiran portal KapanKerja.com para pencari kerja dapat dengan mudah mencari informasi pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan.

“Kapankerja.com membantu para pelamar pekerjaan untuk mendapatkan informasi seputar lowongan kerja sesuai yang mereka inginkan. Kami menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dengan beragam jenis usaha yang ada diseluruh provinsi dan kota di Indonesia. Jadi cangkupannya sangat luas. Bukan hanya tertuju pada perusahaan besar, skala UMKM pun tetap boleh” ujar William Salim, CEO KapanKerja.com di Jakarta (16/2/2016).

William menyampaikan, KapanKerja.com  visi besarnya adalah membantu masyarakat dan pemerintah dalam mengurangi pengangguran di Indonesia dan mengembangkan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

“KapanKerja.com dibangun berdasarkan keprihatinan atas kurangnya wadah bagi pengusaha UMKM maupun korporasi besar untuk mencari sumber daya manusia yang tepat. Tidak jarang kita dengar fenomena seperti "cari karyawan sekarang susah ya", namun di lain sisi kita juga mendengar "cari kerja sekarang susah ya”. Fenomena ini menjadi asal muasal KapanKerja.com lahir untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan bekerja dan  membantu UMKM menerima talenta yang tepat,” papar William lulusan Macquarie University Sydney.

William berharap ke depannya ada dukungan dari pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menjadi mitra agar bisa menjalin kerjasama melahirkan SDM yang berkompeten karena Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) harus dihadapi dengan keahlian yang matang.

 "Kami juga mengharapkan dukungan pemerintah untuk KapanKerja.com melalui Kementrian Tenaga Kerja dan ini bagian dari mengembangkan ekonomi kreatif yang dicanangkan Presiden Jokowi. Platform ini lahir untuk memantapkan Indonesia  menghadapi persaingan MEA, jangan sampai tenaga kerja lokal tidak ada wadah untuk mencari lowongan pekerjaan karena bersaing dengan tenaga kerja asing yang jelas lebih melek teknologi. Selain itu  perusahaan lokal pun mendapatkan kesempatan untuk  mencari karyawan dengan skala yang lebih luas karena kita tidak kenakan biaya sama sekali,” tuturnya.

Ketika disinggung tetang kesiapan Indonesia di era MEA, William mengatakan salah satu indikator kesiapan Indonesia menghadapi MEA adalah dengan melahirkan SDM berkualitas.

 "Startup dan UMKM di Indonesia bisa bersaing di market global syaratnya hanya satu, diisi oleh SDM yang berkualitas dan berkompeten, itu kuncinya! Dengan lahirnya KapanKerja.com ini "memaksa" setiap pribadi kita bisa menghadapi kompetisi dan membekali diri dengan bekal yang cukup, baik hardskill, maupun softskill. Semoga dengan platform ini, Indonesia bisa terus melahirkan SDM yang handal ke depannya," tutup William yang juga Ketua Bidang Inkubator Asosiasi Pengusaha Digital Indonesia (APDI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Pelemahan Rupiah Bisa Picu PHK Massal, Menaker Buka Suara

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:23 WIB

Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK

Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:46 WIB

Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat

Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB