Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

IEA Dorong Indonesia Lakukan Reformasi Sektor Energi

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 19 Juli 2016 | 19:12 WIB
IEA Dorong Indonesia Lakukan Reformasi Sektor Energi
Menteri ESDM Sudirman Said dalam konferensi pers terkait Blok Masela di Jakarta, Kamis (24/3/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, pada hari ini, Selasa (19/7/2016), menghadiri peluncuran Laporan Khusus Energi dan Polusi Udara yang merupakan World Energy Outlook (WEO) 2016 oleh International Energy Agency (IEA) di Hotel Kempinski, Jakarta. Laporan ini khusus menyoroti skenario IEA dalam menyediakan akses energi yang lebih bersih secara luas dan berkelanjutan melalui teknologi yang sudah ada dan kebijakan energi yang terbukti keefektifannya. Energi yang lebih bersih ini akan berpotensi menurunkan dampak negatif polusi udara hingga 50 persen di tahun 2040. 

Buruknya kualitas udara menyebabkan kematian bagi 6,5 juta jiwa per tahunnya, dan mayoritas dialami kota-kota di di Asia dan Afrika. Angka ini akan terus meningkat drastis bila tidak ada tindakan bersama menuju energi bersih. Dalam laporan IEA disebutkan bahwa transformasi sektor energi yang lebih luas sama artinya dengan pemenuhan kebutuhan energi dari sumber-sumber yang tidak mengeluarkan polutan ke udara, seperti matahari, air, dan angin. Sisanya bisa berasal dari gas alam, yang menghasilkan polusi udara lebih sedikit bila dibandingkan dengan bahan bakar fosil atau biomassa.

Dalam mempresentasikan laporannya, Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, mengatakan, “IEA mendukung Pemerintah Indonesia untuk terus melakukan reformasi sektor energi dan siap membantu berbagai inisiatif penting Menteri Sudirman Said dalam mendorong rasionalisasi subsidi energi, mempercepat pengembangan energi terbarukan, dan mempromosikan efisiensi energi.”

Dukungan IEA tersebut sebagai bentuk apresiasi dunia internasional kepada inisiatif dan upaya Pemerintah Indonesia dalam mengendalikan polusi udara di sektor energi. "Bicara mengenai polusi udara maka erat kaitannya dengan kualitas udara. Kualitas udara akan membaik apabila energi yang kita gunakan semakin bersih," jelas Menteri Sudirman.

Sebagai bagian dari komunitas global energi bersih, Menteri ESDM Sudirman Said menjelaskan bahwa Indonesia serius dalam pengembangan energi bersih melalui reformasi di sektor energi untuk menjamin kedaulatan energi. "Reformasi energi tersebut bertumpu kepada tiga pilar, yaitu mempromosikan tata kelola pemerintahan yang transparan, dapat dipertanggungjawabkan, adil, dan mandiri; membangun kapasitas nasional melalui difusi teknologi, akurasi data dan informasi, serta pelibatan sektor swasta; dan ketiga, mempersiapkan pemimpin yang profesional dan sumber daya manusia yang dapat memastikan terus berlangsungnya reformasi, dan mempromosikan perubahan manajemen di internal sektor energi. Selain itu, percepatan pengembangan energi terbarukan membutuhkan komunikasi efektif, pemantauan secara ketat, dan penegakan hukum,” jelas Menteri Sudirman Said dalam keterangan resmi, Selasa (19/7/2016).
 
Memastikan ketersediaan energi bersih yang terjangkau untuk Indonesia bukan lah perkara mudah, terutama karena tantangan geografis dan infrastruktur ketenagalistrikan yang belum siap untuk menerangi 17 ribu pulau-pulau yang ada di Indonesia. Hingga 2025, Indonesia berambisi untuk meningkatkan sumber energi bersih dan terbarukan sampai dengan 25 persen – dari yang awalnya 6 persen di tahun 2015. Meningkatnya permintaan listrik di Indonesia tidak dapat hanya difasilitasi dengan sumber energi bersih dan terbarukan saja, tetapi juga tetap didukung oleh bahan bakar fosil dengan melaksanakan prinsip efisiensi energi.

Indonesia butuh kerangka hukum dan kebijakan yang kuat. Oleh karena itu, kerja sama antar kementerian/lembaga perlu dilakukan dan tidak terbatas pada sektor energi, termasuk melibatkan negara-negara ASEAN dan Asia Pasifik. Beberapa waktu yang lalu Pemerintah Indonesia juga mempromosikan mekanisme pendanaan yang inovatif untuk menarik investasi di energi bersih dan terbarukan, dan mengembangkan Clean Energy Center of Excellence untuk mendorong adopsi dan difusi teknologi energi bersih dan terbarukan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Saat ini dari sekitar 1,2 miliar penduduk dunia yang belum terjangkau oleh jaringan listri, 30 juta penduduk di antaranya terdapat di Indonesia.  "Orang-orang tersebut akses kepada energi rendah, kualitas hidupnya juga rendah, karena harus masak dengan kayu bakar, tidak cukup penerangan, fasilitas kesehatan terbatas, dan kita prihatin dengan kondisi mereka," ungkap Sudirman. Lebih lanjut Menteri Sudirman menegaskan bahwa untuk memastikan semua penduduk Indonesia mendapatkan akses energi pada tahun 2020, Program Indonesia Terang – yang menargetkan akan melistriki 12.659 desa – sangat penting karena menggunakan sumber energi bersih dan terbarukan.

Konstalasi di atas menunjukkan betapa pentingnya sektor energi. Oleh karena itu energi sudah semestinya diurus dengan baik dan harus konsisten kepada jalurnya (khittahnya), yaitu pada pandangan-pandangan strategis dan berjangka panjang. "Energi hanya bisa dipenuhi kalau hanya diluruskan kalau kita melakukan pendekatan strategis. Pendekatan strategis adalah pendekatan yang mengedepankan kebutuhan jangka panjang seperti kedaulatan, keberlanjutan (sustainability) dan menyediakan akses energi bagi seluruh rakyat,” tegas Sudirman.

Lebih lanjut Menteri Sudirman menambahkan bahwa Kementerian ESDM saat ini sedang berusaha keras, untuk mengembalikan semua usaha-usaha pembangunan sektor energi dari mulai visi, strategi, dan produksi dan master plan nya supaya back on track. "Back on track  itu apa? Yaitu semata-mata didedikasikan kpada kepentingan rakyat,"  pungkas Menteri Sudirman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri ESDM Tempatkan Patriot Energi di 150 Desa Terpencil

Menteri ESDM Tempatkan Patriot Energi di 150 Desa Terpencil

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 11:57 WIB

Pemerintah Bikin Peta Jalan Pengembangan Energi Nuklir

Pemerintah Bikin Peta Jalan Pengembangan Energi Nuklir

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 09:42 WIB

BKPM: Perusahaan AS Kepincut Investasi Energi Baru di Indonesia

BKPM: Perusahaan AS Kepincut Investasi Energi Baru di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2016 | 11:03 WIB

Proyek Kilang LNG Tangguh Train 3 Capai Keputusan Akhir

Proyek Kilang LNG Tangguh Train 3 Capai Keputusan Akhir

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 18:58 WIB

Pemerintah Perpanjang Kontrak Migas di Lematang

Pemerintah Perpanjang Kontrak Migas di Lematang

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 15:03 WIB

Tahun Ini Indonesia Teken 6 Proyek Migas dengan Timur Tengah

Tahun Ini Indonesia Teken 6 Proyek Migas dengan Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:13 WIB

Keputusan Pencabutan Subsidi Listrik di Tangan Presiden Jokowi

Keputusan Pencabutan Subsidi Listrik di Tangan Presiden Jokowi

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2016 | 14:44 WIB

Lima Perusahaan Energi Terbarukan Inggris akan Investasi di RI

Lima Perusahaan Energi Terbarukan Inggris akan Investasi di RI

Bisnis | Sabtu, 04 Juni 2016 | 11:57 WIB

Pertamina dan National Iranian Oil Resmi Teken Jual Beli LPG

Pertamina dan National Iranian Oil Resmi Teken Jual Beli LPG

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 11:02 WIB

Saudi Aramco Sudah Mulai Engineering Kilang Minyak Cilacap

Saudi Aramco Sudah Mulai Engineering Kilang Minyak Cilacap

Bisnis | Senin, 23 Mei 2016 | 00:01 WIB

Terkini

Setoran Pajak Digital Tembus Rp 50,51 Triliun per Maret 2026, Tencent Tak Lagi Pungut Pajak

Setoran Pajak Digital Tembus Rp 50,51 Triliun per Maret 2026, Tencent Tak Lagi Pungut Pajak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:57 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:54 WIB

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:52 WIB

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Tekan Impor LPG, PGN Gagas Siap Garap CNG

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:38 WIB

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:36 WIB

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Jangan Tebak Harga, Ini Strategi yang Tepat Investasi Kripto di Tengah Pasar Sideway

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:20 WIB