Cara Mengelola Uang Agar Bisa Bayar Utang

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 01 Juni 2016 | 09:09 WIB
Cara Mengelola Uang Agar Bisa Bayar Utang
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Utang ibarat pedang bermata dua, bisa menjadi penolong bisa jadi mencelakakan kita.

Jika perencanaan keuangan Anda bagus, maka utang bisa jadi solusi penolong bagi kebutuhan dana. Namun jika rencana keuangan Anda tidak berjalan dengan baik atau bahkan tidak punya rencana, maka kondisi terlilit utang siap mengancam.

Hal yang paling utama yang harus Anda sadari adalah, utang itu tidak pernah menjadi solusi permanen alias hanya untuk penyelesaian masalah sementara. Maka dari itu jangan sampai pernah senang berutang dan segera untuk memikirkan untuk melunasinya.

Prioritaskan utang untuk segera dilunasi dan jangan sampai menunda-nunda. Dengan menunda-nunda bisa dapat dipastikan itu akan menjadi beban yang lebih berat dikemudian hari.

Jika tidak ingin mengalaminya, mari kita simak tips untuk sesegera mungkin memperbaiki kondisi keuangan agar bisa segera melunasi utang.

1. Kenali Jenis Utang Anda
Kalau kita lihat dari segi kenyataan di kehidupan sehari-hari, utang merupakan salah satu solusi bagi sebagian besar orang dalam hidup ini.
Terlepas dari itu, yang patut Anda pertanyakan adalah kenapa dan untuk apa Anda berutang. Apakah itu sebagai strategi untuk mendukung keadaan atau itu hanya sebagai pelampiasan untuk memenuhi kebutuhan tersier.

Dalam hal ini kami mengajak Anda meneliti tentang jenis utang yang diambil selama ini. Ada jenis utang yang produktif dan ada jenis utang yang cenderung konsumtif.

2. Sadari Kembali Seberapa Kekuatan Penghasilan Anda

Ketika berutang, apakah penghasilan Anda sama, lebih besar atau lebih kecil dari jumlah cicilan utang? Cari masukan dari siapa saja untuk menemukan solusi. Kalau diperlukan konsultasikan kondisi tersebut kepada ahlinya bila memang utang tersebut jumlahnya lebih banyak dari penghasilan Anda.

Cari tahu pos mana yang bisa “dikorbankan” untuk membantu penyelesaian utang tersebut. Setelah Anda menemukannya, maka segera bayar utang tersebut dan jadikan sebagai prioritas utama.

Seperti yang telah dijelaskan jika Anda memiliki kesempatan membayar utang, maka segera bayar dan lunasi. Kalau Anda menunda-nundanya, dapat dipastikan itu akan menambah rasa gelisah, susah, dan beban yang semakin berat dikemudian hari, karena Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok atau lusa.

3. Jangan Takut Menghitung Utang
Terkadang kalau kita sudah berutang, maka ada rasa kegelisahan tersendiri, dan itu membuat kita cenderung mencari alasan agar terlupa sesaat tentang masalah tersebut. Mulai saat ini setop melakukan hal itu dan mulailah bersikap berani.

Tulis semua utang yang Anda miliki, kalau perlu buat catatan khusus utang dan bacalah baik-baik. Dari sini Anda bisa menentukan prioritasnya, mana yang harus didahulukan dan mana yang masih bisa ditunda. Utamakan melunasi utang yang memiliki risiko besar, seperti utang di bank.

4. Pertimbangkan Kembali Jika Ingin (Kembali) Berutang

Apakah Anda ingin berutang untuk kebutuhan konsumtif? Sebenarnya utang untuk tujuan ini cenderung lebih berisiko. Kalaupun ingin tetap mengambilnya, mungkin hanya satu kata yang bisa mewakili untuk hal ini yaitu, hati-hati!

Kata hati-hati di sini bukan berarti melarang Anda berutang, akan tetapi cenderung menekankan untuk memiliki strategi pengelolaan keuangan yang kuat. Misalnya, Anda akan selalu butuh utang untuk mengembangkan usaha, dan itu sah-sah saja dengan syarat Anda harus mempunyai manajemen keuangan yang kuat. Dengan begitu, ketika Anda berutang, dapat segera dilunasi tepat waktu.

5. Saatnya Mengubah Kebiasaan
Sebuah solusi pasti untuk mengelola uang agar bisa membayar utang adalah mengubah kebiasaan. Jika ingin hasil yang instan, maka Anda juga harus mampu mengubah kebiasaan secara instan juga. Ubah kebiasaan mulai detik ini dan jangan menunggu kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di detik atau bahkan menit berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Menabung dari Penghasilan Tidak Tetap

Cara Menabung dari Penghasilan Tidak Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 08:35 WIB

5 Cara Kelola Uang Agar Masa Pensiun Sejahtera

5 Cara Kelola Uang Agar Masa Pensiun Sejahtera

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 08:11 WIB

Beberapa Alasan Mengapa Orang Memilih Kartu Kredit Syariah

Beberapa Alasan Mengapa Orang Memilih Kartu Kredit Syariah

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 09:11 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB