Di Era Kapitalis, Bisnis Syariah Dinilai akan Ciptakan Keadilan

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 15 Mei 2016 | 13:50 WIB
Di Era Kapitalis, Bisnis Syariah Dinilai akan Ciptakan Keadilan
Kantor Pusat Bank Syariah Mandiri di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kombinasi bisnis syariah menjadi hal yang sangat penting untuk diterapkan. Hal ini mengingat persaingan ekonomi di era kapitalis. Kombinasi bisnis syariah dapat menjadi spirit bagi pelaku bisnis yang melakukan penggabungan usaha untuk dapat menjadi  rahmat bagi sekitarnya (rahmatan lil 'alamiin). Pandangan ini dikemukakan Wakil Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Komda Malang, Imam Subekti, Ph.D, Ak., CA., pada acara Accounting Study Club (ASC) 2016 di Aula Rektorat lantai 5 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Minggu (15/05/2016).

“Dominasinya kapitalisme dalam persaingan ekonomi justru menciptakan ketidakadilan. Karena itulah kombinasi bisnis syariah menjadi penting diterapkan untuk menciptakan keadilan,” kata Imam dalam keterangan resmi, Minggu (15/5/2016).
 
Akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim, Dr.H.Ahmad Djalalluddin, LC,MA menegaskan  bahwa kombinasi bisnis/penggabungan usaha menjadi fenomena dan realitas yang tengah terjadi dalam dunia bisnis dewasa ini. Menurutnya, kombinasi bisnis lahir dari rahim kapitalis di tengah-tengah persaingan bisnis, namun, ternyata para pengusaha muslim nantinya juga akan melakukan penggabungan usaha itu yang harus dilaksanakan secara syariah.

“Islam memberi solusi, bahwa dalam melakukan penggabungan usaha pihak-pihak yang terlibat harus berlaku adil dan tidak mendzolimi pihak yang lain,” ucap Ahmad dalam kesempatan yang sama. 

Dijelaskan Ahmad, kombinasi bisnis syariah dapat diwujudkan dengan akad hiwalah dan ijarah. Hiwalah berupa mengalihkan hak dan kewajiban kepada pihak lain. Hal ini berimplikasi bila pihak kreditur keberatan, maka perlu dilakukan perhitungan terhadap aset perusahaan lama. Sedangkan implikasi bagi debitur, lanjut dia, adalah bahwa hak atas piutang akan beralih ke perusahaan baru. Sementara akad ijarah terdiri dari ijarah 'amal dengan karyawan dan ijarah barang.

“Ijarah 'amal dengan karyawan memberi implikasi bahwa berakhirnya perusahaan lama tidak mengakhiri akad ijarah dengan pekerja sehingga masih memberikan perlindungan kepada buruh serta menciptakan stabilitas sosial ekonomi. Sedangkan praktik ijarah barang diwujudkan berupa kontrak sewa atas barang/tempat yang beralih haknya dari perusahaan lama kepada perusahaan baru,” terang dia.

Ketua Jurusan Akuntansi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Nanik Wahyuni, SE., M.Si., mengatakan bahwa topik yang dipilih dalam Accounting Study Club (ASC) 2016 ini sejalan dengan visi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yaitu mengintegrasikan antara bidang keilmuan sains (umum) dan syariah.

"Semangat mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu umum, termasuk akuntansi, menjadi motivasi tersendiri bagi civitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan diskusi keilmuan yang meningkatkan khasanah ilmu seperti ASC ini,” ujarnya.

Nanik mengungkapkan, tantangan praktek kombinasi bisnis ke depan adalah kombinasi bisnis tersebut harus sejalan dengan nilai-nilai Islam, yaitu praktek bisnis yang berujung pada kemaslahatan ummat. Dimana kemaslahatan ummat dapat terwujud apabila prinsip keadilan dan saling ridho selalu dikedepankan dalam praktek bisnis.

Diketahui, ASC 2016 ini diikuti oleh 200 peserta dari 11 perguruan tinggi se- Malang Raya. ASC terselenggara atas kerjasama Anggota Muda IAI Wilayah Jawa Timur Komisariat Daerah Malang dengan Jurusan Akuntansi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. ASC kali ini merupakan yang ketiga kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2015 di Universitas Negeri Malang dan Universitas Widyagama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Link CCTV Malang Live Mudik Lebaran, Pantau Kondisi Jalan Real-Time

Link CCTV Malang Live Mudik Lebaran, Pantau Kondisi Jalan Real-Time

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:14 WIB

Berapa Estimasi Saldo E-Toll untuk Perjalanan Jakarta ke Malang?

Berapa Estimasi Saldo E-Toll untuk Perjalanan Jakarta ke Malang?

Otomotif | Minggu, 15 Maret 2026 | 09:02 WIB

Importir Bawang Bombay Mini Ditangkap Polisi di Malang, Ratusan Karung Diamankan!

Importir Bawang Bombay Mini Ditangkap Polisi di Malang, Ratusan Karung Diamankan!

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:13 WIB

Realitas Sosial Jalan Muharto: Wajah Lain Malang yang Jarang Terlihat

Realitas Sosial Jalan Muharto: Wajah Lain Malang yang Jarang Terlihat

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:00 WIB

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Kuasai 60 Persen Populasi, Gen Z dan Milenial Jadi 'Kunci' Masa Depan Asuransi Syariah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:26 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Sport Tourism, Event Half Marathon di Malang Targetkan 7.000 Pelari

Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Sport Tourism, Event Half Marathon di Malang Targetkan 7.000 Pelari

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:23 WIB

Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif

Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif

Bisnis | Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:40 WIB

Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 18:16 WIB

New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga

New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:11 WIB

Garap Potensi Ekonomi Ramadan dengan Memperluas Akses Ekonomi Syariah

Garap Potensi Ekonomi Ramadan dengan Memperluas Akses Ekonomi Syariah

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:25 WIB

Terkini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:28 WIB