Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Dirjen PEN Optimis Deregulasi akan Permudah Bisnis di Indonesia

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 14 September 2016 | 13:03 WIB
Dirjen PEN Optimis Deregulasi akan Permudah Bisnis di Indonesia
Gedung Kementerian Perdagangan, di Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan paket kebijakan deregulasi ekonomi agar dinamika ekonomi Indonesia terangkat kembali. Paket kebijakan yang meliputi sektor investasi, industri, logistik, pariwisata, ekspor, dan purchasing power tersebut difokuskan untuk memperbaiki tingkat kemudahan berbisnis (ease of doing business) di Indonesia. Indonesia berkeinginan masuk peringkat 40 besar dunia. Saat ini, Indonesia berada pada peringkat ke-109 dari 189 negara (survei Bank Dunia).

Hal tersebut dijelaskan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Arlinda saat menjadi pembicara pada Forum Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Indonesia di sela-sela penyelenggaraan Pameran China-ASEAN Expo ke-13 hari ke-2 di Nanning, Republik Rakyat Cina (RRC), Senin (12/9/2016).

“Deregulasi akan menciptakan kemudahan berbisnis di Indonesia sehingga diyakini akan mampu mendorong daya saing nasional dan pada akhirnya dapat menggerakkan ekonomi nasional,” tutur Arlinda dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2016).

Kemudahan berusaha di Indonesia akan menjadi ukuran tumbuhnya investasi di Indonesia. Pertumbuhan investasi diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Arlinda, saat ini Kemendag terus mendorong peningkatan ekspor. Kegiatan ekspor diyakini sebagai salah satu strategi tepat untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. "Strategi yang dilakukan Kementerian Perdagangan dalam meningkatan ekspor antara lain melalui kegiatan promosi, diversifikasi pasar ekspor, peningkatan daya saing dan nilai tambah produk, serta peningkatan jumlah pelaku ekspor," ujar Arlinda.

Dirjen PEN tak lupa mengundang para pelaku usaha dari Cina untuk melakukan kunjungan bisnis ke pameran perdagangan terbesar di Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia pada 12-16 Oktober 2016 mendatang. Indonesia akan memberikan fasilitas akomodasi, diskon tiket dari maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia, serta penjemputan.

“Kami berharap forum ini dapat menarik minat para calon investor dan mitra dagang untuk melakukan kerja sama perdagangan dan investasi. Bagi investor yang ingin merelokasi pabriknya ke Indonesia, kami yakinkan bahwa Indonesia siap untuk menjadi basis produksi dan investasi untuk target ekspor ke kawasan ASEAN dan dunia,” ujar Arlinda.

Selain menjelaskan tentang perekonomian Indonesia, Dirjen PEN juga menjelaskan kepada peserta forum tentang destinasi wisata Indonesia yang menarik untuk dikunjungi.

Pembicara Indonesia yang juga hadir pada forum ini adalah Atase Perdagangan RI di Beijing Dandy Iswara, serta Perwakilan APINDO Medan Gunawan Laut. Mereka menyampaikan perkembangan iklim serta potensi perdagangan dan investasi di Indonesia dan RRC. “Indonesia semakin mendapatkan perhatian para investor di Cina dikarenakan berbagai kemajuan dalam banyak hal yang telah diraih, seperti infrastruktur, kemudahan pengurusan izin, dan fasilitas investasi lainnya,” jelas Atdag RI di Beijing Dandy Iswara.

Menindaklanjuti pertemuan Presiden Joko Widodo dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dengan pendiri dan CEO Alibaba Group Jack Ma awal bulan ini, Dirjen PEN bertemu dengan perwakilan Alibaba Group yaitu dari divisi Global Business Development. Pertemuan ini dimaksudkan untuk mengajak para UKM potensial Indonesia untuk bergabung pada alibaba.com dan mengembangkan ekspansi pasarnya di luar negeri.

Dirjen Arlinda mendukung program E-commerce Talent alibaba.com untuk meningkatkan kapasitas usaha kecil menengah (UKM) dalam negeri yaitu dengan pelatihan, pengujian, dan sertifikasi, perkembangan karir, serta pendampingan. Global Business Development tertarik pada UKM Indonesia karena dengan populasi nomor 4 tertinggi di dunia, sebanyak 3,5 juta UKM Indonesia berbasis industri. Selain itu, Indonesia yang merupakan pintu masuk utama di ASEAN akan sangat berpotensi untuk dikembangkan pasarnya.

Dirjen PEN juga bertemu dengan perwakilan Indonesia Chamber of Commerce in China (Inacham) Martono Tjiawi. Pertemuan ini membahas berbagai hal yang akan dilakukan untuk meningkatkan eskpor produk Indonesia di Tiongkok. Kemendag dan Inacham akan terus mempromosikan potensi pasar Cina dan juga strategi memasuki pasar Cina. Salah satu yang akan dilakukan adalah mengadakan kegiatan forum promosi produk Indonesia melalui e-commerce. Diharapkan semakin banyak produk Indonesia yang dapat dijual di pasar Cina. Dari kerja sama e-commerce tersebut, telah diluncurkan platform jual beli bernama Inamall melalui salah satu website penjualan grup Alibaba pada 8 Juli 2016. Ke depan, produk-produk terbaik Indonesia akan terus diundang untuk memasuki pasar Cina melalui Inamall.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kini Eksportir Tujuan Mesir Wajib Registrasi ke GOEIC

Kini Eksportir Tujuan Mesir Wajib Registrasi ke GOEIC

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 15:27 WIB

Kemendag: Sudah Saatnya Kita Tidak Lagi Ekspor Bahan Mentah

Kemendag: Sudah Saatnya Kita Tidak Lagi Ekspor Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 15:21 WIB

Jokowi: Kita Harus Fokus Pada Core Bisnis Indonesia

Jokowi: Kita Harus Fokus Pada Core Bisnis Indonesia

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 10:22 WIB

Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN

Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 17:04 WIB

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:18 WIB

Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:11 WIB

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:00 WIB

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Kemendag Kembali Menggelar PPN-PPDN di Bengkulu

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:35 WIB

Dirjen PKTN: SNI Dapat Tingkatkan Kinerja Perdagangan

Dirjen PKTN: SNI Dapat Tingkatkan Kinerja Perdagangan

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 13:55 WIB

Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa

Kemendag-Pemda Banyumas Bikin 6 Strategi Kembangkan Gula Kelapa

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 13:17 WIB

Terkini

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:05 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:37 WIB

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak

Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:14 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB