Misbakhun: Program Induk Berkesinambungan Penting untuk Papua

Adhitya Himawan

Jum'at, 16 September 2016 | 07:59 WIB
Misbakhun: Program Induk Berkesinambungan Penting untuk Papua
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Muhammad Misbakhun. [Dok DPR]

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, permasalahan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua adalah masalah evaluasi terhadap program ini belum pernah dibuat oleh Pemerintah. Evaluasi secara mendasar, kata Misbakhun, secara komprehensif dan menyeluruh apa saja yang perlu dievaluasi.

"Yang saya pelajari, dana Otsus Papua ini belum pernah ada renstranya seperti apa," ujar Misbakhun dalam diskusi  Fajar Inside bertema 'Ada Apa dengan Dana Otsus Papua?' yang diselenggarakan di Gedung Institut Lembang 9, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2016).

Menurut Misbakhun, Pemerintah harus membuat Rencana Program Induk Pembangunan secara berkesinambungan untuk Papua dan dana Otsusnya. Dia khawatir jika tidak dibuatkan rencana program induk pembangunan berkesinambungan tersebut, Papua setelah periodesasi dana otsus ini selesai, tentunya Papua tidak mempunyai dana tambahan lagi.

Dikatakan Misbakhun, dana otsus ini menurut ketentuan UU 21 Tahun 2001 yang diamandemen dengan UU 35 Tahun 2008 yang periodenya 20 tahun dana otsus, yaitu dari tahun 2002 selesai tahun 2022.

"Kalau ini selesai, maka Papua tidak mempunyai dana tambahan lagi, lantas mereka pasti mengalami hambatan dalam proses pembangunan," jelas Misbakhun.

Karena itu, menurut Politisi Partai Golkar ini, Pemerintah harus dengan sungguh-sungguh membuat rencana program induk berkesinambungan bagi Papua sebagai bagian dari rencana strategis jangka panjang. Sebab, jika tidak, Papua akan menjalani proses pembangunan fisik seperti apa nantinya, karena Papua itu sangat tertinggal dalam tiga hal, yaitu infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

"Upaya Pemerintah melalui dana otsus itu sangat bagus dan upaya afirmatif eksen pemerintah juga sudah sangat bagus untuk mengatasi ketertinggalan itu," ujarnya.

Terkait hasil audit BPK terhadap dana otsus yang sudah dilaksanakan, tinggal kita seberapa konsisten dengan hasil audit itu untuk melakukan perbaikan.

"Dengan hasil audit yang dilakukan BPK itu harus dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap aspek-aspek yang kurang dalam pelaksanaan dana otsus Papua ini," pungkasnya.

Berdasarkan UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otsus Papua (Papua dan Papua Barat), pemerintah menggelontorkan dana Otsus dan dana tambahan infrastruktur total lebih dari Rp60 triliun. Untuk tahun anggaran 2016, dana Otsus Papua naik menjadi Rp7,7 triliun (Papua sejumlah Rp5,4 triliun dan Papua Barat Rp2,3 triliun). Tambahan dana juga diberikan untuk infrastruktur provinsi Papua sebesar Rp2,2 triliun dan provinsi Papua Barat Rp1,1 triliun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Minta Presiden Jokowi Perkuat Peran Bappenas

Misbakhun Minta Presiden Jokowi Perkuat Peran Bappenas

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:06 WIB

Misbakhun Ajak Konstituen Ambil Hikmah Idul Qurban

Misbakhun Ajak Konstituen Ambil Hikmah Idul Qurban

News | Senin, 12 September 2016 | 11:13 WIB

Misbakhun Yakin Pertumbuhan 5,1 Persen Bisa Dicapai Sri Mulyani

Misbakhun Yakin Pertumbuhan 5,1 Persen Bisa Dicapai Sri Mulyani

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 06:44 WIB

Misbakhun: Ingin Jadi Bangsa Merdeka, Bayarlah Pajak!

Misbakhun: Ingin Jadi Bangsa Merdeka, Bayarlah Pajak!

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 13:55 WIB

Nawacita Hilang dari Buku RAPBN, Misbakhun Ingatkan Menkeu

Nawacita Hilang dari Buku RAPBN, Misbakhun Ingatkan Menkeu

Bisnis | Jum'at, 02 September 2016 | 11:47 WIB

Misbakhun Berharap MK Tak Salah Langkah Soal Gugatan Tax Amnesty

Misbakhun Berharap MK Tak Salah Langkah Soal Gugatan Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 17:51 WIB

Pembangunan 13 Ribu Rumah di Papua Ditargetkan Kelar 2018

Pembangunan 13 Ribu Rumah di Papua Ditargetkan Kelar 2018

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 17:25 WIB

Intelijen: Banyak Penyelewengan Dana Otsus Papua

Intelijen: Banyak Penyelewengan Dana Otsus Papua

News | Selasa, 09 Februari 2016 | 14:50 WIB

Berharap akan Adanya Kemajuan dari Dana Otsus Papua

Berharap akan Adanya Kemajuan dari Dana Otsus Papua

News | Minggu, 30 Agustus 2015 | 09:11 WIB

Laporan Masih Minim, Kemenkeu Tunda Pencairan Dana Otsus Papua

Laporan Masih Minim, Kemenkeu Tunda Pencairan Dana Otsus Papua

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2015 | 07:48 WIB

Terkini

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:05 WIB

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 08:55 WIB

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 08:52 WIB

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:50 WIB

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

×