RUU Migas Baru Bisa Dibahas dengan Pemerintah Januari 2017

Adhitya Himawan

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 13:27 WIB
RUU Migas Baru Bisa Dibahas dengan Pemerintah Januari 2017
Anggota Komisi VII DPR Satya Widya Yudha (tengah), didampingi Chalid Muhammad (Institut Hijau Indonesia) dan Nur Masripatin (Kementerian LHK), dalam diskusi di Komplek DPR, Senayan, Jumat (14/10/2016). [Antara/M Agung Rajasa]

Anggota Komisi VII DPR RI, Satya Yudha, menghargai pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru Ignasius Jonan yang memastikan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas. Hal itu disampaikan Jonan dalam rapat kerja (raker) dengan komisi VII yang diikutinya.

Menurut Satya, revisi RUU Migas memang masih dibahas di Komisi VII, masih jadi masalah internal. “Tunggu sampai nanti sinkronisasi, mungkin Desember sampai Baleg (Badan Legislasi DPR) kalau sudah sampai Baleg berarti semua fraksi sudah sepakat. Dari baleg dibawa ke paripurna, Januari bisa diketok, baru dibentuk panja atau pansus. Bisa mulai diskusi dengan pemerintah,” ungkap Satya ketika dihubungi, Jumat (21/10/2016).

Satya menyebut, jika selama ini banyak pendapat soal posisi revisi RUU Migas, itu dipastikan bukan pendapat komisi VII, tapi mungkin pendapat fraksi atau pribadi. Ini karena memang komisi yang ia ikuti belum memberikan pernyataan resmi. “Pemerintah boleh saja menyatakan sudah ada draft revisi RUU Migas, namun belum tentu disetujui oleh DPR karena posisi DPR belum satu.

Selain itu, pembahasan RUU Migas nanti, belum tentu hanya dilakukan komisi VII tapi juga bisa dari komisi lain yang berhubungan dengan migas misal karena migas kan berhubungan dengan infrastruktur, kehutanan dan lainnya jadi bisa saja gabungan dari beberapa komisi,” katanya. “Jadi pembahasan resmi RUU migas itu tergantung Baleg DPR di mana ada dua mekanisme jika mekanisme pansus bukan hanya komisi VII saja tapi komisi lain yg berkaitan bisa ikut, kalau mekanisme panja yang membahas komisi VII. Dan mekanisme itu belum dipilih sekarang ini.”

Seperti diketahui, di hadapan Komisi VII, menteri Jonan mengatakan bahwa jika draf revisi RUU Migas dan Minerba sudah sampai di tangan DPR, maka pasti akan diberitahukan kepada Presiden. Setelah itu, Presiden akan memberikan mandatnya kepada Kementerian ESDM.

Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan menyatakan akan memprioritaskan revisi UU Migas lebih dulu. Alasannya pemerintah akan menerbitkan Peraturan Pemerintah baru yang merupakan turunan dari UU tersebut. "Kita lebih di migas karena pemerintah tengah melakukan kajian untuk menerbitkan PP," ujar Gus Irawan .

Menurut Gus Irawan, semua pembahasan revisi UU di sektor energi memang mengalami keterlambatan. Pasalnya keduanya harus melalui proses yang panjang. "Revisi migas dan dan minerba tertunda. Karena prosesnya panjang," kata Gus Irawan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi PKB Syaikhul Islam Ali setuju bahwa UU Migas mendesak diselesaikan. Menurut dia, melalui UU Migas baru diharapkan lahir BUMN, yang memegang hak pengusahaan migas secara penuh."Kami berharap BUMN itu adalah Pertamina," ujar dia.(

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Hanura Tuding Jonan Akan Membunuh Bisnis SPBU Pertamina

Politisi Hanura Tuding Jonan Akan Membunuh Bisnis SPBU Pertamina

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 13:22 WIB

Jika RUU Migas Buntu, Pemerintah Didesak Terbitkan Perppu

Jika RUU Migas Buntu, Pemerintah Didesak Terbitkan Perppu

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:28 WIB

Komisi VII Sepakati RUU Konvensi PBB Terkait Perubahan Iklim

Komisi VII Sepakati RUU Konvensi PBB Terkait Perubahan Iklim

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 17:57 WIB

Bahas Perubahan Iklim, Komisi VII Undang Menteri LHK

Bahas Perubahan Iklim, Komisi VII Undang Menteri LHK

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 16:38 WIB

Komisi VII Ingin Jonan dan Arcandra Langsung "Tune In" di ESDM

Komisi VII Ingin Jonan dan Arcandra Langsung "Tune In" di ESDM

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 18:46 WIB

Anggota Komisi VII ini Sebut Jonan Bakal Jadi Bonekanya Arcandra

Anggota Komisi VII ini Sebut Jonan Bakal Jadi Bonekanya Arcandra

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 16:14 WIB

Ketua Komisi VII Gagal Paham Jonan Diangkat Jadi Menteri ESDM

Ketua Komisi VII Gagal Paham Jonan Diangkat Jadi Menteri ESDM

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 15:41 WIB

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Harga Listrik Ditentukan Komponen Harga Bahan Bakar

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:55 WIB

Arcandra Koreksi Biaya Blok Masela Jadi 15 Miliar Dolar AS

Arcandra Koreksi Biaya Blok Masela Jadi 15 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 15:50 WIB

Proyek Listrik 35 Ribu MW Dinilai Masih Sulit Terwujud

Proyek Listrik 35 Ribu MW Dinilai Masih Sulit Terwujud

DPR | Rabu, 17 Agustus 2016 | 14:33 WIB

Terkini

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

×