Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Muhammad Yasir, Lilis Varwati

Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB
Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!
Petugas mengangkut karung beras di Gudang Bulog Tambak Aji, Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/agr]
baca 10 detik
  • Bapanas memproyeksikan Indonesia mampu memenuhi kebutuhan tujuh komoditas pangan strategis secara mandiri pada tahun 2026 mendatang.
  • Peningkatan stok cadangan beras nasional diprediksi mencapai 16 juta ton sebagai hasil optimalisasi produksi dalam negeri.
  • Pemerintah masih membutuhkan impor untuk komoditas kedelai, bawang putih, dan daging sapi karena produksi lokal belum mencukupi.

Suara.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memproyeksikan ketahanan pangan pokok strategis Indonesia pada tahun 2026 akan ditopang sepenuhnya oleh produksi dalam negeri. Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026, dari 10 jenis komoditas strategis, sebanyak tujuh komoditas diklaim tidak lagi membutuhkan pasokan impor.

Tujuh komoditas tersebut meliputi beras, jagung, bawang merah, cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan gula. Ketahanan stok ini dinilai mampu mencukupi kebutuhan konsumsi nasional sepanjang tahun berjalan.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa performa produksi beras nasional menunjukkan tren yang sangat positif.

Ia menyebut cadangan beras yang akan dibawa ke tahun berikutnya (carry over stock) diprediksi meningkat signifikan.

"Berdasarkan data Proyeksi Neraca Pangan, kita ada minimal 10. Nah beras kita sangat bagus, artinya beras dengan produksi tahun lalu 34,7 juta ton. Kemudian carry over stock tahun kemarin ke tahun ini adalah 12 juta ton. Nah target kita di tahun 2026, kita akan punya carry over stock ke 2027 hingga 16 juta ton. Ini besar sekali," ujar Ketut di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Secara teknis, proyeksi stok beras akhir 2026 dihitung dari stok awal tahun sebesar 12,4 juta ton ditambah produksi domestik 34,7 juta ton, kemudian dikurangi kebutuhan konsumsi tahunan sebesar 31,1 juta ton.

Untuk menjaga stabilitas tersebut, Perum Bulog ditugaskan mengoptimalkan penyerapan gabah langsung dari hasil panen petani lokal.

"Cadangan beras kita di Bulog sekarang ini mencapai lebih 4 juta ton. Kita akan menyerap lagi sampai 4 juta ton. Artinya dari sisi produksi, gabahnya sangat bagus," katanya.

Selain sektor perberasan, Bapanas mengklaim Indonesia telah mencapai swasembada jagung pakan sejak penghentian impor pada 2025. Ketahanan serupa juga terjadi pada komoditas protein hewani dan bumbu dapur utama.

baca juga

"Kemudian kita juga punya cadangan jagung yang bagus. Jagung pakan kita sudah swasembada. Kemudian daging ayam kita kuat. Telur kita kuat. Cabai kita kuat. Bawang merah kita kuat," paparnya.

Meski demikian, Bapanas mengakui masih terdapat tiga komoditas yang memerlukan impor untuk memenuhi kebutuhan nasional, yakni kedelai, bawang putih, dan sebagian kecil daging sapi.

"Kita hanya mengimpor dua atau tiga yang dominan. Kedelai dan bawang putih. Lalu daging sapi tapi tidak dominan," ungkap Ketut.

Menindaklanjuti ketergantungan pada tiga item tersebut, pemerintah saat ini tengah memacu program peningkatan produksi dalam negeri, termasuk untuk sektor susu.

Bapanas optimis bahwa kekuatan stok pangan nasional di tahun 2026 akan menjadi fondasi kuat bagi kedaulatan pangan Indonesia di masa depan.

"Tentu kekuatan kita, stok kita relatif sangat bagus di tahun 2026 ini dan mudah-mudahan ke depan juga semakin kuat kita," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:45 WIB

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:52 WIB

Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET

Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×