Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

BKPM Akui Investor Jepang Makin Gencar ke Properti Indonesia

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2017 | 13:22 WIB
BKPM Akui Investor Jepang Makin Gencar ke Properti Indonesia
Komplek perumahan sederhana di Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (11/9/2016).

Akhir pekan ini, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan berkunjung ke Indonesia untuk mengadakan pertemuan dengan   Presiden Joko Widodo. Salah satu agendanya, yaitu membahas hubungan  bilateral kedua negara yang diharapkan berdampak positif terhadap semakin banyaknya investasi dari Jepang ke Indonesia. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Jepang sebagai negara kedua terbesar investor di Indonesia. Sebagian besar investor Jepang menanamkan modalnya di sektor infrastruktur.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong menilai bahwa Jepang merupakan investor kedua terbesar dan banyak sekali investasi Jepang di sektor infrastruktur. "Seperti pembangkit listrik, MRT, Jakarta pun juga didanai oleh investasi dari Jepang.  Jadi, memang dari perspektif investasi jepang ini satu nasabah kita yang sangat penting,” ujar Kepala BKPM Thomas Lembong dalam keterangan resmi kepada pers, Jumat (13/1/2017).

Beberapa proyek infrastruktur di tahun 2016 seperti proyek ketenagalistrikan yang dimenangkan oleh konsorsium Jepang-Indonesia dan tol laut Surabaya-Sorong saat ini sudah berjalan. Di tahun 2017, investor Jepang juga mulai merambah untuk berinvestasi di bidang real estate dan properti.

“Sudah ada wacana untuk kereta api kecepatan medium dari Jakarta ke Surabaya, dan kelihatannya Jepang cukup tertarik. Selain itu ada pelabuhan Patimban di wilayah timur Jakarta, dekat dengan kluster otomotif. Semua perusahaan mobil motor Jepang ada di sana semua. Jadi, kalau ada pelabuhan raksasa di sana, akan membuat ekspor otomotif kita lebih efisien. Dan Pelabuhan Patimban itu juga didanai oleh investasi dari jepang,” jelas Tom.

Tom menilai bahwa kondisi investasi dua negara berjalan sangat baik. Jepang merupakan satu mitra bilateral yang sangat penting bagi Indonesia.

“Saya kira suatu perkembangan baik bagi kita Perdana Menteri Jepang akan berkunjung. Saya juga berkunjung ke Jepang kira-kira lima minggu yang lalu dan berdialog dengan Kadin-nya mereka, bertemu dengan banyak investor. Saya kira sangat terasa hubungan cukup serasi cukup akrab tentunya Jepang sudah menjadi investor puluhan tahun, sekali lagi menjadi investor kedua atau ketiga di Indonesia,” lanjutnya.

Sementara Pejabat Promosi Investasi kantor perwakilan BKPM (IIPC) Tokyo Saribua Siahaan menjelaskan bahwa salah satu perusahaan Jepang yang bergerak di bidang properti telah mengandeng lokal partner di Indonesia untuk merealisasikan investasinya melalui pembangunan perumahan di seluruh Indonesia. Program pembangunan residensial sederhana dengan harga terjangkau akan ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.  Masuknya investasi tersebut sejalan dengan salah satu program pemerintah untuk membangun satu juta rumah.

”Beberapa investor dari negeri Sakura yang akan masuk ke bidang real estate dan properti di Indonesia, memiliki target pasar yang berbeda-beda. Ada yang menargetkan membangun properti khusus untuk ekspatriat dan menengah keatas, ada juga yang menargetkan untuk para pekerja di dalam kawasan industri. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan kantor BKPM di Jakarta untuk memfasilitasi salah satu grup besar Jepang yang telah memiiliki perjanjian kerjasama dengan   perusahaan   perumahan Indonesia," papar Saribua.

Kunjungan PM Jepang ke Indonesia tidak  hanya akan membahas di sektor manufaktur, tapi juga sektor prioritas pemerintah lainnya. Dalam  kunjungan tersebut, Pemerintah Jepang akan mengikutsertakan perusahaan-perusahaan Jepang yang akan berinvestasi ke Indonesia.

Menurut data realisasi investasi BKPM Triwulan III 2016 Jepang merupakan negara kedua terbesar yang menanamkan modalnya di Indonesia total US$ 1,6 miliar  dengan total 425 proyek. Nilai tersebut naik signifikan jika dibandingkan dengan realisasi investasi Triwulan III 2015 sebesar US$ 917,27 juta dengan total 399 proyek. Sedangkan untuk data kumulatif Januari-September 2016 total realisasi investasi dari Jepang tercatat mencapai US$ 4,4 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW: Pasar Perumahan Mulai Bergerak On The Track

IPW: Pasar Perumahan Mulai Bergerak On The Track

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:27 WIB

Jokowi akan Groundbreaking Bandara Kulon Progo 23 Januari

Jokowi akan Groundbreaking Bandara Kulon Progo 23 Januari

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 09:52 WIB

CBA: Pengalihan Dana Haji untuk Infrastruktur Adalah Penyimpangan

CBA: Pengalihan Dana Haji untuk Infrastruktur Adalah Penyimpangan

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 13:16 WIB

BKPM: Penggunaan TKA di Awal Proses Konstruksi Investasi

BKPM: Penggunaan TKA di Awal Proses Konstruksi Investasi

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 12:07 WIB

Terminal Baru Bandara Depati Amir Mulai Dioperasikan

Terminal Baru Bandara Depati Amir Mulai Dioperasikan

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 09:14 WIB

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:37 WIB

Dana Talangan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol

Dana Talangan Percepat Penyelesaian Pembangunan Jalan Tol

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 12:43 WIB

Tol Batang-Semarang Ditargetkan Beroperasi Desember 2018

Tol Batang-Semarang Ditargetkan Beroperasi Desember 2018

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 13:01 WIB

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:35 WIB

BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja

BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 06:48 WIB

Terkini

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB