Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pejabat Kementerian PUPR Diminta Pantau Proyek Infrastruktur

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 24 September 2016 | 02:52 WIB
Pejabat Kementerian PUPR Diminta Pantau Proyek Infrastruktur
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menginstruksikan pejabat Kementerian PUPR sering turun ke lapangan melihat progres percepatan pembangunan infrastruktur yang sedang dikebut penyelesaiannya yang lokasinya tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan target pembangunan infrastruktur bisa tercapai dimana progress fisiknya saat ini telah mencapai 55,69 persen dan realisasi keuangan mencapai 49,11 persen.

“Jangan hanya duduk manis saja, tetapi harus turun ke lapangan untuk mengontrol jalan, irigasi dan lainnya” katanya pada saat memberikan sambutan acara pelantikan Pejabat Tinggi Madya di Kementerian PUPR, Jakarta Rabu (21/9/2016).

Disamping itu Menteri Basuki juga menginstruksikan kepada mitra kerja Kementerian PUPR yakni kontraktor di lapangan untuk menambah waktu kerja menjadi 3 shift kerja per hari selama satu minggu penuh, menambah peralatan, menambah tenaga kerja dan mendorong penggunaan material pabrikasi. Kepada konsultan pengawas, Menteri Basuki minta untuk dilakukan peningkatan pengawasan dilapangan. “Konsultan pengawas jangan hanya jadi backpackers (turis)” tegasnya.

Usai acara pelantikan, Menteri Basuki memerintahkan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso untuk meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Garut dan mengambil langkah-langkah tanggap darurat berkordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga terkait lainnya.

Sementara itu ruas jalan nasional di Cadas Pangeran, Sumedang, Jawa Barat yang sempat tertimbun longsor sejak Selasa (20/9) malam akibat bencana banjir bandang, telah bisa dilalui kendaraan bermotor pada Rabu (21/9/2016) siang. Penangangan longsor tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VI, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Bambang Hartadi menyebutkan, pasca kejadian longsor, pihaknya langsung mengerahkan kendaraan berupa satu unit mobil pick-up, tiga unit dump truck, satu unit truck crane, satu unit excavator serta peralatan lainnya. Bambang menambahkan, dirinya juga mendapatkan bantuan pelatan dari dinas kabupaten seperti satu unit excavator, satu unit back-hoe dan satu unit loader.

“Kami juga mendapatkan bantuan loader dari Jasa Marga, lalu empat unit mobil pemadam kebakaran dari dinas kabupaten bandung,” sambungnya.

Ruas jalan nasional Cadas Pangeran berada di wilayah ruas penanganan jalan Pembuat Komitmen Bandung-Cileunyi-Jatinangor. Ruas jalan yang tertimbun antara lain pada titik ruas jalan Jatinangor-batas Kota Sumedang Km.Bdg 36+300; Km.Bdg 36+350; Km.Bdg 36+750; Km.Bdg 37+700; Km.Bdg 37+780; Km.Bdg 38+400 ( lokasi tebing/lajur dari Bandung ke arah Sumedang).

Curah hujan yang cukup tinggi membuat terjadinya longsoran tanah dan bebatuan serta pohon-pohon tumbang dari tebing yang jatuh menutupi badan jalan (saluran, bahu dan bahu jalan), sehingga lalu lintas tertutup tidak bisa dilintasi kendaraan.

“Pada saat malam itu juga oleh tim kami bersama-sama dengan Kepolisian Sumedang, Dinas PU Kabupaten Sumedang, Basarnas dan Perhutani dengan melakukan pembersihan terhadap tanah, bebatuan dan pohon-pohon yang tumbang serta pengamanan lokasi terhadap jalur lalu lintas dengan diberlakukan jalur lalu lintas di tutup baik ke arah Sumedang ataupun arah Bandung dengan mengalihkan melalui jalur Rancakalong-Cipali,” ungkap Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelindo III Revitalisasi Enam Pelabuhan di NTT

Pelindo III Revitalisasi Enam Pelabuhan di NTT

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 13:37 WIB

Pemerintah Ingin Infrastruktur Perkuat Konektivitas Antar Daerah

Pemerintah Ingin Infrastruktur Perkuat Konektivitas Antar Daerah

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:19 WIB

Menteri Basuki Saksikan Pertandingan Gateball Pada PON XIX

Menteri Basuki Saksikan Pertandingan Gateball Pada PON XIX

News | Rabu, 21 September 2016 | 09:13 WIB

Lahan Tol Medan - Tebing Tinggi Ditargetkan Tuntas Akhir 2016

Lahan Tol Medan - Tebing Tinggi Ditargetkan Tuntas Akhir 2016

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:08 WIB

Bank Tanah Jadi Solusi Penyediaan Lahan Pembangunan Infrastruktur

Bank Tanah Jadi Solusi Penyediaan Lahan Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 09:01 WIB

Indonesia Beri Pelatihan Pemeliharaan Jalan ke Timor Leste

Indonesia Beri Pelatihan Pemeliharaan Jalan ke Timor Leste

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:27 WIB

Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target

Progres Fisik Bendungan Raknamo Tiga Kali Lebih Cepat Dari Target

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:21 WIB

Pembangunan Bendungan Bener Dimulai Lebih Cepat Tahun 2017

Pembangunan Bendungan Bener Dimulai Lebih Cepat Tahun 2017

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 09:16 WIB

Dua Bandara Internasional akan Dibangun di Maluku

Dua Bandara Internasional akan Dibangun di Maluku

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 15:12 WIB

Pembangunan Bendungan Sering Terhambat Pembebasan Lahan

Pembangunan Bendungan Sering Terhambat Pembebasan Lahan

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 11:57 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:14 WIB

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB