KKP - FAO Perkuat Kerjasama Kelola Ekosistem Laut

Adhitya Himawan

Sabtu, 31 Desember 2016 | 02:00 WIB
KKP - FAO Perkuat Kerjasama Kelola Ekosistem Laut
Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kerja sama regional untuk mengelola perairan yang termasuk dalam kawasan the Indonesian Seas Large Marine Ecosystem (ISLME) secara efektif dan berkelanjutan. Kawasan ISLME dimaksud adalah meliputi perairan pesisir utara Timor Leste dan Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 712, 713, 714, 715 dan sebagian kecil WPPNRI 573.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan dokumen proyek “Enabling Transboundary Cooperation for Sustainable Management of The Indonesian Seas", pada Rabu (28/12/2016) di Kantor KKP, Jakarta. Dokumen kerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian atau Food and Agricultural Organization (FAO) ini ditandatangani Sekretaris Jenderal KKP Sjarief Widjaja dengan didampingi Mark Smulders, Kepala Perwakilan FAO Indonesia dan Timor Leste dan Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar.

Dalam sambutannya Sjarief mengatakan, proyek kerja sama ini merupakan bagian dari paket bantuan dari the Global Environment Facility (GEF) - 5 dengan sumber dana dari International Waters. "Status pembiayaan ini semuanya berbentuk hibah murni sebesar 4 juta dollar AS. Dimana, besaran dana pendamping lebih kurang sebesar 6 kali dari besaran dana hibahnya atau sekitar 25 juta dollar AS", ungkap Sjarief.

Sjarief juga menuturkan, proyek ini bertujuan untuk memfasilitasi penerapan pendekatan ekosistem untuk pengelolaan perikanan (EAFM) dan pesisir di wilayah ISLME yang mencakup Indonesia dan Timor Leste. Pendekatan tesebut diterapkan untuk menjamin keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya melalui Trans-boundary Diagnostic Analysis (TDA) dan pengembangan Strategic Action Programme (SAP).

"Proyek ini memberikan perhatian lebih pada capacity building dan peningkatan penerapan pendekatan ekosistem dalam pengelolaan untuk menjamin pengembangan program nasional yang berkelanjutan dan menjaga lingkungan untuk generasi berikutnya", papar Sjarief.

Ia juga menekankan bahwa fokus dari proyek ini adalah “Bidang Perikanan” dengan memperhatikan pilar Large Marine Ecosystem (LME) lainnya seperti oseanografi, tata kelola (governance), sosial-ekonomi, dan aspek lingkungan seperti pencemaran dan perubahan iklim.

Sementara itu, Kepala Perwakilan FAO Indonesia dan Timor Leste Mark Smulders mengatakan, proyek ISLME akan dilakukan bersama antara dua negara yaitu Indonesia dan Timor Leste bekerjasama dengan beberapa lembaga mitra di lintas sektor untuk menjawab permasalahan terkait pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan termasuk pengembangan dan penerapan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) dan Ecosystem Approach to Aquaculture (EAA).

Sebagai informasi bahwa untuk mencapai tujuannya, proyek ini dibagi menjadi tiga komponen utama. Komponen pertama, identifikasi dan mengatasi ancaman terhadap lingkungan laut termasuk perikanan yang tidak berkelanjutan. Kedua, Penguatan kapasitas untuk kerjasama regional dan sub-regional dalam pengelolaan sumberdaya laut, dan ketiga adalah koordinasi dengan jejaring informasi regional, monitoring dampak proyek, serta diseminasi dan pertukaran informasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KKP Ajak Masyarakat Perangi Penyelundupan Benih Lobster

KKP Ajak Masyarakat Perangi Penyelundupan Benih Lobster

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2016 | 08:00 WIB

Sepanjang 2017, KKP Telah Tenggelamkan 236 Kapal

Sepanjang 2017, KKP Telah Tenggelamkan 236 Kapal

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2016 | 07:00 WIB

Lewat Harkannas, Pemerintah Dorong Konsumsi Ikan

Lewat Harkannas, Pemerintah Dorong Konsumsi Ikan

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 14:49 WIB

KKP Bangun Pulau-pulau Terluar Jadi Sentra Perikanan

KKP Bangun Pulau-pulau Terluar Jadi Sentra Perikanan

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 12:08 WIB

Gencar Berantas Ilegal Fishing, KKP Gandeng Satgas 115

Gencar Berantas Ilegal Fishing, KKP Gandeng Satgas 115

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 00:24 WIB

Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing Bikin Ekspor Indonesia Kecil

Pencurian Ikan Oleh Kapal Asing Bikin Ekspor Indonesia Kecil

Bisnis | Minggu, 04 Desember 2016 | 23:41 WIB

Ini 7 Langkah Tingkatkan Daya Saing Perikanan ASEAN

Ini 7 Langkah Tingkatkan Daya Saing Perikanan ASEAN

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 14:22 WIB

Genjot Industri Perikanan, KKP Gandeng Denmark dan Norwegia

Genjot Industri Perikanan, KKP Gandeng Denmark dan Norwegia

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 13:44 WIB

Indonesia akan Jadi Produsen Ikan Hias Nomor 1 Dunia Tahun 2019

Indonesia akan Jadi Produsen Ikan Hias Nomor 1 Dunia Tahun 2019

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 15:03 WIB

Kepemimpinan Indonesia dalam Penguatan Perikanan Global Diakui

Kepemimpinan Indonesia dalam Penguatan Perikanan Global Diakui

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 14:49 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×