Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Mendag Optimistis Kinerja Perdagangan 2016 Raih Surplus

Adhitya Himawan

Sabtu, 17 September 2016 | 14:58 WIB
Mendag Optimistis Kinerja Perdagangan 2016 Raih Surplus
Gedung Kementerian Perdagangan di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Di tengah melemahnya permintaan dunia, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita justru optimistis terhadap kinerja perdagangan 2016 akan berakhir surplus. Indikasinya terlihat pada kinerja perdagangan Agustus 2016 yang menorehkan surplus sekitar 0,3 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) dan secara kumulatif surplus 4,4 miliar Dolar AS. “Pencapaian surplus perdagangan hingga delapan bulan ini mendukung optimisme bahwa perdagangan kita akan menghasilkan surplus di 2016 ini,” tegas Mendag Enggar kemarin, Jumat (16/9/2016), di Jakarta.

Enggar menjelaskan, surplus Agustus 2016 sebesar 0,3 miliar Dolar AS bersumber dari surplus perdagangan nonmigas sebesar 0,9 miliar Dolar AS dan defisit perdagangan migas sebesar 0,6 miliar Dolar AS. Secara kumulatif, neraca perdagangan nonmigas Januari-Agustus 2016 surplus 7,7 miliar Dolar AS dan neraca perdagangan migas defisit 3,3 miliar Dolar AS sehingga secara total surplus mencapai 4,4 miliar Dolar AS.

Mendag mengungkapkan bahwa surplus perdagangan terbesar dihasilkan dari perdagangan nonmigas dengan Amerika Serikat, India, Filipina, Swiss, dan Belanda yang menyumbang 15,5 miliar Dolar AS. Sementara perdagangan dengan RRC, Thailand, Australia, Brasil, dan Argentina defisit perdagangan nonmigas terbesar hingga mencapai 16,7 miliar Dolar AS. Kinerja Ekspor Menguat Kinerja ekspor nasional pada Agustus 2016 terus mengalami penguatan dan bergerak ke arah positif.

Nilai ekspor mencapai 12,6 miliar Dolar AS, mengalami peningkatan sebesar 32,5 persen (MoM) atau turun 0,7 persen (YoY). Ekspor migas turun 26,3 persen (YoY) dan nonmigas naik sebesar 2,8 persen (YoY). "Kenaikan ekspor nonmigas mendorong ekspor tahunan, 12 bulan sejak September 2015 sampai Agustus 2016, mengalami penguatan dan bergerak ke arah positif, meskipun masih mengalami penurunan," kata Enggar.

Berdasarkan kinerja tersebut, ekspor nonmigas hingga akhir tahun ini diperkirakan akan mengalami penurunan hanya sekitar 5 persen atau membaik dibandingkan dengan ekspor selama Januari-Agustus 2016 yang turun 7,3 persen.

Secara umum, ekspor nonmigas Indonesia periode Januari-Agustus 2016 mengalami penurunan ke hampir semua negara. Namun, masih terdapat negara tujuan ekspor yang meningkat, antara lain Swiss (125,1 persen, YoY), Filipina (25,0 persen), dan Viet Nam (3,3 persen). Sementara itu, produk ekspor nonmigas Indonesia yang naik pada Januari-Agustus 2016 antara lain perhiasan/permata (21,9 persen, YoY), berbagai produk kimia (11,4%), serta ikan dan udang (6,8 persen).

Impor Bahan Baku Naik Kinerja impor juga mengalami peningkatan, terutama pada impor bahan baku/penolong. Nilai impor pada Agustus 2016 mencapai 12,3 miliar Dolar AS atau meningkat 3,3 miliar Dolar AS dibandingkan Juli 2016 (naik 36,8 persen MoM). Peningkatan impor bahan baku/penolong sebesar 2,3 miliar Dolar AS. Industri membutuhkan bahan baku/penolong untuk memenuhi permintaan domestik maupun ekspor.

Secara kumulatif, impor periode Januari-Agustus 2016 mencapai 87,3 miliar Dolar AS, mengalami penurunan 9,4 persen (YoY). Sementara itu, pada sisi impor barang konsumsi, selama periode Januari-Agustus 2016, mengalami kenaikan, yaitu sebesar 11,8 persen (YoY). Barang konsumsi yang impornya naik signifikan antara lain daging hewan (88,6 persen), barang-barang dari kulit (37,8 persen), serta sayuran (12,8 persen).

Impor barang modal dan bahan baku/penolong masing-masing turun sebesar 12,9 persen dan 10,7 persen. Bahan baku/penolong yang impornya turun signifikan antara lain benda-benda dari besi dan baja (-23,0 persen), bahan kimia organik (-16,6 persen), serta besi dan baja (-7,9 persen). Sedangkan barang modal yang impornya turun signifikan antara lain mesin/pesawat mekanik (-8,2%); mesin/peralatan listrik (-4,9 perseb); dan kendaraan bermotor dan bagiannya (-6,1 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Daftar Harga Acuan 7 Komoditas Pangan dari Kemendag

Inilah Daftar Harga Acuan 7 Komoditas Pangan dari Kemendag

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 13:57 WIB

Mendag Tetapkan Harga Acuan 7 Komoditas Pangan

Mendag Tetapkan Harga Acuan 7 Komoditas Pangan

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 13:51 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis Capai 46,52 Juta Dolar AS

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis Capai 46,52 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 13:11 WIB

Dirjen PEN Optimis Deregulasi akan Permudah Bisnis di Indonesia

Dirjen PEN Optimis Deregulasi akan Permudah Bisnis di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 13:03 WIB

Kini Eksportir Tujuan Mesir Wajib Registrasi ke GOEIC

Kini Eksportir Tujuan Mesir Wajib Registrasi ke GOEIC

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 15:27 WIB

Kemendag: Sudah Saatnya Kita Tidak Lagi Ekspor Bahan Mentah

Kemendag: Sudah Saatnya Kita Tidak Lagi Ekspor Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 15:21 WIB

Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN

Aturan RCEP Perluas Akses Pasar Indonesia di ASEAN

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 17:04 WIB

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Tiga Kementerian Ekonomi Garap Garam Artisanal

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:18 WIB

Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Perdagangan Indonesia-Nigeria di 2015 Capai 1,73 Miliar Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:11 WIB

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Diduga Dumping, KADI Mulai Selidiki Impor SWR dari Cina

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:00 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB