Pendidikan Vokasi Dipercaya Bisa Kurangi Pengangguran

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:26 WIB
Pendidikan Vokasi Dipercaya Bisa Kurangi Pengangguran
Pendidikan vokasi. [Dok Panitia Rembuk Nasional]

Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla diharapkan terus meningkatkan pendidikan yang mengajarkan keahlian khusus (vokasi). Pendidikan vokasi diyakini sebagai salah satu cara efektif untuk mengurangi angka pengangguran. Demikian salah satu rekomendasi yang dihasilkan pada Rembuk Nasional ‘Bergegas Membangun Indonesia’, di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin malam (24/10/2016).

"Pada tahun 2030, persaingan kerja didominasi sektor jasa, dan penggunaan teknologi tinggi. Perlu disiapkan SDM yang berkompeten untuk masa depan,” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Rhenald Kasali yang menjadi juru bicara Rembuk Nasional dari rumpun diskusi Pembangunan Manusia dan Pendidikan Vokasi dalam keterangan resmi, Selasa (25/10/2016).

Dibanding dengan negara lain, serta dengan melihat laju pertumbuhan ekonomi nasional, lanjutnya, angka penganguran di Indonesia relatif rendah. Namun yang menghawatirkan adalah, pengangguran didominasi oleh pemuda. Hal ini disebabkan para generasi muda kurang menguasai skill.

"Mereka (sebagian pemuda) merasa tidak punya cukup kreativitas dalam bekerja. Maka, generasi muda harus dibekali kompetensi sesuai dengan pasar tenaga kerja, pada persaingan global saat ini,” jelas Rhenald.

Meski demikian, Rhenald mengingatkan agar segala kompetensi yang diajarkan pada generasi muda, harus ditanamkan dengan mengedepankan kearifan budaya, moral, etika dan rasa nasionalisme.

Praktisi pendidikan yang juga penulis buku 'Revolusi Sistem Pendidikan Nasional', Bayu Prawira dalam forum Rembuk Nasional mengatakan, formula yang diperlukan dalam pendidikan knowledge, soft skill, leadership yang kemudian dibungkus etika. “Dengan demikian, siswa Indonesia memiliki daya saing dan memiliki karakter yang kuat”.

Rembuk Nasional juga menghadirkan stan pameran pendidikan vokasi, diantaranya adalah SMK Raden Umar Said, Kudus, Jawa Tengah. Ini adalah SMK binaan Djarum Foundation dengan konsentrasi jurusan animasi tiga dimensi, multimedia, teknologi mobile, dan sebagainya.

Menurut Kepala Jurusan Animasi SMK Raden Umar Said, Agam Amintaha, kurikulum yang diajarkan mengacu pada kebutuhan pasar kerja.

“Sekolah juga mengupayakan sertifikasi keahlian. Begitu lulus, siswa memiliki skill yang tersertifikasi, sehingga siap masuk dunia kerja,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pujian Untuk Jokowi-JK Dari Menteri Kabinet Kerja

Ini Pujian Untuk Jokowi-JK Dari Menteri Kabinet Kerja

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:44 WIB

Pemerintahan Jokowi Dinilai Hebat dalam Perbaikan Infrastruktur

Pemerintahan Jokowi Dinilai Hebat dalam Perbaikan Infrastruktur

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:39 WIB

Ini Tantangan Keamanan Pemerintahan Jokowi-JK Versi Imparsial

Ini Tantangan Keamanan Pemerintahan Jokowi-JK Versi Imparsial

News | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:35 WIB

Indonesia Adalah Negara Ekonomi Terbesar ke 12 di Dunia

Indonesia Adalah Negara Ekonomi Terbesar ke 12 di Dunia

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:30 WIB

Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:20 WIB

Dua Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK, Digagas Rembug Nasional

Dua Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK, Digagas Rembug Nasional

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:15 WIB

Menaker Hanif Klaim Pengangguran Tahun 2016 Capai Titik Terendah

Menaker Hanif Klaim Pengangguran Tahun 2016 Capai Titik Terendah

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 14:54 WIB

Puan: Tingkat Penganggguran Tahun Ini Capai 5,5 Persen

Puan: Tingkat Penganggguran Tahun Ini Capai 5,5 Persen

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 14:14 WIB

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:06 WIB

Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi

Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 19:35 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB