Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Jokowi Kesal Kinerja PNS Terlalu Fokus Pada SPJ Keuangan

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 20 September 2016 | 12:57 WIB
Jokowi Kesal Kinerja PNS Terlalu Fokus Pada SPJ Keuangan
Presiden Jokowi membuka rapat kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/9/2016). [Dok Biro Setpres]
Presiden Joko Widodo marah melihat kinerja aparatur Pemerintahan yang lebih banyak fokus menyiapkan hal-hal teknis di balik meja, yaituSurat Pertanggungjawaban (SPJ)‎ terkait laporan keuangan. Hal itu disampaikan oleh Jokowi dalam membuka rapat kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2016 di Istana Negara, Selasa (20/9/2016).
 
"Saya pesan kepada Ibu Menteri Keuangan, Pak Menko Perekonomian, kita ini juga jangan terlalu bertele-tele rezim akuntansi kita. Ini mohon maaf, karena saya melihat sekarang ini hampir 70 persen mungkin 60 - 70 persen birokrasi kita ini setiap hari ngurusnya SPJ," kata Jokowi.
 
‎Mantan Gubernur DKI ini menceritakan, ia sempat mengecek aparatur Pemerintahan yang bekerja hingga malam untuk mengerjakan SPJ. Menurutnya pengerjaan laporan SPJ yang rumit itu menjadi kontraproduktif.
 
"Kalau lembur sampai malam saya tanya ini apa yang dikerjakan, SPJ Pak. ‎Maaf, kalau orientasi kita ke situ menurut saya keliru. Semua orang akan meminta meja, semua orang akan minta kursi untuk apa? untuk tulis-menulis menyiapkan SPJ. Saya nggak ngerti SPJ itu isinya apa, tapi biasanya kalau saya lihat di meja-meja itu ngurusin kuitansi dan mengurusi gambar, foto-foto," ujar dia.
 
Jokowi memberikan contoh, banyak guru dan kepala sekolah jadi tidak fokus pada kegiatan belajar mengajar karena mengurus SPJ. Kemudian di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga terganggu kinerjanya di lapangan karena menyelesaikan laporan SPJ.
 
‎"Saya lihat di sekolah-sekolah itu SPJ, saya lihat di ruangan guru kuitansi-kuitansi SPJ itu pasti. Lalu coba lihat di PU, mohon maaf harusnya PU itu konsentrasi 80 persen mengontrol jalan. Mengontrol irigasi yang rusak, mengecek jalan yang berlubang. Tapi coba lihat sekarang, karena orang takut semua yang namanya SPJ," tutur dia. 
 
Selain itu, kata Jokowi, pola kerja juga berubah di Kementerian Pertanian. Dulu petugas pertanian lapangan (PPL) tersebar ke berbagai daerah untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada petani, namun sekarang petugas lapangan lebih banyak menghabiskan waktunya mengurus SPJ.

"Coba di pertanian, dulu setiap pagi PPL berjalan di pematang sawah, bercengkrama dengan petani, memberikan bimbingan kepada petani. Sekarang lihat di dinas pertanian, Kementerian Pertanian semuanya duduk manis di meja di ruangan ber-AC ngurusi SPJ," ungkap dia.
 
Hal itu menurut Jokowi berpengaruh terhadap perkembangan negara. Maka dari itu, Jokowi memerintahkan agar semua Kementerian dan lembaga negara, serta kepala daerah untuk segera memikirkan solusinya.

"Kita harus pikirkan bagaimana menyiapkan laporan yang simpel tetapi orientasinya hasil, gampang dicek, gampang dikontrol, gampang diperiksa. Bukan laporan yang tebal-tebal, energi kita jangan habis di SPJ," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tuntut Pengelolaan Keuangan Negara Berorientasi Hasil

Jokowi Tuntut Pengelolaan Keuangan Negara Berorientasi Hasil

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 12:49 WIB

Buka PON 2016, Jokowi Titip Pesan Ini kepada Para Atlet

Buka PON 2016, Jokowi Titip Pesan Ini kepada Para Atlet

News | Minggu, 18 September 2016 | 00:32 WIB

Amien Rais Kumpul di Rumah Rachmawati, Kritik Kepemimpinan Jokowi

Amien Rais Kumpul di Rumah Rachmawati, Kritik Kepemimpinan Jokowi

News | Sabtu, 17 September 2016 | 20:57 WIB

Kinerja Pansel Pejabat Lembaga Dinilai Makin Memprihatinkan

Kinerja Pansel Pejabat Lembaga Dinilai Makin Memprihatinkan

News | Sabtu, 17 September 2016 | 12:30 WIB

Empat Menko Bahas RKAKL 2017

Empat Menko Bahas RKAKL 2017

Foto | Rabu, 14 September 2016 | 16:54 WIB

12 Pahlawan Nasional Ditetapkan Jokowi Jadi Gambar Uang Rupiah

12 Pahlawan Nasional Ditetapkan Jokowi Jadi Gambar Uang Rupiah

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 14:48 WIB

Johan Budi Tegaskan Jokowi Belum Bersikap Soal Arcandra

Johan Budi Tegaskan Jokowi Belum Bersikap Soal Arcandra

News | Rabu, 14 September 2016 | 14:36 WIB

Golkar Jaga Momentum Tingginya Kepercayaan Rakyat Kepada Jokowi

Golkar Jaga Momentum Tingginya Kepercayaan Rakyat Kepada Jokowi

News | Rabu, 14 September 2016 | 11:57 WIB

Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang

Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:31 WIB

Jokowi: UU Pemilu Baru Tak Boleh Ada Kepentingan Jangka Pendek

Jokowi: UU Pemilu Baru Tak Boleh Ada Kepentingan Jangka Pendek

News | Rabu, 14 September 2016 | 07:26 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB