Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Laba Bersih BNI Naik 28 Persen di Kuartal III 2016

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:34 WIB
Laba Bersih BNI Naik 28 Persen di Kuartal III 2016
Dewan Direksi BNI di Jakarta, Kamis (13/10/2016). [Antara/Prasetyo Utomo]

 PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk menikmati laba bersih sebesar Rp7,72 triliun pada triwulan III 2016 atau tumbuh 28,7 persen dibandingkan periode sama 2015.

Pertumbuhan laba bersih dua digit tersebut juga didorong pendapatan bunga bersih setelah kredit tumbuh dua digit sebesar 21,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) atau sebesar Rp372,02 triliun, kata Direktur Utama BNI Ahmad Baiquni di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

"Laba bersih ditopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 15 persen dari Rp19,02 triliun pada Kuartal III 2015 menjadi Rp21,87 triliun kuartal tahun ini, kemudian pendapatan berbasis komisi (fee based income) yang meningkat 20 persen," ujar Baiquni.

Dari pertumbuhan kredit itu, BNI menikmati marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) sebesar 6,2 persen. Dari sisi pendapatan non-bunga, BNI mencatatkan pertumbuhan 20 persen menjadi Rp 6,24 triliun pada triwulan III 2016. Kenaikan pendapatan non-bunga tersebut, dipicu kenaikan komisi dari pembiayaan perdagangan, pengelolaan rekening, dan kerja sama pemasaran asuransi.

Terkait kredit yang tumbuh hingga 21 persen, Baiquni menjelaskan perseroan banyak menggali potensi pasar pembiayaan BUMN dengan fokus pada proyek infrastruktur.

"Kemudian, BNI mengoptimalkan jaringan dan gerai untuk mampu menggarap potensi pasar yang ada, dan juga menggali potensi rantai bisnis debitur korporasi," ujar dia.

Komposisi terbesar segmen kredit BNI yakni sebesar 73 persen atau sebesar Rp271,68 triliun adalah dari segmen kredit bisnis.

"Porsi di kredit bisnis yakni segmen Korporasi sebanyak 24,3 persen, kredit BUMN 19,1 persen, lalu ke segmen Menengah 16,3 persen, dan segmen kecil sebesar 13,3 persen," kata dia.

Di sisi lain, akibat ekspansi kredit tersebut, rasio pinjaman terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) BNI Naik dari 87,7 persen menjadi 92,8 persen. Namun, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) naik menjadi 18,4 persen dari 17,4 persen.

Kualitas kredit juga masih menjadi "pekerjaan rumah" mengingat rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) secara gross 3,1 persen, naik dari periode sama tahun lalu sebesar 2,8 persen.

Likuiditas BNI terjaga dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 15 persen, menjadi Rp401,88 triliun dari periode sama tahun lalu sebesar Rp349,4 triliun.

Dengan penghimpunan DPK dan penyaluran kredit tersebut, aset BNI terkumpul sebesar Rp571,5 triliun di triwulan III 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kredit Program JARING Bank Mandiri Telah Capai Rp1,33 Triliun

Kredit Program JARING Bank Mandiri Telah Capai Rp1,33 Triliun

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:28 WIB

BNI Himpun Dana Tebusan Tax Amnesty Rp7,6 Triliun

BNI Himpun Dana Tebusan Tax Amnesty Rp7,6 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:14 WIB

QNB Group Bukukan Laba Bersih 2,7 Miliar Dolar AS di Q3 2016

QNB Group Bukukan Laba Bersih 2,7 Miliar Dolar AS di Q3 2016

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 18:58 WIB

Himpunan Bank BUMN Incar Jadi Penyalur Bantuan Sosial Non Tunai

Himpunan Bank BUMN Incar Jadi Penyalur Bantuan Sosial Non Tunai

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 12:35 WIB

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bank Mandiri Salurkan KUR Buat Nelayan di Lamongan

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 11:24 WIB

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:29 WIB

Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun

Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:25 WIB

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:18 WIB

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 13:09 WIB

Waskita Karya Dapat Kredit Sindikasi Rp4,59 Triliun

Waskita Karya Dapat Kredit Sindikasi Rp4,59 Triliun

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 14:41 WIB

Terkini

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Rupiah Tak Berdaya: Terperosok ke Rp17.407 Saat Badai Ekonomi Menghantam Asia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Harga Pangan Kian Mencekik, Cabai dan Bawang Naik di Awal Pekan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB