Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Perkuat Kerjasama Ekonomi, Jokowi akan Kunjungi Eropa Sepekan

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 11 April 2016 | 17:09 WIB
Perkuat Kerjasama Ekonomi, Jokowi akan Kunjungi Eropa Sepekan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah pejabat, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (22/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan ke sejumlah negara Eropa selama sepekan, yakni Jerman, Inggris, Belgia dan Belanda. Kunjungan Presiden ini memenuhi undangan pemimpin negara-negara tersebut. 
 
"Kunjungan Presiden akan dimulai pada tanggal 18 April dan akan berakhir pada tanggal 22 April." kata Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (11/4/2016).
 
Dia menjelaskan, bahwa Indonesia merupakan negara pertama yang memiliki komprehensif partnership agreement  dengan Uni Eropa. Sehingga sudah sewajarnya apabila fondasi kuat yang sudah dibangun tersebut dapat diejawantahkan di dalam kerjasama kongkrit yang menguntungkan bagi rakyat kedua pihak.
 
"Kunjungan kali ini akan memperkuat kerjasama tradisional strategis yang dimiliki oleh Indonesia dengan Uni Eropa dalam menghadapi tantangan global baru," ujar dia.
 
Data-data yang menunjukan bahwa hubungan Indonesia dengan Uni Eropa cukup kuat, misalnya di dalam perdagangan pada tahun 2015, angka perdagangan kedua negara mencapai USD26,14 miliar. Yang berarti bahwa Uni Eropa merupakan mitra keempat terbesar Indonesia dalam perdagangan luar negeri.
 
"Di bidang investasi, Uni Eropa juga merupakan partner ketiga terbesar dan angka investasi untuk tahun 2015 mencapai USD2,26 miliar," ungkap dia.
 
Kemudian dari segi pariwisata, angka wisatawan mancanegara dari Eropa yang masuk ke Indonesia menunjukkan angka yang hampir mencapai satu juta orang. Oleh sebab itu, beberapa elemen akan diperkuat, pertama kerjasama ekonomi. Menurut dia, penekanan kerjasama ekonomi akan tampak sekali di dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Eropa kali ini, termasuk di dalamnya ada isu yang terkait dengan perdagangan, investasi dan maritim. 
 
"Dari program yang telah kami siapkan sejauh ini, interaksi Presiden dengan kalangan bisnis akan banyak dilakukan dan delegasi swasta akan menyertai Presiden di dalam kunjungan ke Eropa kali ini," terang dia.
 
Elemen kedua, memperkuat kerjasama dalam menanggulangi ekstrimisme dan terorisme. Selain kerjasama, juga menekankan pentingnya untuk terus perkuat toleransi. 
 
"Akhir Minggu lalu saya menerima Mogherini. Dalam pertemuan itu kami juga membahas mengenai masalah kerjasama untuk melawan ekstrimisme, terorisme dan bagaimana kita berupaya untuk memperkuat penyebaran toleransi tersebut. Dan saya ingin mengutip apa yang disampaikan oleh Mogherini yang menegaskan bahwa apabila pesan semacam ini disampaikan Indonesia, maka akan menjadi pesan yang sangat kuat, powerful message," ucap Retno.
 
Dia menambahkan, dalam kunjungan Jokowi ke Eropa tentunya hasil kongkrit berupa due bisnis juga akan dilakukan. Namun sampai saat ini Pemerintah terus bekerja untuk mengkongkritkan hasil-hasil kerjasama ekonomi yang bisa dilakukan, pada saat ini belum bisa disampaikan berapa nilai due bisnis tersebut.
 
"Selain kunjungan yang bersifat bilateral, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan secara penuh dengan Uni Eropa dan untuk pertama kalinya Presiden RI akan melakukan pertemuan dengan tiga Presiden Uni Eropa, yaitu Presiden Dewan Eropa, Presiden Parlemen Eropa dan Presiden Komisi Eropa. Jadi Presiden akan melakukan pertemuan secara terpisah dengan ketiga Presiden tersebut," tutup Retno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:04 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:50 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang

RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:43 WIB

Ravindra Airlangga: Kemitraan IndonesiaUni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen

Ravindra Airlangga: Kemitraan IndonesiaUni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen

DPR | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB