Suara.com - Tahun lalu tepatnya di bulan april 2015 merupakan peristiwa penyelenggaraan pameran wirausaha yang berlokasi di Taman mini indonesia indah jakarta timur. Dalam acara tersebut dihadiri oleh motivator handal yang cukup dikenal dengan nama Andrie wongso.
Harapannya dalam acara tersebut nantinya dapat mengajak masyarakat umum secara luas untuk berwirausaha membangun sebuah bisnis. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang putus asa karena belum mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan pendapatan bulanan. MEA atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean merupakan ajang bersaing secara sehat antara negara Asean dalam mencari pekerjaan. Sehingga masyarakat dari filipina, china, dan masih banyak lagi dari negara asean yang dapat bekerja di indonesia..
Dengan adanya persaingan bebas dalam hal mencari pekerjaan dengan negara lain tersebut, maka indonesia yang dikenal dengan industri ekonomi kreatif yang bergerak dari usaha-usaha kecil menengah harus dibuat menggeliat.
Tujuannya agar generasi muda saat ini yang masih giat belajar dan berharap besar akan pekerjaan yang layak nantinya tidak akan putus asa bila setelah lulus ternyata belum juga mendapatkan pekerjaan. Mereka dapat menggerakkan usaha kreatif agar dapat menghasilkan suatu nilai jual. Itulah kenapa pentingya memperkenalkan dan menanamkan prinsip-prinsip dalam berwirausaha bahwa menghasilkan uang tidak selalu dari bekerja. Berikut beberapa prinsip kewirausahaan yang dapat diterapkan, antara lain :
1. Memiliki Jiwa Wirausaha
Maksud dari jiwa kewirausahaan adalah memiliki tekad yang kuat untuk berwirausaha dan bukan sekedar mencoba. Ini dikarenakan berwirausaha memiliki berbagai tantangan yang harus dihadapi, mulai dari memilih jenis produk yang akan digeluti di bidang usahanya. Selain itu dari segi memasarkan produk usahanya pun membutuhkan strategi yang matang dan penuh perhitungan. Kemudian sebagai seorang wirausahawan memang harus memiliki keyakinan yang kuat akan usaha yang dijalankan.
Dengan keyakinan tersebut auranya akan terbawa dalam semangat usaha yang dijalankan. Walaupun dihadapkan dengan beragam ujian dan tantangan dalam usaha yang dijalaninya, bila keyakinannya masih tetap teguh akan berhasil, maka tantangan yang dihadapinya akan terasa seperti angin lalu. Oleh karena itu keyakinan yang dimiliki oleh pelaku usaha harus dipertahankan selalu.
Rasa optimis pun juga harus dimiliki oleh para pelaku usaha. Misalkan produk yang dijual memiliki inovasi baru, maka pelaku usaha harus optimis bahwa produk tersebut akan tetap laku keras di pasar. Selain itu juga harus berani bermimpi dan berani mengambil resiko serta tidak merasa cepat puas dalam hal yang telah dilakukan.
2.Memiliki Produk atau Jasa yang Positif
Ini artinya produk atau layanan yang dimiliki dan diberikan kepada konsumen memiliki kesan positif. Sehingga banyak konsumen yang setia membeli produknya karena merasa terpuaskan dengan produk yang dibeli atau jasa yang digunakan.
3. Memanfaatkan Kesempatan Kecil
Dalam hal ini pelaku usaha diajak untuk memanfaatkan kesempatan sekecil apapun agar peluang sukses pun terbuka lebar. Bila kesempatan yang dimaksud belum juga terlihat, maka ciptakan kesempatan tersebut. Oleh karena itu manfaatkan semua kesempatan yang ada sekecil apapun itu, karena bisa jadi Anda tidak mendapatkannya lagi nanti.
4. Kekuatan Dari Modal Usaha
Modal yang dimaksud memang cukup luas maknanya, walaupun secara umum memang modal usaha itu identik dengan keuangan. Keahlian yang dimiliki untuk menunjang usahanya dibidang jasa merupakan salah satu bentuk modal usaha.
5. Memiliki Karakter yang Kuat