Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jual-Beli Valuta Asing Mudah dan Murah dengan Skema P2P E-DINAR

Madinah | Suara.com

Rabu, 10 Agustus 2016 | 00:01 WIB
Jual-Beli Valuta Asing Mudah dan Murah dengan Skema P2P E-DINAR
E Dinar P2P.

Suara.com - Meningkatnya jumlah start-up dan proyek secara tajam belakangan ini membuat sistem pertukaran P2P (peer-to-peer) sering dianggap sebagai skema bisnis biasa yang mulai mendaki posisi puncak sebagai sistem transaksi keuangan terkini.

Dalam sistem E-DINAR pihak pengguna memiliki semua perangkat yang dibutuhkan di tangan mereka, sehingga mereka bisa melakukan pertukaran berbagai valuta asing melalui sistem P2P tanpa perlu membayar biaya transfer dalam jumlah besar.

Sistem ini sangat berguna baik bagi para pelaku bisnis, pengembang start-up, pelajar yang sekolah di luar negeri, maupun para ekspat yang bekerja di negara lain. Mereka kerap kesulitan melakukan transaksi pengiriman uang dan penukaran valuta asing, karena biasanya mereka harus membayar biaya tukar yang besar pada lembaga keuangan.

Lembaga keuangan seperti bank dan perusahaan broker biasanya mematok bunga besar dalam transaksi pengiriman atau penukaran mata uang asing. Belum lagi, pelaku transaksi harus menyerahkan berbagai dokumen sensitif seperti informasi paspor, nomor kartu bank, dan lain-lain. Sistem ini kurang kuat dari segi keamanan, karena bisa saja para broker tersebut melakukan penipuan. Kini, hal itu bukan lagi masalah.

Dengan kehadiran platform P2P, Anda bisa menukar valuta asing dengan cepat dan aman, tanpa memandang lokasi tempat tinggal Anda maupun status keanggotan Anda dalam komunitas ini. Setelah bergabung dalam platform P2P ini, Anda bisa memutuskan sendiri nilai tukar mana yang akan digunakan dalam bertransaksi, dengan mempertimbangkan keuntungan terbesar yang akan Anda dapatkan.

Tentu, bank juga bisa melakukan transaksi serupa. Namun dengan platform P2P Anda bisa mendapat keuntungan langsung dari transaksi serta bisa melakukan jual-beli valuta asing dalam waktu yang sangat cepat, dari hitungan menit hingga hari.

Bagaimana cara melakukan transaksi melalui E-DINAR?

Anda bisa mengunjungi situs p2p.e-dinar.asia, platform online peer-to-peer Asia yang memungkinkan semua pengguna dari dua negara berbeda melakukan transaksi pertukaran keuangan yang bebas dari biaya mahal. Platform ini menyediakan semua perangkat yang dibutuhkan pengguna untuk mengirim uang tanpa mengambil biaya sepeser pun. Transaksi dapat dilakukan antara mata uang kripto (cryptocurrencies) dan uang fiat selama 24 jam.

Platform P2P juga memiliki sistem informasi statistik yang dibuat berdasarkan teknologi blockchain.

Saat ini, E-DINAR dianggap sebagai alternatif paling efisien dan nyaman bagi berbagai lembaga perbankan yang terhubung langsung dengan kantor pemerintah, yang memiliki peraturan serta mekanisme regulasi yang berbeda. Dalam sistem P2P E-DINAR, Anda bisa melakukan transaksi hanya dengan beberapa langkah. Pertama, Anda harus mendaftar dengan jejaring sosial Anda, lalu tulis alamat surel dan nomor telepon. Kemudian, Anda harus mengisi nomor akun Anda serta mengajukan permohonan ‘jual dan beli’.

Aplikasi permohonan Anda akan dimasukkan ke daftar yang berisi lebih dari ribuan pengguna lain yang telah bepartisipasi dalam pertukaran P2P. Pada pertengahan Juni 2016, tercatat lebih dari 150 ribu orang — sebagian besar berasal dari Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan Eropa — telah bergabung dengan komunitas E-DINAR. Setiap harinya, mereka melakukan lebih dari seribu transaksi tanpa membayar biaya mahal pada bank. Dalam enam bulan pertama, keuntungan E-DINAR telah mencapai beberapa juta dolar AS.

Platform E-DINAR P2P memungkinkan Anda menukar segala jenis mata uang kripto (cryptocurrencies) internasional, menggunakan lebih dari seratus jenis sistem pembayaran, dan bekerja sama dengan 500 bank internasional papan atas.

Keuntungan lainnya, Anda akan mendapat bonus hingga 0,65 persen per hari transaksi saat menggunakan sistem ini.

Platform ini juga tersedia di coinmarketcap.com, layanan yang memungkinkan Anda memantau jumlah penawaran dan kapitalisasi mata uang kripto E-DINAR Coin dan mata uang lain yang tersedia di platform pertukaran P2P, dinamika biaya yang mereka patok dalam berbagai periode waktu, serta melihat jumlah penawaran yang diajukan. Dalam waktu sehari, sistem pertukaran E-DINAR berhasil menempati peringkat ke-50an di sistem peringkat yang dibuat Сoinmarketcap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Forextime: Yen Jepang Masih Menjadi Pilihan Trader

Forextime: Yen Jepang Masih Menjadi Pilihan Trader

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 23:22 WIB

Bloomberg Terkoneksi dengan Monitoring Perdagangan Bank Indonesia

Bloomberg Terkoneksi dengan Monitoring Perdagangan Bank Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 02:02 WIB

Euro Menguat Tipis di Perdagangan Asia

Euro Menguat Tipis di Perdagangan Asia

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 16:13 WIB

Inilah Salah Satu Cara untuk Memperkuat Rupiah

Inilah Salah Satu Cara untuk Memperkuat Rupiah

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2014 | 18:21 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB