Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jelang Libur Akhir Tahun, Pasar Saham Eropa Ditutup Bervariasi

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 20 Desember 2016 | 09:00 WIB
Jelang Libur Akhir Tahun, Pasar Saham Eropa Ditutup Bervariasi
Bursa Saham London, Inggris. [Reuters/Antara]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin (19/12/2016) ditutup turun sebesar 39 poin atau 0,76 persen ke level 5.191 setelah bergerak di antara 5.190-5.240. Sebanyak 96 saham naik, 207 saham turun, 100 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp5.696 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp289 miliar.

Pasar Amerika ditutup menguat di akhir perdagangan. Sebagian pelaku pasar juga masih mengharapkan reli saham AS ke level rekor tertinggi baru masih berlanjut di 2017, berdasarkan prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, inflasi meningkat serta pertumbuhan pendapatan korporat yang membaik. Spekulasi pada kondisi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi menyebabkan kenaikan yield obligasi AS tenor 10-tahun ke level tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Alhasil harga obligasi anjlok tajam sehingga para investor mengurangi alokasi ke pasar obligasi.

"Dow jones menguat 0,21 persen ke level 19,884. Nasdaq menguat 0,41 persen dan S&P menguat 0,20 persen," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan tertulis Selasa (20/12/2016).

Pasar Eropa ditutup bervariasi menjelang musim liburan akhir tahun. Index FTSE men-guat tipis di level 7,017. DAX menguat di level 11,426 Sementara CAC melemah 0,22 persen ke level 4,822. Sentimen lainnya datang dari data ekonomi Eropa dari Jerman. Data indeks iklim bisnis Jerman naik menjadi 111.0 di bulan Desember. Kenaikan ini melebihi ekspektasi 110.7 oleh Reuters dan indeks November sebesar 110.4.

"Untuk kedepannya, para investor akan memantau data - data perekonomian Eropa hingga akhir pekan ini, jelang liburan Natal 2016," jelas Hans.

Belum pulihnya perekonomian global tidak membuat Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, pesimistis menyongsong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017, saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia menempati peringkat ketiga di Asia, setelah China dan India. Menurut Ia, salah satu efek melemahnya perekonomian global adalah menguatnya proteksi terhadap pasar. Proteksi itu dilakukan dengan berbagai cara, dari mempersulit barang masuk hingga menaikkan bea. Dalam kondisi seperti ini, kementerian perdagangan sudah menyiasatinya dengan melakukan berbagai perjan-jian bilateral untuk membuka pasar-pasar baru.

Selain diversifikasi pasar ekspor, pasar domestik juga terus ditata. Enggartiasto mengatakan, pemerintah tidak mau pasar da-lam negeri hanya menjadi keranjang bagi barang-barang impor. Maka, pasar harus dilindungi. Kalau proteksi pasar itu dimanfaatkan dengan baik, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus naik. Bahkan, juga akan mengikis kesenjangan sosial karena UKM diberdayakan dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Kontrak WIKA di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rp57 Triliun

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 12:01 WIB

Ketegangan Geopolitik Lemahkan Pasar Saham AS

Ketegangan Geopolitik Lemahkan Pasar Saham AS

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 11:54 WIB

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Semen Baturaja Targetkan Penjualan Semen 2 Juta Ton di 2017

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 09:02 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Saham AS Turun

The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Saham AS Turun

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 08:34 WIB

Bali Towerindo Raih Pinjaman dari Bank Sinarmas

Bali Towerindo Raih Pinjaman dari Bank Sinarmas

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 11:45 WIB

Pasar Fokus Pertemuan The Fed, Saham Eropa Menguat

Pasar Fokus Pertemuan The Fed, Saham Eropa Menguat

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 11:11 WIB

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Pekan Lalu, IHSG Menguat di 3 Sektor Ini

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 13:08 WIB

Bumi Resources Milik Group Bakrie Raih Laba 73 Juta Dolar AS

Bumi Resources Milik Group Bakrie Raih Laba 73 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 10:32 WIB

Pasar AS Ditutup di Rekor yang Tinggi

Pasar AS Ditutup di Rekor yang Tinggi

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 09:17 WIB

Jakarta Setiabudi Prediksi Pendapatan Naik 50 Persen

Jakarta Setiabudi Prediksi Pendapatan Naik 50 Persen

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 11:10 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB