Jokowi Minta Percepat Reformasi Kemudahan Berusaha

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 29 Maret 2017 | 18:49 WIB
Jokowi Minta Percepat Reformasi Kemudahan Berusaha
Presiden Joko Widodo bertemu pimpinan lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/3).

Suara.com - Pemeritah menargetkan Indonesia masuk dalam 40 besar Indeks Kemudahan Berusaha dari negara lainnya versi Bank Dunia. Jokowi meminta reformasi percepatan berusaha dan investasi dipercepat.

Tahun ini, sesungguhnya Indonesia mampu memperbaiki posisi dalam indeks tersebut sebanyak 15 peringkat hingga berada pada posisi ke-91 dari sebelumnya pada peringkat ke-106. Namun, hal itu dirasa belum cukup.

"Perlu saya ingatkan, bahwa target kita adalah masuk ke 40 besar. Saat ini, Indonesia sudah dikategorikan sebagai top reformer pada Laporan 'Doing Business 2017'. Namun, kita perlu tunjukkan bahwa Indonesia mampu melakukan reformasi yang lebih cepat lagi dalam kemudahan berusaha dan berinvestasi," kata Jokowi mengawali arahannya dalam rapat terbatas mengenai akselerasi peningkatan peringkat kemudahan berusaha di Kantor Presiden, Jakarta Rabu, (29/3/2017).

Maka itu, agar dapat memperbaiki posisi Indonesia dalam indeks tersebut, Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk fokus dalam upaya meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia. Sebagai langkah awal, dirinya meminta agar dilakukan perbaikan pada sejumlah indikator kemudahan berusaha yang masih harus dibenahi.

Untuk diketahui, dalam Indeks Kemudahan Berusaha, terdapat sepuluh indikator pengukuran yang menentukan posisi suatu negara.

"Langkah awal yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki peringkat tiap-tiap indikator Ease of Doing Business yang saat ini terdiri dari sepuluh indikator. Fokus perbaikan adalah pada indikator yang masih berada pada peringkat di atas 100 agar bisa turun paling tidak pada peringkat di bawah 80-an. Perbaikan di setiap indikator harus menjadi prioritas kementerian atau lembaga sehingga penanganannya lebih fokus dan upaya perbaikan di setiap indikator harus diberikan target yang konkret, target yang jelas," terang dia.

Dalam arahannya, Jokowi meminta masing-masing kementerian maupun lembaga untuk betul-betul memahami substansi dari perbaikan sejumlah indikator tersebut. Sosialisasi kepada para pelaku usaha mengenai perbaikan tersebut juga disinggungnya.

"Saya juga minta seluruh pejabat yang menangani perbaikan Ease of Doing Business di masing-masing kementerian dan lembaga harus betul-betul memahami substansi perbaikan dan reformasi yang sedang kita lakukan. Jika sudah siapkan langkah-langkah perbaikan, lakukan penyebaran informasi dan komunikasi yang intensif dengan seluruh pelaku usaha sehingga mereka mengetahui apa yang sudah kita reform," tuturnya.

Deregulasi kebijakan, utamanya yang menghambat investasi, juga akan terus dilakukan. Presiden mengingatkan bahwa regulasi yang berbelit-belit justru pada praktiknya akan menyulitkan diri sendiri dan akan menyebabkan ketertinggalan dalam persaingan global dengan negara-negara lainnya.

baca juga

"Peraturan-peraturan yang baru yang terus bermunculan harusnya sudah tidak ada lagi yang semakin menambah persoalan. Mestinya regulasi itu stabil, kalau dibuat juga harus dengan konsultasi publik yang baik, berkali-kali, berbulan-bulan dan transparan. Jangan sampai tahu-tahu keluar mendadak, keluar Peraturan Menteri kaget semua, ramai semuanya. Saya harapkan peringkat Ease of Doing Business pada tahun ini bisa meningkat lebih baik lagi," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Terima Kunjungan Presiden Prancis

Jokowi Terima Kunjungan Presiden Prancis

Foto | Rabu, 29 Maret 2017 | 17:11 WIB

Ini Isi Pertemuan Bilateral Jokowi dengan Presiden Prancis

Ini Isi Pertemuan Bilateral Jokowi dengan Presiden Prancis

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 15:59 WIB

Ke Indonesia, Jokowi Jamu Presiden Prancis di 'Veranda Talk'

Ke Indonesia, Jokowi Jamu Presiden Prancis di 'Veranda Talk'

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 11:36 WIB

Usai Nyanyi Soleram, Iriana Jokowi Minta Murid Sebutkan Pancasila

Usai Nyanyi Soleram, Iriana Jokowi Minta Murid Sebutkan Pancasila

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 10:47 WIB

Data Ekonomi Positif Dorong Penguatan Dolar AS

Data Ekonomi Positif Dorong Penguatan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 05:06 WIB

Jokowi Setuju Pisahkan Politik-Agama, Ma'ruf Menolak, Said Aqil?

Jokowi Setuju Pisahkan Politik-Agama, Ma'ruf Menolak, Said Aqil?

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 16:02 WIB

Apa Profesi yang Ingin Dilakoni Jokowi Kalau Tak Jadi Presiden?

Apa Profesi yang Ingin Dilakoni Jokowi Kalau Tak Jadi Presiden?

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 09:01 WIB

Peringati Hari Raya Nyepi, Ini Pesan Jokowi

Peringati Hari Raya Nyepi, Ini Pesan Jokowi

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 07:31 WIB

Jawaban Jokowi saat Ditanya Bocah 14 Tahun soal Metallica

Jawaban Jokowi saat Ditanya Bocah 14 Tahun soal Metallica

Entertainment | Selasa, 28 Maret 2017 | 07:07 WIB

Presiden Jokowi Setuju Penambahan Jumlah Hakim

Presiden Jokowi Setuju Penambahan Jumlah Hakim

News | Selasa, 28 Maret 2017 | 00:30 WIB

Terkini

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:29 WIB

Nabung Rp200 Ribu, Bisa Dapat Cashback Spesial dari BRI, Begini Caranya

Nabung Rp200 Ribu, Bisa Dapat Cashback Spesial dari BRI, Begini Caranya

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:27 WIB

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

Pakar UGM Buka Suara Soal Bakteri 'Tahan Panas' di Kasus Keracunan MBG

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:26 WIB

Sensai Berkendara Mobil Listrik Toyota bZ4X Touring saat Harus Melibas Jalur Off-Road

Sensai Berkendara Mobil Listrik Toyota bZ4X Touring saat Harus Melibas Jalur Off-Road

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 15:25 WIB

Kemesraan Prabowo-Pramono di Peresmian LRT, Gerindra: Pintu Kerja Sama untuk 2029 Terbuka Lebar!

Kemesraan Prabowo-Pramono di Peresmian LRT, Gerindra: Pintu Kerja Sama untuk 2029 Terbuka Lebar!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:25 WIB

Udara Palembang Hari Ini Berbahaya, PM2.5 Sempat Tembus 681,6 g/m

Udara Palembang Hari Ini Berbahaya, PM2.5 Sempat Tembus 681,6 g/m

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 15:24 WIB

Promo Mie Gacoan dari BRI, Berlaku Selama Oktober 2026

Promo Mie Gacoan dari BRI, Berlaku Selama Oktober 2026

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 15:24 WIB

Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional

Cari Kerja Tanpa Orang Dalam? Pemprov Jateng Buka 3.000 Lowongan di Job Fair MTQ Nasional

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 15:21 WIB

Pigai Duga Ada 'Penasihat' di Balik Aksi OPM yang Targetkan Warga Sipil

Pigai Duga Ada 'Penasihat' di Balik Aksi OPM yang Targetkan Warga Sipil

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:19 WIB

AI Mulai Bawa Kreator Digital ke Layar Lebar, CapCut Dorong Cara Baru Bikin Film

AI Mulai Bawa Kreator Digital ke Layar Lebar, CapCut Dorong Cara Baru Bikin Film

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 15:17 WIB

×