Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

ASDP Kini Melayani Pelayaran Jalur Surabaya-Lombok

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 03 Desember 2016 | 05:54 WIB
ASDP Kini Melayani Pelayaran Jalur Surabaya-Lombok
KMP Legundi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). [Dok ASDP]

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan bahwa pengoperasian perdana layanan feri jarak jauh lintas Surabaya - Lombok menggunakan kapal buatan anak bangsa, KMP Legundi telah dilaksanakan Kamis (1/12/2016) kemarin. Kapal ini telah diberangkatkan dari dermaga Jamrud Utara 310, Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Laut Pelindo III Lembar, Lombok.

PLT Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan, ASDP telah berkomitmen untuk mendukung penurunan biaya tinggi logistik dan pengembangan sektor pariwisata melalui layanan feri jarak jauh. "Pengguna jasa kini dapat menikmati perjalanan dari Surabaya menuju Lombok dengan KMP Legundi yang menyediakan berbagai fasilitas yang memberikan kenyamanan selama perjalanan. Tentunya, perjalanan dengan kapal ASDP ini lebih hemat, aman dan nyaman," tuturnya, Rabu (30/11).

Pengguna jasa dapat menikmati indahnya laut yang melintasi Surabaya-Lombok dari sudut jendela ruang penumpang yang full AC. Penumpang juga tidak perlu khawatir, karena PT ASDP memberikan layanan tambahan berupa satu kali makan tanpa biaya.
Tarif penumpang dewasa Rp 72.000, anak- anak Rp 47.000. Adapun untuk kendaraan : Golongan I Rp 117.000, Golongan II Rp 197.000, Golongan III Rp 392.000,
Golongan IV Penumpang Rp 1.385.000, Golongan IV Barang Rp 1.252.000, Golongan V Penumpang Rp 2.657.000, Golongan V Barang Rp 2.194.000, Golongan VI Penumpang Rp 4.510.00, Golongan VI Barang Rp 3.629.000, Golongan VII Rp 4.574.000, Golongan VIII Rp 6.829.000, Golongan IX Rp 10.234.000. (Tarif belum termasuk biaya jasa pelabuhan).

Pelayaran Surabaya-Lombok dijadwalkan dua kali dalam satu minggu, dengan waktu pelayaran sekitar 21 jam. Dari Surabaya berangkat hari Senin dan Kamis, dari Lombok hari Rabu dan Sabtu. Sebagai perbandingan, untuk perjalanan Surabaya-Lombok melintasi jalur darat dan penyeberangan Jawa-Bali, waktu tempuh perjalanan bisa mencapai lebih dari 30 jam.

“Kami sebenarnya mengkaji juga untuk rute-rute yang lain, seperti Jakarta-Surabaya. Namun, untuk jangka pendek, rute Lembar-Surabaya dulu,” katanya.

Bertahap
Rencananya, secara bertahap ASDP akan menyiapkan lima unit kapal berkapasitas di atas 5.000 tonase kotor (Gross Tonnage/GT) untuk layanan feri jarak jauh. Menurutnya, kapal feri yang disiapkan mampu menampung 1.000 penumpang dan 100 truk. Dengan layanan feri jarak jauh, Faik optimistis dapat mengurangi biaya logistik dan mendukung sektor pariwisata setempat. Bahkan, lanjutnya, layanan feri jarak jauh tersebut juga mampu mengurangi kepadatan lalu lintas darat.

Keunggulan penggunaan feri ketimbang angkutan darat antara lain pertama, mengurangi kepadatan lalu lintas di Bali, sehingga kenyamanan pariwisata dapat lebih terjaga. Kedua, menambah rute baru pariwisata dari Surabaya ke Lombok dengan frekuensi dua kali per pekan. Ketiga, ramah lingkungan. Keempat, mengurangi beban dan perawatan jalan raya. Kelima, efisiensi waktu, biaya operasional dan pemeliharaan truk.

ASDP memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskan program pemerintah, terutama mengenai peningkatan konektivitas, dan menurunkan biaya logistik nasional. Saat ini, jumlah rute penyeberangan ASDP telah mencapai 195 rute dengan rincian 143 rute perintis dan 52 rute komersial. Dari total rute penyeberangan tersebut, sebanyak 53 rute melayani feri jarak jauh.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembukaan layanan feri jarak jauh rute Surabaya-Lombok dilakukan untuk menurunkan biaya logistik. "Selama ini, Surabaya menuju Lembar lewat darat dan itu agak lama dan mahal karena dua kali melalu selat. Akan tetapi jika lewat laut biaya justru lebih murah," ujar Menhub.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengelolaan Pelayaran Nasional Perlu Kepastian Batas Negara

Pengelolaan Pelayaran Nasional Perlu Kepastian Batas Negara

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 05:48 WIB

Pengusahaan Pelabuhan Marunda Diserahkan ke Swasta

Pengusahaan Pelabuhan Marunda Diserahkan ke Swasta

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 12:21 WIB

Dunia Usaha Butuh Good Governance, Tak Cuma Clean Governance

Dunia Usaha Butuh Good Governance, Tak Cuma Clean Governance

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 13:59 WIB

Dalam Sehari, Kemenhub Selesaikan Dokumen Kapal Mina Maritim

Dalam Sehari, Kemenhub Selesaikan Dokumen Kapal Mina Maritim

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 11:40 WIB

Denmark Norwegia Diajak Bangun Infrastruktur Transportasi Laut

Denmark Norwegia Diajak Bangun Infrastruktur Transportasi Laut

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 14:35 WIB

Pelindo I Teken Konsesi Pengusahaan Pelabuhan Kuala Tanjung

Pelindo I Teken Konsesi Pengusahaan Pelabuhan Kuala Tanjung

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:54 WIB

Menhub Tingkatkan Peran Swasta di Infrastruktur Transportasi

Menhub Tingkatkan Peran Swasta di Infrastruktur Transportasi

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 18:47 WIB

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

ASDP Akan Beli 60 Kapal Baru dalam 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 16:52 WIB

Hindari Monopoli di Pelabuhan, Pemerintah Dorong Peran Swasta

Hindari Monopoli di Pelabuhan, Pemerintah Dorong Peran Swasta

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 15:36 WIB

PT KAI Siapkan 13 Kereta Tambahan untuk Natal dan Tahun Baru 2017

PT KAI Siapkan 13 Kereta Tambahan untuk Natal dan Tahun Baru 2017

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 14:46 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB