Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Tahun 2017, Industri Asuransi Jiwa Ditarget Tumbuh 10-30 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 16:54 WIB
Tahun 2017, Industri Asuransi Jiwa Ditarget Tumbuh 10-30 Persen
Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/10/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meyakini industri asuransi jiwa di Indonesia tetap akan bisa tumbuh pada tahun 2017. AAJI bahkan memprediksi pertumbuhan industri asuransi jiwa nasional pada tahun depan berkisar 10 persen - 30 persen.

"Ini berdasarkan pengalaman kita selama 10 tahun terakhir. Dalam kondisi perekonomian nasional bagaimanapun, kami optimis industri asuransi jiwa tetap bisa bertumbuha," kata Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/10/2016).

Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya tersebut juga menegaskan, pertumbuhan industri asuransi jiwa nasional tahun depan diperkirakan sekitar 10 persen hingga 30 persen. "Ini berdasarkan pengalaman kita selama beberapa tahun terakhir ini," ujar Hendrisman.

Terkait peluang dana tax amnesty yang masuk dan berinvestasi di sektor asuransi, ia mengakui potensi ini sangatlah terbuka. Bukan tidak mungkin sebagian wajib pajak yang telah mendaftarkan ikut tax amnesty juga menyertakan jumlah investasinya di sektor asuransi sebagai bagian dari harta yang dideklarasikan. "Cuma berapa persisnya jumlah dana tax amnesty yang ditanamkan ke asuransi, kami belum memiliki datanya. Karena hal seperti ini biasanya tidak dilaporkan secara terbuka kepada kami," jelas Hendrisman.

Namun Hendrisman menilai peluang pertumbuhan industri asuransi jiwa semakin bagus. Terlebih hampir semua Bank BUKU III (kelompok bank dengan modal inti berkisar Rp5 triliun - Rp30triliun, red) dan BUKU IV (kelompok bak dengan modal inti diatas Rp30 triliun,red) semakin serius memasarkan produk bancassurance (produk asuransi yang ditawarkan melalui layanan perbankan, red). "Hampir semua bank besar semakin serius dengan layanan bancassurance mereka," tambah Hendrisman.

Mengenai kekhawatiran keberadaan BPJS Kesehatan, AAJI tidak melihatnya sebagai ancamans serius. Sebab BPJS Kesehatan hanya memberikan cover kebutuhan kesehatan yang sifatnya sangat mendasar. Untuk jasa cover kesehatan yang lebih lengkap dan menyeluruh, keberadaan asuransi kesehatan akan tetap relevan dan dibutuhkan. "Kami kira tidak akan mempengaruhi bisnis asuransi kesehatan," tutup Hendrisman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penetrasi Asuransi Masih 7,5 Persen dari Jumlah Penduduk RI

Penetrasi Asuransi Masih 7,5 Persen dari Jumlah Penduduk RI

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 15:58 WIB

Total Klaim dan Manfaat Industri Asuransi Jiwa Naik 3,6 Persen

Total Klaim dan Manfaat Industri Asuransi Jiwa Naik 3,6 Persen

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 15:29 WIB

Total Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Naik 10 Persen

Total Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Naik 10 Persen

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 15:02 WIB

OJK Siapkan Aturan Pengembangan Financial Technology

OJK Siapkan Aturan Pengembangan Financial Technology

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 15:38 WIB

Faktor Finansial Banyak Hambat Pengusaha Pemula

Faktor Finansial Banyak Hambat Pengusaha Pemula

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:54 WIB

OJK Keluarkan Regulasi Baru Soal Pegadaian

OJK Keluarkan Regulasi Baru Soal Pegadaian

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:14 WIB

PT Bumi Asih Jaya Desak OJK Kembalikan Izin Usahanya

PT Bumi Asih Jaya Desak OJK Kembalikan Izin Usahanya

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 17:52 WIB

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Q1 2016 Capai Rp48,94 Triliun

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Q1 2016 Capai Rp48,94 Triliun

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 14:00 WIB

AAJI Dukung OJK Larang Monopoli Bancassurance

AAJI Dukung OJK Larang Monopoli Bancassurance

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 13:07 WIB

Pendapatan Asuransi Jiwa di Kuartal IV 2015 Turun 20,9 Persen

Pendapatan Asuransi Jiwa di Kuartal IV 2015 Turun 20,9 Persen

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 16:39 WIB

Terkini

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB