Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Ini Gaya Unik Jokowi untuk Menarik Investor Korsel

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Senin, 16 Mei 2016 | 10:30 WIB
Ini Gaya Unik Jokowi untuk Menarik Investor Korsel

Di hadapan para pengusaha Korea Selatan, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa dirinya merupakan fans Negeri Ginseng. Presiden Jokowi juga memberitahukan kepada hadirin bahwa bukan hanya dirinya yang mengaku fans Negeri Ginseng tersebut, namun juga anaknya, Kahiyang Ayu.

Pengakuan tersebut disampaikannya pada saat Presiden memberikan pidato kunci dalam forum bisnis "Morning Tea with President Jokowi" di Berkeley Suite, Hotel Lotte, Seoul, Korea Selatan, Senin (16/5/2016). 

"Jadi, Anda semua memiliki dua orang fans di Jakarta, saya dan anak saya," ujarnya dalam pidato yang disampaikan dalam bahasa Inggris di hadapan para pengusaha Korea Selatan.

Bukan tanpa alasan Presiden Joko Widodo mengaku bahwa dirinya ialah seorang fans dari Negeri Ginseng. Beliau mengagumi semangat kerja dari orang-orang Korea Selatan. Dalam forum tersebut, Presiden menceritakan bahwa dirinya pernah menghabiskan waktu selama 22 tahun sebagai produsen dan eksportir furnitur. 

"Saya mempekerjakan manager pabrik berkewarganegaraan Korea. Dalam tiga tahun, ia meningkatkan produktivitas pabrik saya dua kali lipat. Dua kali lipat!" ceritanya penuh semangat.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menunjukkan sebuah foto yang ditampilkan di layar lebar sembari menceritakan siapa yang ada di foto tersebut. 

"Saya memiliki seorang anak perempuan, namanya Kahiyang Ayu. Saya menemaninya ketika menonton konser Shinee dua tahun lalu. Ini Ayu, saya, bersama Choi Min-ho (anggota Shinee)," terangnya sambil menunjukkan foto tersebut semasa beliau masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

Setelah memberikan sambutan hangat kepada para pengusaha Korea, Presiden Jokowi pun menjelaskan kepada para pengusaha Korea Selatan bahwa Indonesia menurutnya telah memiliki perekonomian yang stabil. Jokowi kemudian menyampaikan bagaimana pemerintah Indonesia mengusahakan kestabilan ekonomi tersebut, yakni pembangunan infrastruktur.

"Pemerintahan kami meluncurkan program pembangunan infrastruktur terbesar dalam sejarah negeri kami. Anda dapat tanyakan para jurnalis di Indonesia, tanyakan pada duta besar. Saya percaya mereka semua akan terkejut melihat pembangunan di Indonesia," ujarnya menjelaskan.

Namun demikian, Jokowi menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia masih akan terus melaksanakan pembangunan infrastruktur, setidaknya hingga tahun 2019 mendatang. Ia menyebutkan satu per satu target pembangunan infrastruktur yang masih terus berjalan.

"Pembangkit listrik 35 Gigawatt, 163 pelabuhan baru, 621 mil jalan tol baru, 2024 mil rel kereta baru, sistem irigasi untuk 1 juta hektar lahan, dan 49 bendungan untuk mendukung sistem irigasi tersebut," sebut Jokowi meyakinkan.

Lebih jauh, Jokowi melanjutkan bahwa pembangunan tersebut hanya dapat terjadi bila Indonesia mereformasi ekonominya. Presiden memaparkan mengenai kebijakan ekonomi pemerintah yang menderegulasi hampir semua aturan-aturan penghambat investasi di Indonesia. 

"Sejak saat itu kami telah mengeluarkan 12 paket kebijakan yang mencakup port clearance (ijin berlayar) yang lebih cepat, biaya listrik yang lebih rendah untuk industri, penerbitan daftar negatif investasi, dan banyak reformasi lainnya," tandasnya.

Jokowi juga meyakinkan kepada para pengusaha Korea Selatan untuk dapat berinvestasi di Indonesia karena pemerintah bertekad akan terus memperbaiki iklim investasi di Indonesia. "Saya akan terus mereformasi, saya akan terus menyederhanakan perizinan, saya akan membuat perekonomian Indonesia menjadi lebih terbuka," kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden Jpkowi pada forum bisnis ini, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala BKPM Franky Sibarani, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional Sutrisno Bachir dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea John A. Prasetio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Momen Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana Merdeka

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 17:27 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI

BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:14 WIB

Bandingkan Kunjungan Presiden di Jember, Ucapan Dewi Perssik Soal Bencana Aceh Tuai Kritik Pedas!

Bandingkan Kunjungan Presiden di Jember, Ucapan Dewi Perssik Soal Bencana Aceh Tuai Kritik Pedas!

Entertainment | Senin, 22 Desember 2025 | 17:52 WIB

Menperin Sebut Investasi Asing Menguat ke Industri Manufaktur

Menperin Sebut Investasi Asing Menguat ke Industri Manufaktur

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 20:59 WIB

Disentil Prabowo Gegara Siswa Turun ke Jalan, Pemkab Bantul Beri Penjelasan

Disentil Prabowo Gegara Siswa Turun ke Jalan, Pemkab Bantul Beri Penjelasan

News | Rabu, 19 November 2025 | 19:42 WIB

Dukung Langkah Prabowo Setop Tradisi Kerahkan Siswa saat Penyambutan, KPAI Ungkap Potensi Bahayanya

Dukung Langkah Prabowo Setop Tradisi Kerahkan Siswa saat Penyambutan, KPAI Ungkap Potensi Bahayanya

News | Rabu, 19 November 2025 | 17:55 WIB

Potret Janja Da Silva, Ibu Negara Brazil Cek Ombak Program MBG di Jakarta

Potret Janja Da Silva, Ibu Negara Brazil Cek Ombak Program MBG di Jakarta

Foto | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

×