Menkeu Akui Ekonomi Global 2017 Masih Dihantui Ketikdapastian

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:43 WIB
Menkeu Akui Ekonomi Global 2017 Masih Dihantui Ketikdapastian
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. [suara.com/Oke Atmaja]

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memperkirakan tantangan perekonomian global pada 2017 tidak jauh berbeda dengan saat ini, yaitu ketidakpastian di berbagai negara maju maupun berkembang.

"Kami sepakat sepertinya tidak ada sesuatu yang spektakuler secara global, artinya tantangan global tahun depan kira-kira tidak jauh beda dengan tahun ini," kata Bambang saat mengikuti rapat kerja pemerintah dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Bambang mengatakan perekonomian global masih didominasi oleh perekonomian Cina yang menurun, ketidakpastian kenaikan suku bunga acuan AS (Fed Fund Rate) dan gejolak di Eropa pasca hasil referendum Inggris yang keluar dari EU.

 "Paling kemungkinan hanya harga komoditas yang sedikit lebih baik dari tahun ini," ujarnya.

Namun, ia meyakini perekonomian nasional bisa menghadapi tekanan global tersebut karena pemerintah segera mendapatkan dana dari repatriasi modal maupun deklarasi aset program pengampunan pajak untuk menggerakkan roda perekonomian.

Menurut Bambang, program "tax amnesty" tersebut akan memberikan kontribusi nyata pada sektor investasi, yang selama ini menjadi salah satu pendukung utama pertumbuhan ekonomi, selain konsumsi rumah tangga.

"Kami mempunyai optimisme kalau repatriasi dari 'tax amnesty' ini berjalan, dan banyak yang memasukkan dana pada periode November Desember, maka dampak terbesar bukan di 2016 tapi 2017, khususnya sektor investasi," katanya.

Secara keseluruhan, ia mengatakan sektor investasi yang meningkat bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional untuk tumbuh pada perkiraan angka batas bawah asumsi makro 5,3 persen-5,9 persen pada 2017.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2016 akan menjadi titik balik perekonomian nasional untuk kembali tumbuh sesuai potensinya, setelah pemerintah membuat kebijakan fiskal ekspansif pada 2015.

Menurut dia, hasil dari kebijakan fiskal tersebut mulai terlihat, ketika pertumbuhan ekonomi 2015 tercatat mencapai 4,8 persen, dan pada triwulan I-2016 mencapai 4,92 persen, atau terdapat angka peningkatan yang cukup lumayan.

"Untuk itu, asumsi pertumbuhan ekonomi 2016 adalah 5,2 persen atau lebih tinggi dari realisasi 2015 sebesar 4,8 persen, karena tahun ini saja triwulan I sudah 4,9 persen. Kami meyakini titik beloknya sudah kelihatan, tapi ini memerlukan waktu untuk naik," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,9 Persen

Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,9 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 14:49 WIB

Brexit Berdampak Kecil Pada Pertumbuhan Ekonomi Eropa

Brexit Berdampak Kecil Pada Pertumbuhan Ekonomi Eropa

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 09:30 WIB

Kebijakan Tax Amnesty akan Mulai Efektif Setelah Lebaran

Kebijakan Tax Amnesty akan Mulai Efektif Setelah Lebaran

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 12:48 WIB

Disahkan, Esok Pemerintah Mulai Sosialisasi UU Tax Amnesty

Disahkan, Esok Pemerintah Mulai Sosialisasi UU Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 16:02 WIB

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2,2 Persen

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2,2 Persen

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 07:33 WIB

Pemerintah Berencana Bentuk Kawasan Tax Haven di Indonesia

Pemerintah Berencana Bentuk Kawasan Tax Haven di Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 07:03 WIB

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:38 WIB

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2016 Bisa 5,4 Persen

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2016 Bisa 5,4 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 07:23 WIB

Gelar Buka Bersama, Jokowi Cerita Kondisi Ekonomi Dunia Lagi Lesu

Gelar Buka Bersama, Jokowi Cerita Kondisi Ekonomi Dunia Lagi Lesu

Bisnis | Selasa, 14 Juni 2016 | 18:44 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Realistis

Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Realistis

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2016 | 10:49 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB