Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Indonesia Sering Impor Bahan Baku Pangan, Ini Penyebabnya

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 08 September 2016 | 14:26 WIB
Indonesia Sering Impor Bahan Baku Pangan, Ini Penyebabnya
Pameran Food Ingredients Asia

Suara.com - Memiliki kekayaan sumber daya alam dan manusia yang luar biasa, ternyata tak membuat Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam hal bahan baku pangan. Nyatanya, masih begitu banyak ragam bahan baku pangan yang diimpor dari negara lain.

Lantas, apa sih yang menjadi penyebabnya? Menurut Prof. Dr. Ir. Nuri Andarwulan, Msi selaku Direktur South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center IPB, hal ini dikarenakan adanya keterbatasan yang dimiliki oleh produsen industri bahan baku pangan di Indonesia dalam mengolah bahan-bahan tersebut, ke bentuk yang sekunder atau tersier.

Selama ini kata dia, Indonesia hanya bisa mengekspor bahan baku primer ke luar negeri. Namun untuk sekunder dan tersier masih impor.

"Kita itu sebenarnya punya banyak, seperti rempah-rempah kita tertinggi. Tapi biasanya kita hanya jual yang bentuknya primer, berupa rempah langsung. Tapi untuk ekstraknya, kita ambil dari luar. Jadi rempah dari sini, di bawa ke Jepang, Eropa, Amerika, terus dibawa lagi ke sini berupa ektrak, udah jadi mahal," kata dia dalam konferensi pers Food Ingredients (FI) Asia 2016 di Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Jika hal ini bisa diatasi, Nuri mengatakan, Indonesia pasti bisa menjadi salah satu pemain besar bagi industri bahan baku pangan, khususnya untuk rempah.

Hal ini, lanjut dia, bisa dimulai dari hal-hal yang terkecil, seperti ektrak cengkeh atau vanila, hingga minyak pala. Untuk kualitas, Nuri yakin Indonesia tak kalah dengan negara lain.

"Kualitasnya harus prima, cari keunikan yang tak dimiliki oleh negara lain. Jika sudah begitu, pasti kita akan merajai," tutup Nuri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Jadi Tuan Rumah "Food Ingredients Asia 2016"

Indonesia Jadi Tuan Rumah "Food Ingredients Asia 2016"

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 10:25 WIB

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:35 WIB

UBM Asia Kembali Gelar "Food Ingredients Asia"

UBM Asia Kembali Gelar "Food Ingredients Asia"

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2014 | 14:32 WIB

Terkini

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:10 WIB

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:03 WIB