Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas Pemerintah di 2017

Adhitya Himawan

Rabu, 13 April 2016 | 18:53 WIB
Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas Pemerintah di 2017
Menteri Bappenas Sofyan Djalil. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pembangunan proyek-proyek infrastruktur kembali menjadi prioritas kerja pemerintah pada 2017 sehingga alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan diprioritaskan untuk sektor tersebut.

Selain program pembangunan infastruktur, lembaga "think-tank" pemerintah tersebut juga mengusulkan prioritas RKP 2017 menyasar pembukaan secara masif lapangan kerja, pengentasan kemiskinan dan ketimpangan sosial, kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil di Jakarta, Rabu (13/4/2016).

"Untuk pagu anggaran infrastruktur, masih kita bicarakan dengan Menteri Keuangan. Untuk anggaran pembangunan atau nonoperasional itu kita usulkan Rp700 triliun," kata Sofyan dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus).

Sofyan menekankan prioritas pembangunan untuk infrastruktur itu untuk menciptakan efek pengganda ekonomi. Dengan adanya proyek infrastruktur, sektor dunia usaha akan terpacu untuk ekspansi sehingga akan membuka lapangan kerja.

Pembukaan lapangan kerja akan meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga dapat mengurangi jumlah masyarakat miskin. Dengan ada kenaikan pendapatan dan perbaikan ekonomi pada masyarakat miskin, diharapkan tingkat ketimpangan ekonomi berkurang.

Adapun Bappenas masih memasang target yang cukup ambisius untuk 2017. Namun, target itu masih bersifat sementara karena masih dalam pembahasan awal Rakorbangpus.

Tingkat pengangguran ditargetkan dapat berkurang pada 2017 menjadi 5,3-5,6 persen dari posisi di akhir 2015 sebesar 6,18 persen.

Sedangkan, angka kemiskinan 2017 ditargetkan berkurang menjadi 9,5-10,5 persen dari 2015 sebesar 9-10 persen. Adapun tingkat ketimpangan atau gini rasio diharapkan dapat turun ke 3,7 pada 2017 dari level di 2015 sebesar 0,41. Adapun petumbuhan ekonomi 2017 hingga sejauh ini, diproyeksikan sebesar 5,5-2,9 persen.

Instrumen fiskal negara diperkirakan memuat belanja Kementerian/Lembaga di 2017 sebesar Rp849,1 triliun dan belanja non Kementerian/Lembaga sebesar Rp555,7 triliun.

Perubahan Pola Anggaran Dalam RKP 2017 ini, Sofyan mengatakan Bappenas ingn mereformasi pola anggaran dan penylusunan program.

Pemerintah ingin menghapus cara pengalokasikan anggaran berdasarkan fungsi (money follows function) dan menggantinya dengan anggaran berdasarkan program (money follows program).

Perlu diketahui, jika berdasarkan fungsi, alokasi anggaran hanya berdasarkan fungsi satuan kerja masing-masing Kementerian dan Lembaga. Hal itu dinilai sebagai pemborosan dan inefisiensi, karena porsi belanja opersional seperti belanja pegawai akan setara dengan belanja program.

Sofyan mengatakan Bappenas ingin mengarahkan RKP dan APBN 2017 dengan anggaran berbasis program. Dengan begitu, alokasi anggaran yang berasal dari uang masyarakat digunakan sesuai dengan program untuk mencapai tujuan pembangunan.

Mengacu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang disusun Bappenas, pemerintah membutuhkan dana Rp5.519,4 triliun untuk membangun beragam infrastruktur. Meliputi infrastruktur jalan raya, jalur kereta api, pelabuhan, bandara, pembangkit listrik, sarana air bersih, transportasi publik, hingga perumahan.

Dari kebutuhan dana sebesar itu, APBN hanya sanggup menyediakan Rp2.215,6 triliun atau 40,14 persen. Sisanya harus dipenuhi oleh APBD sebesar Rp545,3 atau 9,88 persen, dari sektor BUMN Rp1.066,2 triliun atau 19,32 persen. Terakhir dari sektor swasta sebesar Rp1.692,3 triliun atau 30,66 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bappenas Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 10% lewat Pertanian dan Hilirisasi

Bappenas Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 10% lewat Pertanian dan Hilirisasi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:42 WIB

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:10 WIB

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:20 WIB

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:25 WIB

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

Resmi Jadi Tersangka, Bupati Sirajudin Lasena Minta Maaf ke Warga Bolaang Mongondow Utara

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:28 WIB

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 10:54 WIB

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

Terkini

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

×