Jumhur Hidayat Kritik Pemerintah Buka Pintu Tenaga Kerja Cina

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Sabtu, 24 Desember 2016 | 11:09 WIB
Jumhur Hidayat Kritik Pemerintah Buka Pintu Tenaga Kerja Cina
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia, Jumhur Hidayat (paling kiri) di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/12/2016). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia, Jumhur Hidayat mengaku heran dengan kebijakan pemerintah yang seolah-olah membuka pintu bagi tenaga kerja asing asal Cina. Dia pun mencurigai bahwa sebenarnya ada skenario besar yang dilakukan Cina di Indonesia.

"Ini kok modusnya mendompleng pada tenaga kerja asing," katanya dalam diskusi bertajuk 'Di Balik Serbuan Warga Asing' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu, 24/12/2016).

Menurut Jumhur, semua pengusaha tentu ingin mengeluarkan modal seminimal mungkin untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya. Namun, dengan kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia, maka tentunya biaya yang dikeluarkan akan semakin membesar.

"Kedua, kalau ada usaha yang tidak ingin memperkecil cost dipertanyakan ada apa sebenarnya. Biayanya jauh lebih mahal, datang pakai pesawat, penginapan di apartemen, gaji lebih besar. Padahal pekerjaan itu bisa dilakukan oleh pekerja lokal," kata Jumhur.

Mantan kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) tersebut pun heran dengan sikap pemerintah yang seolah tidak melakukan pengawasan masuknya TKA. Padahal, Undang-Undang Ketenagakerjaan sudah mengatur tentang itu.

Dia pun  mencontohkan kejadian di Korea Selatan, dimana pengusaha kecil setiap hari teriak dan meminta pemerintah mereka untuk mendatangkan buruh bergaji rendah dari Indonesia. Tapi, pemerintah Korea Selatan konsisten menjalankan aturan.

"Jika seorang pengusaha meminta izin untuk mendatangkan buruh asal Indonesia, pemerintah mereka pasti terlebih dahulu memerintahkan untuk mengiklankan bahwa mereka sedang butuh tenaga kerja. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada warga yang mendaftar ke perusahaan barulah pemerintah memberi izin," kata Jumhur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Bantah Isu 10 Juta Pekerja Cina Masuk Indonesia

Jokowi Bantah Isu 10 Juta Pekerja Cina Masuk Indonesia

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 15:13 WIB

Komisi I akan Validasi Info Tenaga Kerja Cina Membanjiri RI

Komisi I akan Validasi Info Tenaga Kerja Cina Membanjiri RI

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 14:49 WIB

Komisi IX Akui Sulit Awasi Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Komisi IX Akui Sulit Awasi Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 10:33 WIB

RUU Jasa Konstruksi Perketat Izin Kerja Pekerja Asing

RUU Jasa Konstruksi Perketat Izin Kerja Pekerja Asing

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 16:33 WIB

Ketua DPR Tak Setuju Banyak Pekerja Cina Masuk Indonesia

Ketua DPR Tak Setuju Banyak Pekerja Cina Masuk Indonesia

DPR | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 15:13 WIB

70 Tenaga Kerja Asing Ilegal Cina Ditangkap Polda Banten

70 Tenaga Kerja Asing Ilegal Cina Ditangkap Polda Banten

News | Selasa, 02 Agustus 2016 | 23:18 WIB

Pekerja Asal Cina Membludak, Menaker Hanif Dhakiri Didesak Mundur

Pekerja Asal Cina Membludak, Menaker Hanif Dhakiri Didesak Mundur

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 09:36 WIB

Ini yang Terjadi Bila Lapangan Kerja Diserahkan ke Buruh Cina

Ini yang Terjadi Bila Lapangan Kerja Diserahkan ke Buruh Cina

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 07:00 WIB

Isu 10 Juta Tenaga Cina, Ahok: Mau Kerja di Mana? Bersihin Got?

Isu 10 Juta Tenaga Cina, Ahok: Mau Kerja di Mana? Bersihin Got?

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 12:18 WIB

Banten Diserbu Pekerja Asal Cina, Pimpinan DPR Sidak Pabrik Semen

Banten Diserbu Pekerja Asal Cina, Pimpinan DPR Sidak Pabrik Semen

DPR | Rabu, 09 September 2015 | 11:13 WIB

Terkini

Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029

Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Ketika Kopi dan Seni Bertemu, Menikmati Galeri Jadi Pengalaman yang Berbeda

Ketika Kopi dan Seni Bertemu, Menikmati Galeri Jadi Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:39 WIB

Struktur Pemerintahan Prabowo Makin Gemoy, DPD Tagih Janji Efisiensi: Jangan Cuma Bagi-Bagi Jabatan

Struktur Pemerintahan Prabowo Makin Gemoy, DPD Tagih Janji Efisiensi: Jangan Cuma Bagi-Bagi Jabatan

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:30 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 4-11 Oktober 2026, Kamu Termasuk?

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 4-11 Oktober 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Pengamat Nilai Peran Vital Menlu Baru

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Pengamat Nilai Peran Vital Menlu Baru

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Biomassa Jadi Bisnis Baru Desa, PLN EPI Bidik 100 Desa

Biomassa Jadi Bisnis Baru Desa, PLN EPI Bidik 100 Desa

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Cake Tak Lagi Identik dengan Perayaan, Harvest Bawa Kreasi Baru Bersama Reynold Poernomo

Cake Tak Lagi Identik dengan Perayaan, Harvest Bawa Kreasi Baru Bersama Reynold Poernomo

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Irjen Herry Heryawan Dapat Tugas Baru, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat

Irjen Herry Heryawan Dapat Tugas Baru, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat

Riau | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:05 WIB

×