BKPM: 2 Perusahaan Jerman Mau Investasi Smelter 800 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 21 Maret 2017 | 10:19 WIB
BKPM: 2 Perusahaan Jerman Mau Investasi Smelter 800 Juta Dolar AS
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong. [Dok BKPM]

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara di Eropa pada tanggal 15-22 Maret 2017. Salah satu hasil dari kunjungan tersebut adalah minat investasi dua perusahaan asal Jerman yang menyatakan minatnya bekerja sama dengan BUMN pertambangan Indonesia untuk menanamkan modal di proyek investasi smelter nickel senilai 800 juta Dolar Amerika Serikat (AS) (setara dengan Rp10,4 triliun dengan kurs Rp 13.000 per dolar AS).

Thomas Lembong menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukan bertujuan untuk mempromosikan Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi yang atraktif bagi perusahaan Eropa. Beberapa negara yang dikunjungi di antaranya Jerman, Perancis Swedia, Inggris dan Denmark.

"Kesempatan kunjungan kerja tersebut dimanfaatkan untuk bertemu dengan perusahaan-perusahaan Jerman yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia. Di antaranya adalah perusahaan Jerman dengan rencana investasi 800 juta Dolar AS, sementara satu perusahaan lainnya di bidang usaha sektor Gas belum menyebutkan berapa nilai investasinya," ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Senin (20/3/2017).

Menurut Thomas, kunjungan kerja yang dilakukan juga dimanfaatkan untuk bertemu dengan beberapa fund managers maupun perbankan di Jerman. "Jerman merupakan salah satu negara penting di Eropa yang juga merupakan kontributor utama investasi di Indonesia," jelasnya.

Tom menambahkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia yang relatif stabil ditambah dengan fundamental makro ekonomi yang solid didukung oleh arus FDI yang tinggi merupakan daya tarik investasi utama bagi perusahaan Jerman. "Tahun lalu FDI yang masuk ke Indonesia mencapai 28,9 miliar Dolar AS, naik 8,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jerman menyumbang 133 juta Dolar AS dari total nilai FDI tersebut," ungkapnya.

Turut mendampingi dalam kunjungan Kepala BKPM di Jerman tersebut Konjen RI Frankfurt Ibu Wahyu Heruesti, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Himawan Hariyoga, Chief Country Officer Deutche Bank Kunardy Lie dan Managing Director of EKONID (the German-Indonesian Chamber of Industry and Commerce) Jan Rönnfeld.

Aliran penanaman modal dari Eropa yang dalam lima tahun terakhir mengalir ke Indonesia sebesar 13,3 miliar Dolar AS(setara dengan Rp172,9 triliun dengan kurs rupiah Rp13.000 per dolar AS). Lima besar investasi dari Eropa yang masuk ke Indonesia adalah dari Belanda, Inggris, Perancis, Luxembourg dan Jerman.

Dalam kunjungan roadshownya ke Eropa tersebut, Kepala BKPM juga bertemu dengan Deputy Secretary-General OECD Douglas Frantz di Paris, Perancis. Selain OECD, Kepala BKPM juga bertemu dengan beberapa perusahaan Eropa maupun pemerintah terkait. Roadshow ke Eropa merupakan bagian dari upaya pemasaran untuk mendukung pencapaian target investasi tahun 2017 yang dipatok pada angka Rp678,8 triliun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CERI: Pemerintah Jangan Bermimpi Kuasai 51 Persen Saham Freeport

CERI: Pemerintah Jangan Bermimpi Kuasai 51 Persen Saham Freeport

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 17:46 WIB

Konsorsium BUMN Tambang Diminta Bangun Smelter Sendiri

Konsorsium BUMN Tambang Diminta Bangun Smelter Sendiri

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 16:37 WIB

BKPM dan KOTRA Teken Kerjasama Investasi di Berbagai Sektor

BKPM dan KOTRA Teken Kerjasama Investasi di Berbagai Sektor

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 13:29 WIB

Presiden Jokowi Promosikan 4 Sektor Utama ke Chaebol Korsel

Presiden Jokowi Promosikan 4 Sektor Utama ke Chaebol Korsel

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 13:16 WIB

Versi Luhut, Ini 3 Persoalan Freeport yang Masih Mengganjal

Versi Luhut, Ini 3 Persoalan Freeport yang Masih Mengganjal

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 20:57 WIB

Freeport Dianggap Menginjak-injak Kedaulatan Indonesia

Freeport Dianggap Menginjak-injak Kedaulatan Indonesia

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 16:00 WIB

Status IUPK Lebih Untungkan Freeport Daripada Kontrak Karya

Status IUPK Lebih Untungkan Freeport Daripada Kontrak Karya

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 10:00 WIB

Pengamat: Ada Potensi Pemerintah Kalah dari Freeport di Arbitrase

Pengamat: Ada Potensi Pemerintah Kalah dari Freeport di Arbitrase

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 14:56 WIB

BKPM: Investor Alat Musik Jepang Berinvestasi 43,4 Juta Dolar AS

BKPM: Investor Alat Musik Jepang Berinvestasi 43,4 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 10:04 WIB

BKPM Rayu Investor Korsel Berinvestasi di Ekonomi Kreatif

BKPM Rayu Investor Korsel Berinvestasi di Ekonomi Kreatif

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 08:12 WIB

Terkini

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bahasa Kita bukan NPC!

Bahasa Kita bukan NPC!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:40 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

×