Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

BPS Klaim Ketimpangan Kaya dan Miskin Turun Tipis

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 18 April 2016 | 13:17 WIB
BPS Klaim Ketimpangan Kaya dan Miskin Turun Tipis
Aktivitas warga yang tinggal di kolong flyover Kampung Lodan, Jakarta, Selasa (5/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks rasio gini atau angka ketimpangan pengeluaran penduduk di Indonesia September 2016 mengalami penurunan sebesar 0,01 poin jika dibandingkan pada Maret 2015 0,41 poin menjadi 0,40 poin.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, dengan adanya penurunan angka ketimpangan pendapatan di masayarakat ini menunjukkan bahwa adanya kenaikan pendapatan yang dialami oleh berbagai kalangan penduduk di Indonesia.

“Ada perbaikan karena ada penurunan 0,01 poin ini terjadi untuk semua kalangan. Kita harapkan tentunya agar terus menurundari sekarang biar tidak ada ketimpangan,” kata Suryamin saat menggelar konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2016).

Suryamin menjelaskan, penurunan rasio gini di perkotaan pada September 2015 sebesar 0,01 poin dari 0,43 pada Maret 2015 menjadi 0,42 pada September 2015. Selain itu,lanjut Suryamin, rasio gini di pedesaan pada September 2015 tercatat sebesar 0,33 angka ini menurutnya tidak mengalami perubahan jika dibandingkan pada Maret 2015.

Selain itu, lanjut Suryamin, pada periode Maret hingga September 2015 distribusi pengeluaran kelompok masyarakat berpenghasilan rendah sebesar 40 pesen menunjukkan adanya perbaikan. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan pengeluaran yang mengalami kenaikan pada September 2015 sebesar 17,45 persen dibandingkan Maret 2015 hanya 17,1 persen.

"Kemudian, untuk berpengeluaran menengah ini mengalami kenaikan, dari 34,65 pada Maret 2015 menjadi 34,70 pada September 2015,” katanya.

Sementara itu, untuk 20 persen masyarakat yang memiliki porsi pengeluaran tinggi justru mengalami penurunan dari Maret 2015, yang tercatat 48,25 persen menjadi 47,84 persen pada September 2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Dunia Akui Penghindaran Pajak Timbulkan Kemiskinan

Bank Dunia Akui Penghindaran Pajak Timbulkan Kemiskinan

Bisnis | Jum'at, 15 April 2016 | 14:36 WIB

INDEF Keberatan Pada Ekstensifikasi Cukai Produk Elastis

INDEF Keberatan Pada Ekstensifikasi Cukai Produk Elastis

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 16:32 WIB

Ini Alasan Jokowi Jadikan Brebes Contoh Pengentasan Kemiskinan

Ini Alasan Jokowi Jadikan Brebes Contoh Pengentasan Kemiskinan

Bisnis | Senin, 11 April 2016 | 16:40 WIB

Pemerintah: Hanya 3 juta Pelanggan Layak Terima Subsidi Listrik

Pemerintah: Hanya 3 juta Pelanggan Layak Terima Subsidi Listrik

Bisnis | Senin, 11 April 2016 | 12:31 WIB

Brebes Akan Jadi Kota Percontohan Pengentasan Kemiskinan

Brebes Akan Jadi Kota Percontohan Pengentasan Kemiskinan

Bisnis | Kamis, 31 Maret 2016 | 12:48 WIB

Angka Kemiskinan di DKI Jakarta Terus-menerus Meningkat

Angka Kemiskinan di DKI Jakarta Terus-menerus Meningkat

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2016 | 10:19 WIB

Target Pajak Tercapai Dirasa Percuma Jika Masyarakat Tetap Miskin

Target Pajak Tercapai Dirasa Percuma Jika Masyarakat Tetap Miskin

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2016 | 12:38 WIB

Kesenjangan Makin Besar, JK: Ini Sudah 'Lampu Kuning'

Kesenjangan Makin Besar, JK: Ini Sudah 'Lampu Kuning'

Bisnis | Sabtu, 13 Februari 2016 | 13:11 WIB

Sofyan Djalil Minta Pemda Proaktif Perangi Kemiskinan

Sofyan Djalil Minta Pemda Proaktif Perangi Kemiskinan

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 13:38 WIB

Menteri Bappenas Akui Problem Kemiskinan Amat Kompleks

Menteri Bappenas Akui Problem Kemiskinan Amat Kompleks

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 13:32 WIB

Terkini

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB